Tampilkan postingan dengan label Foto Binatang Nazi Jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto Binatang Nazi Jerman. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2015

Foto Maskot (Maskottchen/Markenzeichen)

HEER



"Cosselbär" (Beruang Cossel) adalah nama boneka Teddy Bear yang merupakan maskot/trademark (markenzeichen) dari I.Abteilung / Panzer-Regiment 35 / 4.Panzer-Division pimpinan Major Hans-Detloff von Cossel (1 Juli 1916 - 22 Juli 1943). Batalyon tersebut memang dijuluki sebagai "Bären Abteilung" (Batalyon Beruang) dan mempunyai logo beruang di setiap panzer milik mereka. Foto di atas diambil di Lgov (Rusia) musim dingin tahun 1943 dan memperlihatkan sang boneka kesayangan ditempatkan di atas turet Panzerkampfwagen IV sambil dipasangi Panzerfeldmütze für Offizier M38, Ritterkreuz serta Kopfhörer (headphone) dan Kehlkopfmikrofon (mikrofon tenggorokan) milik sang pahlawan perang yang juga merupakan seorang Eichenlaubträger (peraih Eichenlaub)

 --------------------------------------------------------------------------------------

LUFTWAFFE

 Leutnant Karl Gottfried Nordmann (kanan) bermain dengan seekor elang bersama dengan rekannya sesama pilot Luftwaffe. Elang tersebut kemungkinan besar merupakan maskot dari unit tempat dia bertugas: I.Gruppe / Jagdgeschwader 77 (JG 77) "Herz As". Foto ini sendiri diambil pada musim semi 1940, dan kemungkinan besar pada bulan Maret ketika Nordmann menjadi Staffelkapitän 3.Staffel di Gruppe-nya. Saat itu dia sudah menjadi pilot yang berpengalaman tapi masih belum dikategorikan sebagai "ace" (peraih lima kemenangan udara atau lebih). Nordmann meraih kemenangan pertamanya pada awal bulan September 1939 di atas Polandia, sementara kemenangan selanjutnya dibukukan di atas Prancis. Dalam Pertempuran Britania dia mencatatkan tujuh pesawat musuh yang ditembak jatuh (meskipun dalam rentang waktu yang sangat panjang, dari bulan Juli 1940 s/d Juli 1941!). Secara keseluruhan, Nordmann mengklaim 78 kemenangan dalam lebih dari 800 misi tempur. Hampir seluruh kemenangannya dibukukan di Rusia dimana dia bertempur sampai akhir tahun 1942

 
Jagoan Luftwaffe Adolf Galland (pangkat terakhir Generalleutnant) sebagai seorang "Diensthundeführer" (pawang anjing) bersama dengan anjing peliharaannya yang juga menjadi "Geschwaderhund" (anjing maskot skuadron). Anjingnya ini bernama Schweinebauch, berumur sekitar 7-8 tahun saat difoto, dan telah Galland dapatkan dari sejak masa tugasnya di Spanyol sebagai anggota "Legion Condor". Sayangnya, sang anjing yang tidak berdosa ini mati pada tahun 1942 di Brest setelah diracun oleh orang Prancis!


Leutnant Franz von Werra (Adjutant II./JG 3) memangku Simba, seekor anak singa yang menjadi maskot dari II.Gruppe / Jagdgeschwader 3, di atas kokpit pesawat Messerschmitt Bf 109 E-4 (Werknummer 1480) yang sedang terparkir di lapangan udara Vierre-au-Bois (Prancis) bulan Agustus 1940. Ternyata cerita "Lion King" (bukan nama penyakit kelamin) sudah terkenal dari sejak zaman Nazi! Hauptmann Franz von Werra (13 Juli 1914 - 25 Oktober 1941), "Dia Yang Berhasil Kabur", difoto di depan sebuah pesawat pembom Soviet yang dia tembak jatuh bulan Juli 1941 setelah baru saja kembali dari Amerika tempat dia berlindung untuk sementara setelah kabur dari penjara Inggris di Kanada! Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang nyantol di lehernya dianugerahkan kepadanya tanggal 14 Desember 1940 sebagai Oberleutnant dan Adjutant II.Gruppe / Jagdgeschwader 3 (JG 3) / Jagdfliegerführer 2 / Luftflotte 2 setelah menembak jatuh delapan pesawat saja (jumlah kemenangan totalnya adalah 21). Pada bulan Agustus 1941 dia memimpin I./JG 53 dalam perang udara di atas Belanda, dimana dia kemudian terbunuh dalam kecelakaan udara tanggal 25 Oktober 1941 setelah pesawat Messerschmitt Bf 109F-4 (W.Nr. 7285) yang dipilotinya mengalami kerusakan mesin dan jatuh di perairan utara Vissingen. Mayatnya tidak pernah ditemukan. Seusai Perang Dunia II kisah hidupnya (terutama keberhasilannya lolos dari kamp tawanan Sekutu) difilmkan dengan judul "The One That Got Away" dan dibintangi oleh aktor kenamaan Hardy Krüger. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Fliegerführerabzeichen; Eisernes Kreuz II.Klasse; serta Eisernes Kreuz I.Klasse


 Hauptmann Heinz Bär (Gruppenkommandeur I.Gruppe / Jagdgeschwader 77) berfoto bersama seekor anak singa di atas pesawat Messerschmitt Bf 109 G-2 yang juga memajang gambar singa melompat sebagai lambangnya. Anak singa tersebut merupakan persembahan dari kebun binatang Leipzig untuk para anggota I./JG 77 saat mereka singgah ke kota yang berada di Freistaat Sachsen tersebut. Foto diambil di lapangan udara Comiso, Sisilia, tahun 1942


Jagoan Luftwaffe Günther Rall (memakai jaket bulu) bersama dengan para anakbuahnya dari 8.Staffel/Jagdgeschwader 52 (JG 52) sedang bermain-main dengan anjing yang menjadi maskot unit mereka yang bernama "Rata" di sela-sela istirahat singkat antara feindflug (misi udara) pertama dan kedua. Foto diambil bulan Maret 1943 oleh Kriegsberichter Reissmüller. Depan dari kiri ke kanan: Unteroffizier Manfred Lotzmann (15 Abschüsse), Unteroffizier Werner Höhenberg (33 Abschüsse), dan Leutnant Hans Funcke (19 Abschüsse). Belakang : Hauptmann Günther Rall (275 Abschüsse), Leutnant Hans Martin Markoff (15 Abschüsse), Feldwebel Karl-Friedrich Schumacher (56 Abschüsse), dan Oberleutnant Gerhard Luety (38 Abschüsse)


 Dari kiri ke kanan: Oberfeldwebel Walter Linke (Bordfunker di 3.Staffel / I.Gruppe / Schlachtgeschwader 2 "Immelmann") dan Hauptmann Herbert Bauer (Staffelkapitän 3.Staffel / I.Gruppe / Schlachtgeschwader 2 "Immelmann"). Foto ini kemungkinan besar diambil pada tanggal 3 Mei 1944 saat Bauer dan Bordfunker-nya Linke baru pulang dari misi tempurnya yang ke-1000 di atas wilayah Husi (Rumania). Mereka disambut oleh karangan bunga serta anak babi (yang menjadi maskot SG 2) dengan tulisan "1000" di punggungnya

 --------------------------------------------------------------------------------------

KRIEGSMARINE

Korvettenkapitän Heinrich Lehmann-Willenbrock (11 Desember 1911 - 18 April 1986) sedang memberi makan seekor kambing yang menjadi maskot dari 9. Unterseebootsflottille yang dipimpinnya. Flotilla U-boat ke-9 yang berlogokan ikan gergaji ngakak ini berpangkalan di Brest, Prancis, dan Lehmann-Willenbrock ditunjuk sebagai komandannya periode Mei 1942 s/d September 1944. Disini dia mengenakan celana menunggang kuda Kriegsmarine yang langka. Perhatikan pula medali Spanienkreuz yang tersembul di seragam perwira tanpa kepala (hiiy...) yang berdiri di kiri, yang menandakan bahwa pemakainya adalah veteran perang saudara di Spanyol

 --------------------------------------------------------------------------------------

FREIWILLIGEN

Unit-unit sukarelawan Wehrmacht yang berasal dari negara-negara Eropa Timur mempunyai kebiasaan untuk mengambil bocah Yatim sebagai "maskot unit" dan membawanya kemana mereka pergi. Si bocah ini dipakaikan seragam militer layaknya seorang prajurit, ditambah dengan pangkat kehormatan. Salah satu di antaranya adalah Alex Kerzem (yang fotonya nongol di atas), yang merupakan maskot satuan Polizei Latvia yang kemudian berubah menjadi sukarelawan SS. Ternyata kemudian diketahui bahwa Alex kecil masih keturunan Yahudi, meskipun fakta ini tak sempat diketahui pada saat itu!



Sumber :
Buku "Luftwaffe at War; Luftwaffe Aces of the Western Front" karya Robert Michulec 
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

Kamis, 23 Oktober 2014

Foto Adolf Hitler dan Binatang Peliharaannya

Adolf Hitler berpose di samping sebuah piano bersama dengan anjing gembala Alsatia Jerman peliharaannya yang bernama "Prinz" dalam sebuah foto studio yang dibuat oleh Heinrich Hoffmann di Münich tahun 1925. Anjing ini didapat sang calon Führer pada tahun 1921 ketika dia masih menjadi pria miskin. Kemiskinan itu pula yang memaksa Hitler menitipkan si anjing di tempat lain karena dia tidak mampu merawatnya. Dahsyatnya, Prinz melarikan diri dari tempat penitipannya dan kembali pada Hitler! Peristiwa ini begitu membekas di hati sang lelaki dari Austria, karena dia adalah orang yang sangat menghargai kesetiaan dan kepatuhan. BTW, Foto aslinya menjadi koleksi dari Rudolf Herz yang juga berasal dari Münich



Foto terkenal yang diambil oleh Walter Frentz di Berghof Obersalzberg tahun 1942 ini memperlihatkan Adolf Hitler bersama dengan anjing gembala Jerman peliharaannya yang bernama Blondi. Nantinya Blondi akan melahirkan lima ekor anak anjing, dengan salah satu di antaranya menjadi favorit Hitler dan dinamakan dengan "Wolf" (sesuai dengan julukan Hitler sendiri). Pada bulan April 1945 anjing kesayangan Hitler ini dieksekusi di dalam Führerbunker menggunakan potasium sianida atas suruhan majikannya sementara anak-anaknya ditembak mati oleh perwira SS, semuanya demi mencegah mereka jatuh ke tangan pasukan Soviet yang sedang mendekati bunker Berlin! 


Sumber :
www.elektra.bsb-muenchen.de
www.forum.axishistory.com

Senin, 01 September 2014

Foto Bajing/Tupai (Eichhörnchen)

Dua orang anggota SS-Division Totenkopf ini asyik bermain-main dan memberi makan seekor tupai di waktu senggang mereka. Dalam buku "Soldaten - Kämpfer - Kameraden. Marsch und Kämpfe der SS-Totenkopf-Division" volume 1 halaman 288 karya Wolfgang Vopersal disebutkan bahwa sang perwira adalah SS-Obersturmführer Reinhold Wilhelm August Löw, sementara bintara yang menemaninya adalah SS-Hauptscharführer Hamke. Ditambahkan pula bahwa sang tupai merupakan binatang kesayangan dari kompi tempat mereka bertugas (3.Kompanie / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 2). Dari data tentang Löw bisa diketahui bahwa periode foto ini diambil adalah antara Januari 1941 (promosi menjadi SS-Obersturmführer) sampai dengan Agustus 1941 (promosi menjadi SS-Hauptsturmführer dan Chef 3.Kompanie / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3). Perwira kelahiran 30 Mei 1913 di Kubach ini nantinya gugur beberapa bulan kemudian (tanggal 28 November 1941) di Kirillowschtschina (Rusia), hanya beberapa hari setelah diangkat sebagai Chef 3.Kompanie / SS-Kradschützen-Bataillon 3


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Kamis, 28 Agustus 2014

Foto Tikus Nazi Jerman

Di Front Timur kedua belah pihak yang berperang banyak menggunakan sistem parit untuk memperkuat pertahanan mereka. Salah satu masalah utama sistem seperti ini, selain infiltrasi dari musuh, adalah banyaknya tikus yang berkeliaran dan bisa menjadi masalah serius karena membawa penyakit. Karenanya seringkali dilakukan perburuan binatang pengerat tersebut, utamanya saat sedang sepi dari pertempuran! Foto di atas diambil tahun 1942


Sumber :
www.wehrmacht-awards.com

Senin, 25 Agustus 2014

Foto Tokoh Nazi Jerman dan Kuda


Para petinggi Wehrmacht dan SS sedang naik odong-odong eh kuda tanggal 3 September 1935. Dari kiri ke kanan: Jenderal Heer yang tidak diketahui, SS-Brigadeführer Ludwig Grauert, Wilhelm Canaris, dan SS-Gruppenführer Kurt (Curt) Kaul


 Tiga orang bintara SS yang nantinya meraih prestasi di medan pertempuran, dari kiri ke kanan: Hans-Georg von Charpentier (16 Juli 1902 - 11 Februari 1945; pangkat terakhir SS-Sturmbannführer; meraih Ritterkreuz tanggal 29 Desember 1942 sebagai SS-Hauptsturmführer dan Chef 3.Kompanie / SS-Reiter-Regiment 1 / 8.SS-Kavallerie-Division), Johannes "Hannes" Göhler (15 September 1918 - 21 Februari 2003; pangkat terakhir SS-Sturmbannführer; meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 26 September 1943 dan Ritterkreuz tanggal 17 September 1943 sebgai Kommandeur 4.Schwadron / SS-Reiter-Regiment 1 / 8.SS-Kavallerie-Division), dan Rudolph Maeker (pangkat terakhir SS-Sturmbannführer; meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 24 Mei 1942 sebagai SS-Obersturmführer)


Dua orang jenderal Wehrmacht sedang berkuda bareng. Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Erwin Oßwald (Kommandierender General des Stellvertretenden Generalkommandos V, zugleich Befehlshaber im Wehrkreis V, Stuttgart) dan Generalleutnant Erich-Heinrich Clößner (Kommandeur 25. Infanterie-Division). Clößner mengenakan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang diperolehnya tanggal 29 September 1940 dalam invasi ke Barat


Generalleutnant Albrecht Brand (Festungskommandant Königsberg Ostpreußisches) menunggang kuda sambil memberi hormat dalam sebuah acara parade militer di Prusia Timur yang ikut dihadiri juga oleh Generalfeldmarschall Wilhelm List. Di sebelahnya ikut ngendon Oberst Martin Grase (Kommndeur Infanterie-Regiment 1/1.Infanterie-Division). Brand mengenakan medali 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz I. Klasse, 1918 Verwundetenabzeichen in Silber, dan Schleischer Adler

-----------------------------------------------------------------------

Oberst Johannes Arndt (7 Oktober 1906 - 6 Juli 1944) bergabung dengan 4. (Preußen) Infanterie-Regiment tanggal 1 Maret 1924. Pada tahun 1935 dia dipindahkan ke Infanterie-Regiment 16 dan bersama unit ini ikut serta dalam kampanye di Polandia dan Prancis. Pada permulaan Unternehmen Barbarossa Arndt sudah menjadi komandan batalyon dan menunjukkan prestasi yang mengesankan dalam pertempuran di Sebastopol, Krim, sehingga batalyonnya disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 15 Juni 1942. Pada tanggal 1 Agustus 1942 Arndt mengambil alih kepemimpinan di Infanterie-Ersatz-Regiment 22 dan pangkatnya dinaikkan menjadi Oberstleutnant. Dari sana dia ditunjuk lagi sebagai komandan Grenadier-Regiment 391yang sedang bertempur mati-matian melawan pasukan Rusia di sekitar Leningrad. Ketika musuh melancarkan ofensif besar-besaran tanggal 15 Januari 1944, resimen di bawah kepemimpinan Arndt berhasil mencegah musuh yang berusaha mengepung dua divisi Jerman (126. Infanterie-Division dan 9. Luftwaffen-Feld-Division). XXX. Guard Corps Soviet hanya mampu menerobos maju sejauh 2,2 km sebelum mentok ketika menghadapi perlawanan mati-matian dari resimen Arndt. Ketika pasukan cadangan Jerman didatangkan, akhirnya front Heeresgruppe Nord berhasil distabilkan kembali. Atas prestasinya tersebut Johannes Arndt dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Februari 1944 sebagai Oberstleutnant dan Kommandeur Grenadier-Regiment 391 / 170.Infanterie-Division / LIV.Armeekorps / 18.Armee / Heeresgruppe Nord. Pada tanggal 20 April 1944 sang komandan resimen mendapatkan cuti dan baru kembali ke unitnya tanggal 13 Mei 1944. Hanya berselang dua bulan kemudian dia gugur dalam pertempuran di Molidesno. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Dienstauszeichnung III.Klasse dan IV. Klasse (2 Oktober 1936); Eisernes Kreuz II.Klasse (18 Mei 1940) dan I.Klasse (3 Agustus 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Infanterie-Sturmabzeichen; Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (15 Juni 1942); Krimschild; serta Deutsches Kreuz in Gold (2 Februari 1942)


Unteroffizier August Bachmann adalah Schwadronswachtmeister di 1.(reiter) Schwadron / I.Abteilung / Kavallerie-Regiment 18. Posisinya bisa terlihat dari dua "Kolbenringen" (ring piston) yang tertempel di lengannya. Pada tanggal 1 Oktober 1938 posisi Schwadronswachtmeister berganti nama menjadi Hauptwachmeister (Spieß). Foto di atas sendiri kemungkinan diambil tahun 1938 di Burgholzhof



  Ernst Barkmann sebagai seorang anggota Hitlerjugend (Hitler Youth) yang merupakan organisasi pemudanya Nazi. Ketika Adolf Hitler menjadi Reichskanzler tahun 1933, semua organisasi kepemudaan/pramuka non-Nazi dihapuskan sehingga hanya tersisa Hitlerjugend. Organisasi kepanduan yang menerapkan sistem semi-militer ini mempunyai dua sub-organisasi: Bund Deutscher Mädel (BDM) untuk gadis-gadis berusia 10-18 tahun dan Deutsches Jungvolk untuk bocah berusia 10-14 tahun. Barkmann sendiri bergabung dengan Hitlerjugend dari sejak sebelum tahun 1933. Dia nantinya menjadi jagoan panzer dari Divisi SS "Das Reich" yang tercatat menghancurkan 82 tank musuh (kebanyakan adalah tank Sherman dari Amerika), 136 kendaraan lainnya serta 43 senjata anti-tank!


 SS-Oberführer Otto Baum (15 November 1911 - 18 Juni 1998) adalah perwira SS yang mempunyai rentang karir begitu luar biasa: mengawalinya di SS-Verfügungstruppe dan memulai Perang Dunia II di Leibstandarte sebelum pindah ke Totenkopf lalu dipercaya menjadi komandan tiga divisi SS berbeda: Götz von Berlichingen (20 Juni 1944 - 1 November 1944), Das Reich (28 Juli 1944 - 23 Oktober 1944), dan Reichsführer-SS (1 November 1944 - 5 Mei 1945). Padahal dia bahkan bukan seorang jenderal dan sekali waktu dia pernah menjadi komandan dari dua divisi elit SS DALAM WAKTU YANG BERSAMAAN! Baum dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #989 tanggal 8 Mei 1942 sebagai Kommandeur III.Bataillon / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3 / SS-Division "Totenkopf" (motorisiert) / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord, Eichenlaub #277 tanggal 22 Agustus 1943 sebagai SS-Obersturmbannführer dan Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 5 / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" / II.SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, serta Schwertern #95 tanggal 2 September 1944 sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur 17.SS-Panzergrenadier-Division "Götz von Berlichingen" / LXXXIV.Armeekorps / 7.Armee / Heeresgruppe B. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya:  SS-Ehrenring; Ehrendegen des Reichsführer-SS (13 September 1936); SA-Sportabzeichen in Bronze; DRL Sportabzeichen in Bronze; Julleuchter der SS; Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938; Eisernes Kreuz II.Klasse (25 September 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (15 Juni 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze (3 Oktober 1940); Panzervernichtungsabzeichen in Silber; Deutsches Kreuz in Gold #41/43 (26 Desember 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942) ; Verwundetenabzeichen in Silber (21 Agustus 1943); serta Demjanskschild (31 Desember 1943). Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht edisi 29 Juli 1944. Biografi singkatnya bisa dilihat DISINI


 SS-Brigadeführer Otto Brass (8 Juli 1887 - 31 Desember 1945) adalah mantan pegawai jawatan kereta api yang kemudian menjadi sukarelawan tentara Jerman dalam Perang Dunia Pertama. Luka serius membuatnya pensiun dini tahun 1945 dan setelahnya bekerja di perusahaan asuransi. Di waktu luangnya Brass menyibukkan diri di berbagai organisasi milisi nasionalis Jerman seperti Deutschvölkischen Schutz- und Trutzbund, Freikorps "Löschebrand von Klewitz", Brigade "Reinhard" dan Organisation "Roßbach". Pada tanggal 1 Maret 1930 dia bergabung dengan NSDAP dilanjutkan dengan SS tanggal 6 April 1930-nya. Di yang terakhir ini Brass cepat mendapat posisi dan di tahun 1932 dia sudah berpangkat SS-Standartenführer (setingkat Kolonel). Masa aktifnya berhenti di tahun 1936 setelah diberhentikan oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler dengan alasan "kurangnya minat akan pekerjaan" (setelah mendapat pengaduan dari Erich von dem Bach-Zelewski, atasan Brass). Brass balik lagi ke perusahaan asuransi, meskipun dia diperbolehkan untuk tetap memakai pangkat kehormatan SS (Ehrenführer). Saat Perang Dunia II pecah, Brass kembali melamar menjadi sukarelawan demi bisa bertempur, pertama di Heer dan kemudian di Waffen-SS. Dia memimpin sebuah kompi di Divisi SS "Das Reich", tapi luka serius kembali memaksanya untuk ditarik dari front depan untuk "mengembalikan kesehatannya". Melihat dedikasinya, Himmler pun bersimpati dan menariknya dalam tugas aktif Allgemeine-SS sebagai Deputi Landkreis Trebnitz di Niederschlesien. Pada tanggal 20 April 1945 dia dipromosikan menjadi SS-Brigadeführer. Sebulan kemudian Brass menghilang dan secara yudisial dinyatakan telah meninggal. tanggal kematiannya secara resmi ditetapkan pada 31 Desember 1945. Foto ini diambil tahun 1934 saat Brass menjabat sebagai Führer SS-Abschnitt XXIII (Berlin)


 Foto oleh Kriegsberichter Folkerts ini memperlihatkan Generalleutnant Kurt von Briesen (Kommandeur 30. Infanterie-Division) menyaksikan parade kemenangan pasukannya di Avenue Foch, Paris, tanggal 14 Juni 1940. Saat itu 30. Infanterie-Division mendekati Paris dari arah utara, tapi tujuannya sendiri hanya melewati kota tersebut demi melanjutkan memburu pasukan Prancis yang mundur ke arah selatan. Ketika Briesen mendengar berita bahwa Paris dinyatakan sebagai "Kota Terbuka", dia memutuskan untuk mengirim unit kecil ke perbatasan kota tersebut untuk mengecek kebenarannya. Unit tersebut kembali dan melaporkan bahwa tidak ada perlawanan sama sekali yang dijumpai, sementara militer Prancis semuanya telah pergi. Pada saat itulah Briesen memutuskan untuk merubah arah gerakan pasukannya dan mengambil jalur berbeda yang menembus kota Paris. Ketika dia sampai di Champs-Élysées, dia memerintahkan agar diadakan "parade kecil-kecilan", sehingga jadinya 30. Infanterie-Division memasuki Champs-Élysées dengan diiringi oleh band sementara Briesen sendiri memberi hormat sambil menunggang onta. Kejadian tersebut mendapat liputan luas, dan sering disalahpahami sebagai parade kemenangan pasukan Jerman setelah pasukan Prancis menyerah, padahal pada kenyataannya itu hanyalah gerak maju "berkelas" divisi Briesen dengan melewati kota Paris dalam mengejar pasukan Prancis yang mundur!

 SS-Obergruppenführer Walter Buch


General der Infanterie Erich-Heinrich Clößner menjadi komandan 25. Infanterie-Division tanggal 15 Oktober 1939 s/d 15 November 1940, menggantikan Generalleutnant Christian Hansen dan digantikan oleh Generalmajor Sigfrid Henrici. Dia adalah seorang peraih Deutsches Kreuz in Gold #144/2 (15 Juli 1942) dan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #80 (29 September 1940)


Hauptmann Eberhardt von Cossel (14 Oktober 1917 - 30 Juni 1942) adalah adik dari Eichenlaubträger Major Hans-Detloff von Cossel yang dijuluki sebagai "Der Kleine Cossel" (Cossel Kecil). Eberhardt sama beraninya dengan sang kakak dalam pertempuran. Dia kehilangan satu matanya di medan perang Rusia, tapi Ritterkreuz-nya malah diberikan kepada orang lain! Sang Hauptmann gugur dalam pertempuran di Kharkov tanggal 30 Juni 1942. Ketika Hans-Detloff mengetahui kabar tersebut, sang kakak menyendiri dalam diam ke sebuah landasan pacu dan menangis disana. Medali dan penghargaan yang diraih oleh Eberhardt von Cossel: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse; Verwundetenabzeichen in Silber dan Panzerkampfabzeichen in Silber. Foto di atas diambil tahun 1941


SS-Gruppenführer Josef "Sepp" Dietrich (Kommandeur Leibstandarte SS Adolf Hitler) memberikan salam hormat Nazi sambil duduk di atas kuda kepada barisan anakbuahnya yang memakai topi kepi SS model awal. Paling kiri adalah SS-Standartenführer Otto Brass yang merupakan Führer SS-Abschnitt XXIII (Berlin) tahun 1934. Karenanya kita bisa menduga bahwa foto ini diambil di Berlin tahun 1934


Generalmajor Eccard Freiherr von Gablenz (pangkat terakhir Generalleutnant) sebagai komandan Infanterie-Regiment 18


SA-Gruppenführer Edmund Heines (21 Juli 1897 - 30 Juni 1934) sebagai Polizeipräsident Breslau (1933-1934). Dia adalah salah satu petinggi Sturmabteilung yang dieksekusi oleh pasukan SS dalam peristiwa yang dikenal sebagai "Malam Pisau Panjang" tanggal 30 Juni 1934. Sama seperti pimpinannya SA-Stabschef Ernst Röhm, Heines juga adalah seorang maho yang hobi memangsa remaja-remaja muda. Bahkan di saat kematiannya dia ditemukan sedang berada di atas ranjang tanpa busana bersama dengan seorang pemuda berusia 18 tahun! Ketika menolak perintah langsung dari Hitler agar mengenakan pakaian, Heines langsung ditembak mati bersama dengan pemuda yang tusbol (tusuk bo'ol) bersamanya. Adiknya yang juga menjadi perwira di organisasi yang sama, SA-Obersturmbannführer Oskar Heines, ikut dieksekusi dua hari kemudian (1 Juli 1934). Mengenai perawakannya, Edmund Heines dikatakan mempunyai "badan supir truk dan wajah anak kecil"


 Rittmeister Rudolf "Rudi" Hepp dalam sebuah upacara militer yang diselenggarakan tanggal 20 April 1936 (kemungkinan untuk menyambut ulangtahun Adolf Hitler yang ke-47). Dia adalah Schwadrons-Chef dari 4.Schwadron / I.Abteilung / Kavallerie-Regiment 18 periode 1935-1936 sebelum digantikan oleh Rittmeister Albrecht Freiherr von Wechmar pada tanggal 6 Oktober 1936, dan dilanjutkan oleh Rittmeister Hans Jakob di akhir tahun 1937. Hepp nantinya akan meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 11 Desember 1941 sebagai Rittmeister der Reserve di I.Bataillon / Infanterie-Regiment 326 / 198.Infanterie-Division, serta Ehrenblattspange des Heeres tanggal 15 September 1944 sebagai Oberst dan Kommandeur Grenadier-Regiment 725 / 715.Infanterie-Division


Generaloberst Wilhelm Heye dalam upacara era Reichswehr


 Generalmajor Horst Niemack (1909-1992) adalah perwira dari Divisi Großdeutschland dan juga peraih Schwertern zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub (4 Juni 1944). Seusai perang dia menghabiskan sebagian besar waktunya pada hobinya: menunggang dan memelihara kuda. Pada pertandingan berkuda di Olimpiade tahun 1956, 1960, 1964 dan 1968, dia ikut serta bersama tim Jerman Barat sebagai perwakilan resmi. Pada tahun 1956 Niemack juga diangkat sebagai ketua Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger des Eisernen Kreuzes e.V. (OdR, Asosiasi Peraih Ritterkreuz)


SS-Standartenführer Eberhard Quirsfeld

 Generalleutnant Stephan Rittau


 Hauptmann Rolf Rocholl (8 Desember 1918 - 23 Agustus 1943) adalah perwira asal Berlin yang dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 28 Juli 1942 sebagai Oberleutnant dan Führer 2.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 5 / 3.Panzer-Division, serta Eichenlaub #287 zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta pada tanggal 31 Agustus 1943 sebagai Hauptmann dan Kommandeur III.Bataillon / Grenadier-Regiment 569 / 328.Infanterie-Division. Lukisan ini sendiri dibuat oleh pelukis potret terkenal Jerman Hans Kohl, dan memperlihatkan obyeknya berpose bersama dengan seekor kuda dan menenteng sebuah Kartentasche (tas peta)


 Hauptmann der Reserve Paul Anton Wichmann (23 Februari 1898 - 14 Juli 144) adalah komandan 2.Kompanie/Sicherungs-Bataillon 313/Sicherungs-Regiment 630. Dia terbunuh di Szylin (40km barat-laut Kobryn, Rusia) oleh tembakan pasukan Soviet saat berusaha menahan serangan mereka. Atas kepahlawanannya, secara anumerta Wichmann dipromosikan menjadi Major der Reserve. Medali yang telah diraihnya: Kriegsverdienstkreuz II. Klasse mit Schwertern (1 September 1942) dan Kriegsverdienstkreuz I. Klasse mit Schwertern (1 September 1943)


Sumber :
Buku "Uniforms of the German Soldier; an Illustrated History from 1870 to the Present Day" karya Alejandro M. De Quesada
Foto koleksi pribadi Hans-Jürgen Zeis
Foto koleksi pribadi Larrister
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
Foto koleksi pribadi Steve Campbell
www.forum.axishistory.com