Tampilkan postingan dengan label Perwira Schutzstaffel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perwira Schutzstaffel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Februari 2015

SS-Oberführer Otto Baum (1911-1998), Komandan Tiga Divisi SS Padahal Bukan Jenderal!


Album foto Otto Baum bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Otto Baum
Panggilan/julukan: Otto
Lahir: 15 November 1911 di Hechingen-Stetten/Baden-Württemberg (Jerman)
Meninggal: 18 Juni 1998 di Hechingen-Stetten/Baden-Württemberg (Jerman) setelah terkena stroke
Nomor keanggotaan NSDAP: 4 197 040 (1 Mei 1937)
Nomor keanggotaan SS: 237 056 (1 November 1933)
Gelar akademis: Tidak ada
Agama: Gottgläubig (percaya Tuhan, tidak percaya agama)
Anggota keluarga: Emil Baum (ayah, pebisnis yang kemudian menjadi Bürgermeister alias walikota), Erna Ulrich (istri, menikah tanggal 13 November 1937)
Ciri fisik: Tinggi 183cm, mata abu-abu hijau, rambut hitam

Beförderungen (Promosi):
01.11.1933 SS-Anwärter
06.03.1934 SS-Mann
24.04.1935 SS-Junker
01.06.1935 SS-Rottenführer
01.07.1935 SS-Unterscharführer
09.11.1935 SS-Standartenjunker
25.02.1936 SS-Standartenoberjunker
20.04.1936 SS-Untersturmführer
12.09.1937 SS-Obersturmführer
09.11.1939 SS-Hauptsturmführer
21.06.1941 SS-Sturmbannführer
09.11.1942 SS-Obersturmbannführer
30.01.1944 SS-Standartenführer
17.09.1944 SS-Oberführer

Karriere (Karir):
01.11.1933 - 06.03.1934 Anggota 13. SS-Standarte
06.03.1934 - 24.04.1935 Anggota SS-Standarte "Germania"
24.04.1935 - 10.02.1936 Mengikuti pelatihan di SS-Junkerschule Braunschweig
10.02.1936 - 01.04.1936 Mengikuti pelatihan di Zugführerlehrgang Dachau
01.04.1936 - 20.04.1936 Anggota II. / SS-Standarte "Germania"
20.04.1936 - 01.05.1938 Zugführer di II. / SS-Standarte "Germania"
05.05.1937 - 17.06.1937 Mengikuti pelatihan di Heeres-Sportschule Wünsdorf
01.05.1938 - 15.11.1938 Zugführer di III. / SS-Standarte "Der Führer"
24.09.1938 - 22.12.1938 Zugführer di Ersatz Bataillon / Infanterie-Regiment 56
15.11.1938 - 01.06.1939 Führer 10. / SS-Standarte "Der Führer"
01.06.1939 - 03.03.1941 Führer 7. / Leibstandarte-SS Adolf Hitler
05.03.1941 - 09.11.1942 Kommandeur III. / SS-Totenkopf-infanterie-Regiment 3
09.11.1942 - 26.02.1943 Kommandeur III. / SS-Panzergrenadier-Regiment "Totenkopf"
26.02.1943 - 21.08.1943 Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment "Totenkopf"
09.11.1943 - 13.03.1944 Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 5 "Totenkopf"
13.03.1944 - 20.06.1944 SS-Führer Hauptamt
20.06.1944 - 01.11.1944 Kommandeur 17. SS-Panzergrenadier-Division "Götz von Berlichingen"
28.07.1944 - 23.10.1944 Dalam waktu yang sama, Kommandeur 2. SS-Panzer-Division "Das Reich"
01.11.1944 - 05.05.1945 Kommandeur 16. SS-Panzergrenadier-Division "Reichsführer-SS"
08.05.1945 - 00.08.1946 Menjadi tawanan Inggris
00.08.1946 - 00.09.1947 Ditempatkan di kamp tawanan di selatan Newcastle (Inggris)
00.09.1947 - 00.12.1947 Dipindahkan ke kamp tawanan di Skotlandia
00.12.1947 - 15.08.1948 Dipindahkan lagi ke kamp Fallingbostel sebelum dibebaskan

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.193_ SS-Ehrenring (Totenkopfring der SS)
13.09.1936 Ehrendegen des Reichsführer-SS
00.00.193_ SA-Sportabzeichen in Bronze
00.00.193_ DRL Sportabzeichen in Bronze
00.00.193_ Julleuchter der SS
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938
25.09.1939 Eisernes Kreuz II.Klasse (untuk aksinya dalam pertempuran di Benteng Modlin)
15.06.1940 Eisernes Kreuz I.Klasse (untuk aksinya dalam penyeberangan Marne)
03.10.1940 Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze
26.12.1941 Deutsches Kreuz in Gold #41/43 (atas aksinya dalam pertempuran di Danau Ilmen dan Bukit Waldi. Baum menjadi salah satu anggota pertama Totenkopf yang dianugerahi DKiG dan dia diizinkan untuk cuti pulang ke kampung halamannya selama beberapa waktu)
08.05.1942 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #989, sebagai SS-Sturmbannführer dan Kommandeur III.Bataillon / SS-Totenkopf-Infanterie-Regiment 3 / SS-Division "Totenkopf" (motorisiert) / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord (Vorläufiges Besitzzeugnis alias Dokumen Pendahulu tertanggal 9 Mei 1942)
00.00.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)
00.00.194_ Panzervernichtungsabzeichen in Silber (satu buah)
21.08.1943 Verwundetenabzeichen in Silber
22.08.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #277, sebagai SS-Obersturmbannführer dan Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 5 / SS-Panzergrenadier-Division "Totenkopf" / II.SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd (Vorläufiges Besitzzeugnis alias Dokumen Pendahulu tertanggal 1 Oktober 1943)
31.12.1943 Demjanskschild
29.07.1944 Disebutkan namanya dalam Wehrmachtbericht: "In den schweren Kämpfen im Raum St. Lo – Lassay haben sich in den letzten Wochen in Abwehr und Gegenangriff besonders ausgezeichnet: Die 17. SS-Panzergrenadier-Division Götz von Berlichingen unter Führung ihres schwer verwundeten Kommandeurs Brigadeführer Ostendorff und seines Vertreters Standartenführer Baum, die 353. Infanterie-Division unter Führung ihres Divisionskommandeurs Generalleutnant Mahlmann, das Fallschirmjäger-Regiment 5 unter seinem Kommandeur Major Heinz Becker, das Fallschirmjäger-Regiment 9 unter seinem Kommandeur Major Kurt Stephani und das Fallschirmjäger-Regiment 15 unter seinem Kommandeur Oberstleutnant Gröschke." (dalam pertempuran sengit di St. Lo minggu-minggu ini, wilayah Lassay terutama menunjukkan dirinya dalam hal ketangguhan pertahanan dan serangan balik. Divisi Panzergrenadier SS ke-17 Götz von Berlichingen dipimpin oleh komandannya yang terluka parah Brigadeführer Ostendorff dan wakilnya Standartenführer Baum; Divisi Infanteri ke-353 dipimpin oleh komandan divisinya Letnan Jenderal Mahlmann; Resimen Parasut ke-5 di bawah pimpinan komandan Mayor Heinz Becker; Resimen Parasut ke-9 di bawah pimpinan komandan Mayor Kurt Stephani dan Resimen Parasut ke15 di bawah pimpinan Letnan Kolonel Gröschke)
02.09.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern #95, sebagai SS-Standartenführer dan Kommandeur 17.SS-Panzergrenadier-Division "Götz von Berlichingen" / LXXXIV.Armeekorps / 7.Armee / Heeresgruppe B (direkomendasikan pada tanggal 23 Agustus 1944 oleh Oberbefehlshaber Heeresgruppe B, Generalfeldmarschall Walter Model. Vorläufiges Besitzzeugnis alias Dokumen Pendahulu tertanggal 14 Oktober 1944. Pada saat itu Baum juga menjadi komandan sementara 2. SS-Panzer-Division "Das Reich")

Aufzeichnungen (Catatan):
* Otto Baum bergabung dengan SS pada tanggal 1 November 1933 dengan menjadi anggota paruh-waktu karena masih mengikuti pendidikan di Realgymnasium Hohenheim. Setelah melihat bahwa kesempatan untuk berkarir lebih terbuka di SS-Verfügungstruppe dibandingkan dengan Reichsheer yang lebih terstruktur dan berdasarkan kelas, Baum menjadi anggota penuh SS bulan Desember 1934.
* Sebagai bagian dari program pertukaran latihan antara SS-Verfügungstruppe dengan Wehrmacht, dari tanggal 24 September 1938 s/d 22 Desember 1938 Baum untuk sementara ditugaskan di Ersatz-Bataillon / Infanterie-Regiment 56 sebagai Zugführer di 2.Kompanie dan kemudian di 4. Kompanie. Selama masa pertukaran ini, atasannya di Heer begitu terkesan akan kemampuannya sehingga menulis dalam evaluasinya: "dia mempunyai kepemimpinan yang teguh dan bijaksana dengan kepribadian yang dapat diandalkan serta mempunyai kepercayaan diri yang tinggi". Selain dari membuat atasannya terkagum-kagum atas energi serta kemampuan praktisnya, Baum juga membuktikan diri sebagai penunggang kuda yang handal dan bersemangat. Para petinggi Heer sampai mengajukan permintaan langsung kepada Panglima SS Heinrich Himmler untuk mengizinkan Baum bergabung dengan mereka! Di akhir masa tugasnya, Baum kembali ke SS-Standarte “Der Führer” dengan rekomendasi bahwa dia telah layak untuk memimpin sebuah kompi.
* Saat Jerman melancarkan invasi ke Barat tahun 1940, Baum ikut berpartisipasi dalam perebutan Rotterdam dan Haug di pertengahan bulan Mei, lalu dilanjutkan dengan mengejar pasukan Inggris sampai ke Dunkirk. SS-Hauptsturmführer Wilhelm Mohnke (Kommandeur II.Sturmbann / Leibstandarte SS Adolf Hitler) yang menjadi atasan Baum memuji habis anakbuahnya tersebut dalam evaluasinya seusai pertempuran. Dia menggambarkan Baum sebagai "komandan kompi kelas satu yang kemampuannya terlihat jelas dalam kampanye militer di Polandia dan Barat. Kepemimpinannya yang penuh perhitungan di segala situasi menghasilkan sikap yang menjadi panutan bagi pasukan yang dipimpinnya serta menjadi pembuktian dari kemampuannya yang melebihi apa yang diharapkan". Sebagai tambahan, disebutkan pula fakta bahwa Baum hanya mempunyai waktu latihan sebentar saja bersama dengan unit yang dipimpinnya sebelum terjun ke medan pertempuran, sesuatu yang membuat kesuksesannya menjadi makin istimewa! Evaluasi ini membuat Baum kemudian dipercaya untuk memimpin unit yang setingkat lebih tinggi: batalyon.
* Setelah kembali ke front pertempuran bersama dengan Divisi SS Totenkopf sepulangnya dari cuti di kampung halaman, Baum langsung terlibat dalam aksi pertahanan pasukan Jerman di wilayah Demyansk yang terkepung oleh pasukan Rusia (pertempuran ini dikatakan oleh Baum sendiri sebagai salah satu dari dua pertempuran paling sulit yang pernah dihadapinya!). Keberanian luar biasa Baum dalam pertempuran ini dan ditambah dengan skill kepemimpinannya membuat pasukan musuh kehilangan jalur perbekalannya menuju Demyansk. Divisionskommandeur Theodor Eicke langsung merekomendasikan penganugerahan Ritterkreuz untuk salah satu perwiranya yang paling berprestasi tersebut.
* Laporan rekomendasi Ritterkreuz dari Eicke untuk Baum: "SS-Sturmbannführer Baum bertugas mempertahankan sektornya di dekat Salutschje dan ikut berpartisipasi dalam pertempuran melawan pasukan Soviet yang jauh lebih unggul dari tanggal 23 Februari 1942. Pada tanggal 7 Februari 1942 pukul 00:20 pihak Rusia menyerang kembali setelah membombardir posisi Baum di desa Schumilkino dan Salutschje dengan artileri berat dan peluncur granat. Pasukan infanteri Rusia juga didukung oleh tank. Karena besarnya korban yang jatuh di batalyon yang makin melemah, pihak Rusia mampu menembus sektor utara Schumilkoino dan selatan Salutschje. Penetrasi ini hanya berhasil setelah pertempuran sengit di tengah gelapnya malam. Sebagai respon atas situasi yang kritis tersebut, SS-Sturmbannführer Baum mengumpulkan anakbuahnya yang tersisa dengan dibantu oleh sebagian anggota peleton lainnya untuk membantu pertahanan unitnya. Dengan inisiatifnya sendiri dan tanpa mengindahkan keselamatannya, dia menyertai orang-orang ini dalam serangan balasan dan mampu menghancurkan pasukan musuh yang telah menembus posisi pertahanannya, baik di Schumilkino maupun di Salutschje. Pada pukul 06:30 di hari yang sama, garis pertempuran utama telah stabil kembali. Semua serangan musuh runtuh menghadapi pertahanan kuat di sepanjang garis pertempuran. Setelah pertempuran berakhir, unit Baum menghitung sampai 300 mayat tentara Rusia yang tergeletak di depan posisi mereka. Keberhasilannya menahan serangan musuh mempunyai peran penting yang besar karena terobosan pasukan Rusia berpotensi membuat posisi kami di utara dan timur terancam tergerus oleh musuh. Sebagai tambahan, hal tersebut akan memberikan kesempatan bagi Rusia untuk mengambil alih kendali jalan antara Kobylkino dan Schubina. Kontrol atas jalan strategis ini akan membuat musuh mampu mensuplai perbekalan dan pasukan tambahan ke posisi pengepungan mereka di front utara, barat, dan selatan Bicke. Dengan ini saya merekomendasikan SS-Sturmbannführer Baum untuk dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai penghargaan atas keberanian serta peran pentingnya dalam aksi tersebut."
* Divisionskommandeur Theodor Eicke secara pribadi mempersembahkan medali Ritterkreuz kepada Baum dalam sebuah upacara di lokasi yang berjarak kurang dari 1km dari front terdepan! Setelah perayaan sederhanan dengan Cognac, Baum kembali ke pos komandonya untuk melanjutkan pertempuran. Eicke - yang terkenal sebagai orang yang pelit pujian dan susah untuk dibuat terkesan - selalu menjadi komandan yang keras dan bersikap curiga pada orang-orang baru yang ditugaskan ke unitnya. Dia lebih memilih untuk mengandalkan penilaian langsung dengan mata kepala sendiri daripada mengandalkan evaluasi dari komandan lainnya. Karenanya, adalah sebuah kebanggaan terbesar ketika dia menganggap Baum sebagai salah satu komandan terbaiknya dalam hal keberanian dan kepemimpinan!
* Dari bulan Desember 1948 sampai dengan pensiunnya, Baum bekerja di industri tekstil sebagai karyawan biasa.

Selasa, 30 Desember 2014

SS-Standartenführer Otto Skorzeny (1908-1975), Orang Paling Berbahaya di Eropa!



 Album foto Otto Skorzeny bisa dilihat DISINI

 Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Otto Skorzeny
Panggilan/julukan: "The Long Jumper" (setelah berhasil membebaskan Benito Mussolini dari Gran Sasso; "The Most Dangerous Man in Europe" (setelah Pertempuran Bulge)
Lahir: 12 Juni 1908 di Wina (Austro-Hungaria)
Meninggal: 5 Juli 1975 di Madrid (Spanyol)
Nomor keanggotaan NSDAP: 1 083 671
Nomor keanggotaan SS: 295 79
Gelar akademis: Dipl.-Ing.
Agama: Katolik, lalu menjadi "Gottgläubig" (bertuhan tapi tidak beragama) tahun 1936
Anggota keluarga: Margareta Schreiber (istri pertama yang dinikahi bulan Mei 1937. Bercerai); Emmi Linhart (istri kedua yang dinikahi pada tanggal 9 Maret 1938. Bercerai); Ilse Luthje "Baroness" Fincke von Finckenstein (1919-2001. istri ketiga yang dinikahi tanggal 1 Maret 1954); Waltraud Skorzeny (anak perempuan dari istri kedua Emmi)
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
30.01.1939 SS-Untersturmführer (Algemeine-SS)
01.02.1940 SS-Schütze (SS-Verfügungstruppe)
01.05.1940 SS-Unterscharführer der Waffen-SS
01.09.1940 SS-Oberscharführer der Waffen-SS
30.01.1941 SS-Untersturmführer der Reserve der Waffen-SS
20.04.1941 SS-Obersturmführer der Reserve der Waffen-SS
28.04.1943 SS-Hauptsturmführer der Reserve der Waffen-SS
12.09.1943 SS-Sturmbannführer der Reserve der Waffen-SS
16.10.1944 SS-Obersturmbannführer der Reserve der Waffen-SS
20.04.1945 SS-Standartenführer der Reserve der Waffen-SS

Karriere (Karir):
00.00.1931 - 00.00.1938 Bergabung dengan NSDAP cabang Austria dan menjadi anggota SA
00.00.1940 - 00.05.1940 Ingenieur di Kfz.-Instandsetzungskompanie
00.05.1940 - 00.00.1941 Anggota SS-Regiment "Germania"
19.04.1943 - 15.05.1945 Gruppenleiter Amt VI (Schulen; Ausbildung und Einsatz) / SD-Ausland (Auslandsnachrichtendienst) / Reichssicherheitshauptamtes (RSHA)
16.06.1943 - 17.04.1944 Kommandeur Sonderverband z.b.V. Friedenthal
17.04.1944 - 01.10.1944 Kommandeur SS-Jäger-Bataillon 502
01.10.1944 - Kommandeur SS-Jagdverbände
31.01.1945 - 28.02.1945 Kommandeur Brückenkopf Schwedt/Oder
30.03.1945 - 15.05.1945 Kommandeur Alpenschutzkorps
15.05.1945 - 09.09.1947 Ditangkap oleh pasukan Amerika di Styria (Austria)
24.06.1947 - 09.09.1947 Mendapat dakwaan kejahatan perang oleh Tribun Militer Amerika di Dachau
09.09.1947 - 25.07.1948 Dibebaskan karena tidak terbukti bersalah, hanya untuk ditangkap lagi oleh pihak berwenang Jerman Barat
25.07.1948 Berhasil kabur dari kamp interniran di Darmstadt dan melarikan diri ke berbagai negara

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.19__ Deutsches Reichssportabzeichen
00.00.193_ Totenkopfring der SS
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 13. März 1938
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit spange Prager Burg
00.00.19__ Nationalsozialistischer Deutscher Studentenbund Ehrenzeichen
26.08.1941 Eisernes Kreuz II.Klasse
02.09.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)
12.09.1943 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.19__ Dienstauszeichnung der NSDAP in Silber
00.00.194_ Magyar Köztársasági Érdemrend (Hungaria)
18.08.1943 Verwundetenabzeichen in Silber
00.00.194_ Allgemeines-Sturmabzeichen
13.09.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #2153, sebagai SS-Hauptsturmführer der Reserve dan Gruppenleiter in Reichssicherheitshauptamt Berlin und Kommandeur Sonderverband z.b.V. Friedenthal
00.09.1943 Rarissima Medaglia Originale dei Moschettieri del Duce (Italia)
16.09.1943 Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen in Gold mit Brillanten
00.00.194_ Arditi d'Italia Cross
16.10.1944 Deutsches Kreuz in Gold
05.02.1945 Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS
09.04.1945 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #826, sebagai SS-Obersturmbannführer der Reserve dan Kommandeur SS-Jagdverbände

Aufzeichnungen (Catatan):
* Skorzeny lahir di Austria dari keluarga kelas menengah keturunan Polandia yang mempunyai tradisi militer yang kuat.
* Selain Jerman, Skorzeny juga fasih berbahasa Prancis dan Inggris.
* Pada masa remajanya Skorzeny pernah protes pada ayahnya mengenai keadaan kehidupan keluarga mereka yang tidak kunjung membaik, apalagi dari sejak depresi yang melanda Austria seusai kekalahan dalam Perang Dunia Pertama. Sang anak berkata bahwa dia tidak pernah merasakan yang namanya mentega dalam hidupnya. Menjawab tuntutan anaknya tercinta, ayah Skorzeny membalas dengan apa yang tampaknya seakan menjadi ramalan masa depan anaknya: "Sesuatu yang besar bisa dilakukan dalam keadaan serba kekurangan. Hal ini bahkan bagus untukmu agar tidak membiasakan hidup dalam keadaan serba enak."
* Selama masa kuliahnya di Wina (Austria), Otto Skorzeny bergabung dengan sebuah klub anggar anggota Burschenschaft (Persaudaraan Pelajar) yang bernama "Markomannia". Dia tercatat ikut serta dalam 15 kali duel anggar dengan sesama pelajar dari Burschenschaft lainnya. Yang ke-10 di tahun 1928 membuatnya terkena luka gores di wajah yang kemudian membekas dan menyertainya selama sisa hidupnya. Luka akibat pertarungan anggar semacam ini biasa dinamakan sebagai "Schmiss", yang arti harfiahnya adalah "terkena"
* Sebagai seorang anggota NSDAP cabang Austria dari sejak tahun 1931, Skorzeny yang kharismatis ikut berperan dalam "Anschluss" (Penyatuan) dengan Jerman tahun 1938 meskipun tidak besar. Dia bahkan sempat menyelamatkan Presiden Austria Wilhelm Miklas dari terkena tembakan anggota Nazi rekannya.
* Setelah invasi Jerman atas Polandia tahun 1939, Skorzeny - yang saat itu bekerja sebagai insinyur sipil - mendaftar secara sukarela untuk bergabung dengan Luftwaffe. Tapi lamarannya ditolak karena dia terlalu jangkung (192cm) dan juga sudah terlalu tua (31 tahun pada saat itu) untuk mengikuti pelatihan awak udara. Akhirnya Skorzeny bergabung dengan resimen bodyguard Hitler, Leibstandarte SS Adolf Hitler, sebagai seorang kadet perwira.
* Skorzeny pertama kali pergi berperang bersama dengan SS-Division "Das Reich" dalam medan laga di Front Timur tahun 1941. Pada bulan Oktobernya dia dipercaya sebagai "petugas teknis" pasukan Jerman dalam Pertempuran Moskow. Misinya adalah merebut bangunan-bangunan penting Partai Komunis seperti kantor NKVD di Lubyanka, kantor pusat telegraf, dan fasilitas prioritas tinggi lainnya sebelum mereka dihancurkan oleh musuh yang mundur. Dia juga diperintahkan untuk menduduki bendungan Kanal Volga-Moskow karena Hitler berencana untuk membuat Moskow menjadi danau buatan raksasa dengan membukanya. Misi tersebut tak keburu dilaksanakan karena pasukan Jerman gagal merebut ibukota Uni Soviet tersebut.
* Skorzeny terkenal sebagai perokok berat dan tidak lupa menyebutkan tentang hobinya ini dalam beberapa halaman memoarnya. Dalam pertemuan pertamanya dengan Reichsführer-SS Heinrich Himmler yang berlangsung sebelum operasi pembebasan Mussolini, dia dan General der Fallschirmtruppe Kurt Student ngobrol sampai larut malam dengan pemimpin SS tersebut tentang situasi terkini di Italia. Skorzeny lalu minta izin keluar dari ruangan dengan alasan untuk menelepon tim komandonya dan, saat sedang berada di telepon, menyempatkan diri untuk menyalakan rokok. Tiba-tiba Himmler melintas di hadapannya dan langsung menyemprot: "Dasar tembakau abadi! Apakah kamu tak dapat melakukan apapun tanpa rokok nyempil di mulutmu? Tampaknya kamu bukan orang yang cocok untuk melakukan pekerjaan ini (menyelamatkan Mussolini)!"
* Dalam memoarnya yang berjudul "My Commando Operations: The Memoirs of Hitler's Most Daring Commando", Skorzeny mengenang bahwa pada bulan Juli 1943 dia dipanggil untuk menghadap Hitler di Führerhauptquartier Wolfsschanze Rastenburg. Disana dia bertemu dengan lima atau enam perwira Wehrmacht yang semuanya berpangkat lebih tinggi dari dia (seorang Oberstleutnant dan seorang Major dari Heer, dua Oberstleutnant dari Luftwaffe, dan satu Sturmbannführer dari SS). Tampaknya mereka semua adalah spesialis dalam "Operasi Senyap" ala komando. Hitler lalu bertanya pada mereka: "Apa pendapat kalian tentang Italia?", dan hampir semuanya menjawab sesopan mungkin: "Italia adalah sekutu kita," "negara itu adalah anggota Poros", atau "anggota Pakta Tripartit." Tapi ketika tiba gilirannya, Skorzeny malah menjawab: "Mein Führer, saya dari Austria." Ketika pertemuan berakhir, Hitler tetap meminta Skorzeny untuk tinggal dan menyuruh yang lainnya pergi. Hasil akhirnya semua kita sudah tahu: Otto Skorzeny lah yang dipilih oleh Hitler untuk melaksanakan operasi pembebasan Mussolini!


Kamis, 16 Oktober 2014

SS-Hauptsturmführer Claudius Rupp (1919-2004), Meraih DKiG Sehari Sebelum Perang Berakhir



Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Claudius Rupp
Lahir: 10 September 1919 di Merzig/Saarland (Jerman)
Meninggal: 6 Maret 2004
Nomor keanggotaan NSDAP: 4 813 445
Nomor keanggotaan SS: 283 569 (1 Maret 1936)
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui
Ciri fisik: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi): 
00.09.1939 SS-Mann
01.08.1940 SS-Junker
00.00.1940 SS-Standartenjunker
17.02.1941 SS-Standartenoberjunker
20.04.1941 SS-Untersturmführer
09.11.1942 SS-Obersturmführer
20.04.1944 SS-Hauptsturmführer

Karriere (Karir):
01.09.1932 - 01.03.1936 Hitlerjugend
01.04.1938 - 15.09.1939 Anggota RAD (Reichsarbeitsdienst)
15.09.1939 - 11.04.1941 Prajurit Heer
11.04.1941 - 01.09.1941 Zugführer di SS-Panzerjäger-Abteilung "Das Reich"
02.09.1941 - 10.11.1941 Adjutant SS-Panzerjäger-Abteilung "Das Reich"
11.11.1941 - 28.11.1941 Zugführer SS-Panzerjäger-Abteilung 2 "Das Reich"
28.11.1941 - 01.04.1942 SS-Panzerjäger- Ersatz-Abteilung
01.04.1942 - 15.04.1942 SS-Junkerschule "Braunschweig"
15.04.1942 - 01.07.1942 Zugführer SS-Panzerjäger-Abteilung 2 "Das Reich"
02.07.1942 - 13.01.1944 Kompaniechef di SS-Panzerjäger-Abteilung 2 "Das Reich"
13.01.1943 - 09.02.1943 Adjutant SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"
09.02.1943 - 10.01.1944 SS-Panzerjäger-Ersatz-Abteiung
10.01.1944 - 15.12.1944 Adjutant SS-Panzer-Regiment 2 "Das Reich"
16.12.1944 - 00.05.1945 1. Ordonnanzoffizier 2. SS-Panzer-Division "Das Reich"

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.193_ DRL Sportabzeichen in Bronze
00.00.19__ Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen
00.00.19__ Goldenes Hitlerjugend Ehrenabzeichen
00.00.19__ Ehrenwinkel für alte Kämpfer
01.08.1941 Eisernes Kreuz II.Klasse
25.11.1941 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Schwarz
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Silber
20.04.1942 Allgemeines-Sturmabzeichen
13.07.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)
07.03.1944 Nahkampfspange in Bronze
00.00.194_ Nahkampfspange in Silber
00.00.194_ Panzerkampfabzeichen II.Stufe "25"
02.08.1944 Verwundetenabzeichen in Gold
06.05.1945 Deutsches Kreuz in Gold (sebagai SS-Hauptsturmführer dan 1. Ordonnanzoffizier 2.SS-Panzer-Division "Das Reich" / II.SS-Panzerkorps / Heeresgruppe Süd, atas prestasi yang dibuatnya dalam pertempuran di Stuhlweissenburg dan Raab. Untuk rekomendasinya sendiri diketahui ada, tapi untuk real penganugerahannya masih belum ada bukti resmi. Berdasarkan keterangan dari Ernst Krag dan juga melihat dari tanggal penganugerahannya, maka medali yang diterima oleh Rupp bisa digolongkan kedalam "Dönitz-Erlass" (medali yang diberikan di masa pemerintahan pengganti Hitler Karl Dönitz yang berlangsung hanya beberapa hari saja)

Aufzeichnungen (Catatan):
* Seusai Perang Dunia II menerbitkan buku berjudul "Im Feuer gestählt"


 SS-Untersturmführer Claudius Rupp sebagai anggota SS-Panzerjäger-Abteilung 2 "Das Reich", berpose dengan Marder III Ausf.H (Sd.Kfz.138). Dia menjadi Zugführer di unit "pemburu tank" Divisi SS Das Reich ini dari periode 11 April 1941 s/d 1 September 1941, dilanjutkan dengan menjadi ajudan periode 2 September 1941 s/d 10 November 1941, dan balik lagi sebagai Zugführer periode 11 November 1941 s/d 28 November 1941. Setelah mengikuti pendidikan calon perwira selama lima bulan, Rupp kembali ke unit lamanya sebagai Zugführer periode 15 April 1942 s/d 1 Juli 1942, dan kemudian naik pangkat menjadi komandan kompi periode 12 Juli 1942 s/d 13 Januari 1944. Semua anggota uni ini diwajibkan memakai seragam Sturmartillerie - atau biasa disebut sebagai "StuG wrap"


 Foto koleksi Tim Willemsen ini memperlihatkan SS-Obersturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich") menginspeksi pasukannya, sementara di belakang mengikuti ajudannya, SS-Hauptsturmführer Claudius Rupp. Foto kemungkinan besar diambil musim semi 1944. Rupp (kelahiran 10 September 1919) nantinya meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 6 Mei 1945 (hanya satu hari sebelum perang berakhir di Eropa!) sebagai  1. Ordonnanzoffizier di 2. SS-Panzer-Division "Das Reich"


 Foto koleksi Mark C. Yerger ini memperlihatkan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Heinz Lammerding (Kommandeur 2. SS-Panzer-Division "Das Reich") dan SS-Obersturmbannführer Christian Tychsen (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich") di Prancis musim semi 1944. Di kiri belakang berdiri SS-Sturmbannführer Ernst-Johann Tetsch (Kommandeur III.[Panzerjäger] Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich") yang nantinya meraih Ritterkreuz bulan Maret 1945 sebagai komandan batalyon di 10. SS-Panzer-Division "Frundsberg", sementara antara Lammerding dan Tychsen adalah SS-Hauptsturmführer Claudius Rupp (Adjutant SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich") yang nantinya meraih Deutsches Kreuz in Gold tanggal 6 Mei 1945. Lammerding menjadi komandan Das Reich periode 28 Desember 1943 - 26 Juli 1944. Dia terluka parah dalam pertempuran di Coutances, Normandia, sehingga perannya sebagai komandan divisi digantikan oleh Tychsen. Hanya berselang dua hari setelah pengambilalihan komando, Tychsen tewas diberondong peluru oleh tank Sherman Amerika di malam tanggal 28-29 Juli 1944!


 Dokumen-dokumen masa perang yang berkaitan dengan Claudius Rupp. Disini kita bisa mengetahui tanggal lahirnya, nomor keanggotaan SS dan NSDAP, penempatan unit, medali dan penghargaan yang diraihnya, serta konfirmasi bahwa dia telah menerima medali Deutsches Kreuz in Gold tanggal 6 Mei 1945, hanya satu hari sebelum Perang Dunia II berakhir di Eropa!

Sumber :
Foto koleksi pribadi Mark C. Yerger
Foto koleksi pribadi Tim Willemsen
www.forum.axishistory.com 
www.forum-der-wehrmacht.de
www.histomil.com
www.wehrmacht-awards.com
www.ww2awards.com

Senin, 13 Oktober 2014

SS-Obersturmbannführer Christian Tychsen (1910-1944), Pahlawan Perang yang Mayatnya Dijarah Musuh



Untuk album foto Christian Tychsen bisa dilihat DISINI

 Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Christian Tychsen
Lahir: 3 Desember 1910 di Flensburg/Schleswig-Holstein (Jerman)
Meninggal: 28 Juli 1944 di La Noraiserie/Gavray/Manche/Basse-Normandie (Prancis)
Nomor keanggotaan NSDAP: 957 587
Nomor keanggotaan SS: 23 821 (Desember 1931)
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui
Ciri fisik: Rambut pirang, mata biru, tinggi 178cm

Beförderungen (Promosi):
30.01.1937 SS-Untersturmführer
01.06.1938 SS-Obersturmführer
09.11.1939 SS-Hauptsturmführer
01.09.1942 SS-Sturmbannführer
30.01.1944 SS-Obersturmbannführer

Karriere (Karir):
00.12.1931 - 00.10.1934 Anggota 50. SS-Standarte
00.10.1934 - 00.12.1938 Zugführer di 1.Sturm / "N" Sturmbann / SS-Standarte "Germania" / SS-Verfügungstruppe
00.00.1936 - 00.00.1937 Mengikuti pelatihan di SS-Junkerschule Braunschweig
00.12.1938 - 00.08.1939 Chef 1.Sturm / "N" Sturmbann / SS-Standarte "Germania" / SS-Verfügungstruppe
00.08.1939 - 00.05.1940 Chef 1.Kradschützensturm / SS-Nachrichtensturmbann / SS-Verfügungsdivision
00.05.1940 - 00.00.1941 Chef 3.Kradschützenkompanie / SS-Aufklärungs-Abteilung / SS-Verfügungsdivision
00.00.1941 - 09.01.1942 Chef 3.Kompanie / SS-Kradschützen-Abteilung / SS-Division "Reich" (motorisiert)
09.01.1942 - 00.05.1942 Kommandeur SS-Kradschützen-Abteilung / SS-Division "Reich" (motorisiert)
00.05.1942 - 00.10.1942 Kommandeur II.Abteilung / Schnelles-SS-Schützen-Regiment "Langemarck"  / SS-Division "Das Reich" (motorisiert)
00.10.1942 - 00.11.1943 Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Division "Das Reich" (motorisiert)
00.11.1943 - 26.07.1944 Kommandeur SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich"
26.07.1944 - 28.07.1944 Führer 2.SS-Panzer-Division "Das Reich"

Auszeichnungen (Medali/Penghargaan):
00.00.193_ Reichssportabzeichen in Bronze
00.00.193_ Ehrendegen der SS
00.00.193_ SS-Totenkopfring 
30.05.1940 Eisernes Kreuz II.Klasse
18.07.1940 Eisernes Kreuz I.Klasse
03.07.1941 Infanterie-Sturmabzeichen in Bronze
30.07.1941 Verwundetenabzeichen in Schwarz
20.11.1941 Verwundetenabzeichen in Silber
12.02.1942 Verwundetenabzeichen in Gold
13.05.1942 Deutsches Kreuz in Gold #115/2
20.08.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)
00.00.194_ Nahkampfspange in Bronze
31.03.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #1627 (sebagai SS-Sturmbannführer dan Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / SS-Panzergrenadier-Division "Das Reich" / SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, atas prestasinya dalam Pertempuran Kharkov)
10.12.1943 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #353 (sebagai SS-Sturmbannführer dan Kommandeur II.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 2 / 2.SS-Panzer-Division "Das Reich" / XXXXVIII.Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd, atas prestasinya yang menghancurkan delapan tank musuh dalam satu pertempuran di bulan November 1943)
00.00.1944 Nahkampfspange in Silber

Aufzeichnungen (Catatan):
* "Tychsen" adalah nama yang umum terdapat di wilayah selatan Denmark, begitu juga "Christian". Christian Tychsen sendiri berasal dari Schleswig-Holstein yang berbatasan dengan Denmark, sehingga besar kemungkinannya dia masih mempunyai keturunan negara Skandinavia tersebut. Uniknya, dalam Pertempuran Normandia (1944), salah satu musuh yang dihadapi oleh Divisi SS "Das Reich" di medan perang adalah Brigjen Andrew C. Tychsen dari US Army yang memang keturunan Denmark!
* Pada tahun 1943 hubungan Bataillonskommandeur Tychsen dengan atasannya, Regimentskommandeur Hans-Albin Freiherr von Reitzenstein, tidak terlalu baik. Ini bermula setelah Reitzenstein dicurigai menahan rekomendasi medali Eichenlaub Tychsen setelah prestasi cemerlang yang didapatkannya dalam Unternehmen Zitadelle (Pertempuran Kursk). Mereka tidak saling menyukai satu sama lain dan Tychssen menduga bahwa Reitzenstein iri akan prestasi dia yang jauh melampaui dirinya (saat itu jangankan Ritterkreuz, Deutsches Kreuz in Gold pun Reitzenstein tidak punya!). Ketika sang komandan resimen bertindak cukup bodoh dengan memperkosa secara brutal seorang pelayan dapur asal Ukraina yang cantik dan populer, Tychsen memastikan bahwa pejabat SS yang berwenang mengetahui tentang insiden ini. Berdasarkan "logika Nazi", kejahatan ini lebih serius dari pembunuhan karena telah jelas-jelas melanggar doktrin suci SS (Hukum Nürnberg) yang melarang setiap orang Arya untuk berhubungan seks dengan "Untermenschen" seperti bangsa Yahudi atau Slav. Kalau saja Reitzenstein menembak si wanita malang, urusannya mungkin tidak akan seberabe itu dan dia tidak akan dihukum! Berkat "jasa" Tychsen pula lah akhirnya sebuah investigasi dilakukan, yang berujung pada aksi bunuh diri Reitzenstein  tanggal 30 November 1943. Dan siapa lagi yang menggantikan posisinya sebagai Regimentskommandeur selain Christian Tychsen...
* Apa yang melatarbelakangi motivasi Tychsen ketika dia melaporkan ulah atasannya? Apakah idealisme Nazi/SS, ambisi pribadi, keinginan untuk membalas dendam, atau kombinasi ketiganya? Pertanyaan-pertanyaan tak terjawab ini ternyata berbuntut panjang karena seusai Perang Dunia II organisasi para veteran Das Reich menjadi terbelah dua: faksi Reitzenstein dan faksi Tychsen. Mereka tidak pernah berdamai!
* Pada tanggal 26 Juli 1944 Regimentskommandeur Tychsen menggantikan untuk sementara  Divisionskommandeur SS-Brigadeführer Heinz Lammerding yang terluka. Posisi tersebut hanya ditempatinya selama dua hari karena pada tanggal 28 Juli 1944 Tychsen gugur di Normandia.
* Setelah terluka dalam pertempuran lebih dari sembilan kali, Tychsen terbunuh di Normandia, malam tanggal 28-29 Juli 1944 - saat Sekutu meluncurkan Operation Overlord - ketika Kübelwagen yang ditumpanginya (bersama dengan Ordonnanzoffizier SS-Obersturmführer Joachim Frotscher dan supir SS-Rottenführer Rolf Lemke) salah jalan masuk ke wilayah musuh sehingga mendapat tembakan gencar dari tank Amerika. Tychsen meninggal seketika setelah tertembus peluru di leher dan bahunya, begitu juga dengan supirnya, sementara Frotscher berhasil selamat dan melarikan diri dengan pelor bersarang di pantatnya! Awak tank yang menembakinya kemudian mengambil semua medali dan kartu identitas Tychsen sehingga dia dikuburkan sebagai prajurit tak bernama (meskipun akhirnya berhasil teridentifikasi pada tahun 1968 dan dimakamkan kembali dengan selayaknya)! Selengkapnya bisa dibaca DISINI.
* Pada awalnya Tychsen dikuburkan di dekat persimpangan jalan Haut Vents di Cambry (tak jauh dari tempat dia tewas), tapi kurang dari dua tahun kemudian petani yang ada disana memindahkan jenazahnya  ke La Noraiserie (Gavray) yang terletak beberapa kilometer jauhnya karena bermaksud menggarap kembali lahan mereka dan tidak ingin ada "sisa-sisa penjajah" yang tertinggal disana.
* Tychsen meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang tinggal di Dachau, yang kemudian melarikan diri ke Flensburg sebelum pasukan Amerika tiba di kota yang terkenal dengan kamp konsentrasinya tersebut.
* Jenazah Christian Tychsen kini terkubur di pemakaman umum tentara Jerman di Marigny (Prancis), Blok 5 baris 24 kuburan no. 1196.
* Christian Tychsen mempunyai dua orang saudara laki-laki yang sama-sama menjadi perwira militer dan sama-sama gugur dalam pertempuran: SS-Obersturmführer Hans-Alwin Tychsen (22 Mei 1925 - 28 Maret 1945) dan Leutnant Peter Heinrich Tychsen (10 November 1923 - 8 April 1945). Yang pertama juga bertugas di Divisi Das Reich sama seperti kakaknya.
* Pasca Perang Dunia II didirikan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengenang Christian Tychsen: "Truppenkameradschaft Tychsen" yang beranggotakan para veteran dari Panzer-Regiment 2 "Das Reich". Yang tercatat pernah menjadi ketuanya adalah Karl-Heinz Boska dan Frau Tyschen.


Sumber :
Buku "Defenders of Fortress Europe: The Untold Story of the German Officers during the Allied Invasion" karya Samuel W. Mitcham, Jr.
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

Sabtu, 11 Oktober 2014

SS-Sturmbannführer Karl Auer (1916-1997), Perwira SS yang Jago Berkelahi dan Perang Gerilya





Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Karl Auer
Lahir: 20 Oktober 1916 di Prienbach am Inn/Niederbayern (Jerman)
Meninggal: 31 Maret 1997 di Simbach am Inn/Niederbayern (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: 4 687 39 (1 Mei 1937)
Nomor keanggotaan SS: 281 437 (1 Oktober 1935)
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
00.00.1935 SS-Sturmmann
00.00.1937 SS-Unterscharführer
00.00.193_ Polizei-Leutnant
01.06.1940 SS-Untersturmführer
05.01.1942 SS-Obersturmführer
09.11.1943 SS-Hauptsturmführer
30.01.1945 SS-Sturmbannführer

Karriere (Karir):
00.04.1933 - 00.00.193_ Bergabung dengan gerakan Hitlerjugend
01.10.1935 - 01.04.1938 Anggota SS-Standarte "Germania"
01.04.1938 - 00.03.1940 Anggota 3.Sturm / SS-Standarte "Der Führer"
00.00.1940 - 01.06.1940 Mengikuti pelatihan calon perwira di SS-Junkerschule Bad Tölz
00.03.1940 - 00.00.1941 Zugführer di Polizei-Schützen-Regiment 2 / Polizei-Division
00.00.1941 - 00.08.1941 Ordonnanzoffizier II.bataillon / Polizei-Schützen-Regiment 2 / Polizei-Division
00.08.1941 - 00.09.1941 Zugführer di 9.Kompanie / Polizei-Schützen-Regiment 2 / Polizei-Division
00.09.1941 - 08.08.1943 Chef 2.Kompanie / I.Bataillon / Polizei-Schützen-Regiment 2 / Polizei-Division
08.08.1943 - 00.00.194_ Führer I.bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 8 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division
00.00.194_ - 00.05.1945 Kommandeur I.bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 8 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division
00.05.1945 - 00.00.1948 Menjadi tawanan Soviet

Auszeichnungen (Medali/Penghargaan):
00.00.193_ Deutsches Reichssportabzeichnen in Bronze
00.00.193_ SA Sportabzeichen in Bronze
00.00.193_ Julleuchter der SS
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 1. März 1938 (Anschluss Medal)
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit mit Spange Prager Burg (Sudetenland Medal)
21.08.1941 Eisernes Kreuz II.Klasse (setelah berhasil memimpin serangan terhadap sebuah parit pertahanan Soviet)
01.11.1941 Verwundetenabzeichen in Schwarz (atas luka yang dideritanya tanggal 4 September 1941)
01.11.1941 Infanterie Sturmabzeichen in Silber
17.02.1942 Eisernes Kreuz I.Klasse
01.08.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)
01.10.1943 Nahkampfspange in Bronze
25.08.1944 Verwundetenabzeichen in Silber
31.10.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai Führer I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 8 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division / LVII.Armeekorps / 3.(ungarische)Armee / Heeresgruppe Süd, atas prestasinya dalam pertempuran bertahan di Theiß, pelolosan diri dari kepungan Tentara Merah di Temeschburg, dan serangan balasan penuh determinasi di Sag dan Sandra)
00.00.1944 Panzervernichtungsabzeichen in Silber (1 buah)
25.11.1944 Nahkampfspange in Silber
20.03.1945 Verwundetenabzeichen in Gold
22.03.1945 Nahkampfspange in Gold (atas lebih dari 50 hari pertempuran jarak dekat)
22.03.1945 Deutsches Kreuz in Gold (untuk medali terakhir ini masih simpang siur karena sedikit bukti bahwa dia mendapatkannya. Sumber tanggal penganugerahannya terdapat di buku "Karl Auer SS-Sturmbannführer életrajza" karya László Sikora)

Aufzeichnungen (Catatan):
* Ayahnya berprofesi sebagai petani
* Masuk SS di usia 19 tahun tak lama setelah menyelesaikan pelatihan sebagai pebisnis.
* Dua tahun pertama (1939 dan 1940) Auer tidak ikut terlibat pertempuran.
* Pada awalnya Auer begitu kecewa ketika ditempatkan di Polizei-Division (dan bukannya "unit elit" Waffen-SS) setelah lulus dari SS-Junkerschule Bad Tölz tahun 1940. Pada waktu itu divisi yang beranggotakan para polisi ini masih belum menjadi bagian dari Waffen-SS meskipun bertanggungjawab ke Reichsführer-SS Heinrich Himmler. Baru pada tahun 1941 ketika Jerman menyerbu Uni Soviet, unit tersebut menjadi bagian dari Waffen-SS sehingga Auer serasa berada di "rumah" kembali.
* Pertempuran pertama yang dicicipinya adalah saat Jerman menyerbu Uni Soviet dalam Unternehmen Barbarossa. Sebagai seorang Zugführer (pimpinan peleton), Auer langsung menunjukkan kualitasnya sebagai perwira tanpa rasa takut dalam Pertempuran di Baltik.
* Sebagai perwira penghubung di staff markas II.bataillon / Polizei-Schützen-Regiment 2, Auer seringkali menjadi pimpinan peleton dadakan menggantikan pimpinan asli yang terluka atau tewas. Dengan ini dia mulai mengasah kemampuan tempurnya.
* Auer terluka untuk pertama kalinya tanggal 4 September 1941 dalam pertempuran di Slusk dan Luga. Dia menghabiskan Natal tahun itu di rumah sakit sehingga tidak ikut berpartisipasi dalam perang musim dingin di Leningrad.
* Auer dipromosikan menjadi SS-Obersturmführer tanggal 5 Januari 1942 saat sedang menjalani masa pemulihan di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan).
* Dia terluka untuk kedua kalinya bulan April 1942 di Front Timur. Selain bertempur melawan pasukan reguler Rusia, Polizei-Division juga dipaksa untuk menghadapi para gerilyawan komunis dalam kondisi perang yang jauh lebih brutal dimana masing-masing pihak jarang memberikan ampunan kepada lawannya yang menyerah. Auer diduga keras ikut "terbawa" dalam metode perang semacam ini.
* Komandan-komandan kompi jempolan seperti Karl Auer dan Helmut Dörner membuat reputasi Polizei-Division (yang pada awalnya diremehkan) menjadi meningkat.
* Auer dan unitnya terlibat pula dalam perang melawan gerilyawan di Yunani selama beberapa minggu sebelum dikirim ke Rumania untuk menghadapi pasukan Soviet yang mulai merangsek kesana. Dia memimpin batalyonnya dalam banyak pertempuran berat seperti di Jassy, Szolnok dan Temesvar.
* Batalyonnya bertahan mati-matian menghadapi serangan terus-menerus pasukan Rusia di Rahmel dalam kondisi menderita banyak korban serta kekurangan amunisi dan senjata berat. Di saat inilah Auer direkomendasikan untuk mendapatkan Eichenlaub dan Ehrenblattspange atas aksi heroiknya yang berulangkali di hadapan musuh (sebagai tambahan, batalyonnya juga dua kali mengirimkan laporan tentang kepahlawanan Auer ke Wehrmachtbericht). Karena situasi minggu-minggu terakhir perang yang kacau balau dan wilayah yang makin menyusut, tak satupun dari keempat rekomendasi tersebut yang dikabulkan! Tapi setidaknya Nahkampfspange in Gold, atas partisipasinya dalam 50 lebih pertempuran jarak dekat, pertempuran melawan tank, serangan frontal dan pertempuran parit, dianugerahkan pada Auer tanggal 22 Maret 1945.
* Berdasarkan buku "Knight’s Cross Holders of the SS & German Police 1940-1945" karya Michael D. Miller, Karl Auer direkomendasikan pula untuk mendapatkan Deutsches Kreuz in Gold di bulan April 1945, tapi tidak pernah memperolehnya.
* Seusai perang Auer menjalani karir yang sukses sebagai distributor produk-produk rokok.


SS-Obersturmführer Karl Auer dari Polizei-Schützen-Regiment 2 / Polizei-Division dengan seragam Ordnungspolizei saat unitnya tersebut masih belum menjadi bagian dari Waffen-SS meskipun secara struktural bertanggungjawab ke Reichsführer-SS Heinrich Himmler. Setelah mereka balik lagi ke Waffen-SS barulah para anggota Polizei-Division "berhak" untuk mengenakan seragam SS sama seperti unit-unit Waffen-SS lainnya. Foto ini kemungkinan besar diambil sebelum dimulainya Unternehmen Barbarossa (penyerbuan Jerman ke Rusia) tahun 1941


SS-Hauptsturmführer di hari dimana dia dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai Führer I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 8 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division / LVII.Armeekorps / 3.(ungarische)Armee / Heeresgruppe Süd, tanggal 31 Oktober 1944. Tahun 1942 membawanya bertempur melawan para gerilyawan komunis di sekitar Leningrad, yang selalu merecoki garis belakang pasukan Jerman. Setelah itu Auer dan unitnya dikirim ke Yunani selama beberapa minggu untuk memerangi partisan di sana, sebelum ditempatkan di Rumania dan Hungaria. Di yang terakhir ini Polizei-Division berhasil selamat dari kepungan Soviet di Temeschburg dan kemudian ditarik mundur ke Theiß. Atas kesuksesan dalam pertempuran defensif yang berat ini, kesuksesan keluar dari kepungan, dan kesuksesan serangan balik penuh determinasi di Sag dan Sandra, Auer dianugerahi Ritterkreuz


SS-Hauptsturmführer Karl Auer sebagai Kommandeur I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 8 / 4.SS-Polizei-Panzergrenadier-Division. Dia adalah salah satu dari hanya 98 orang di seantero Wehrmacht yang tercatat mendapatkan Ritterkreuz serta Nahkampfspange in Gold. Yang terakhir ini khusus diberikan bagi mereka yang sukses selamat dari (minimal) 50 hari pertempuran jarak dekat alias hand-to-hand combat. Dengannya kita bisa tahu bahwa orang ini, selain jago meracik strategi, juga jago berkelahi!


 Para veteran Waffen-SS dalam sebuah acara reuni yang diadakan seusai perang. termasuk diantaranya adalah anggota awal Leibstandarte SS Adolf Hitler tahun 1933. Dari kiri ke kanan: Theodor "Teddy" Wisch, Jöhnke (di belakang Wisch), Blöth (di belakang Mohnke), Wilhelm Mohnke, Rudolf Sandig, Helmut Beermann, Bergmann, Johannes "Hans" Wellershaus, Alfred Gilles, Albert Stenwedel, Nebel, Karl Auer, Hans Krüger, Hermann Petersen, Karl Rettlinger, Alfred Bünning, Karl Grewe, Karl Kreutz, Dr. Harald Wagner, Hubert Meyer, dan Webers


 Vorläufiges Besitzzeugnis (Sertifikat Pendahuluan) untuk medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tertanggal 16 November 1944 untuk SS-Hauptsturmführer Karl Auer (yang mendapatkannya tanggal 31 Oktober 1944). Pada awalnya, biasanya si penerima menerima telegram singkat yang berisi berita bahwa dia telah dianugerahi Ritterkreuz (atau medali yang setara/lebih atas tingkatannya). Dengan ini, dia berhak untuk mendapat Vorläufiges Besitzzeugnis serta pencantuman tanggal penganugerahan di Soldbuch-nya. Selanjutnya, dia akan menerima dokumen penganugerahan resmi yang dinamakan sebagai "Ritterkreuzurkunde" (Sertifikat Salib Ksatria). Dokumen ini selalu datang dengan medali yang telah tersimpan dalam kotak kulit berwarna merah yang dilengkapi dengan lambang Reichsadler. Kadangkala, tandatangan Hitler dibuat dengan cetakan, tapi bila ada waktu, Sang Führer selalu menyempatkan diri untuk menuliskan langsung tandatangannya

Sumber :
Buku :"The Face of Courage : The 98 Men Who Received the Knight's Cross and the Close-Combat Clasp in Gold" oleh Florian Berger

Jumat, 10 Oktober 2014

SS-Hauptsturmführer Helmut Scholz (1920-1997), Pahlawan Pertempuran Jembatan Narva



Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Helmut Scholz
Lahir: 1 Juli 1920 di Grottkau/Oberschlesien (Jerman)
Meninggal: 12 November 1997 di Herne/Nordrhein-Westfalen (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak diketahui
Nomor keanggotaan SS: 423 819
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
01.09.1939 SS-Unterscharführer
20.04.1942 SS-Oberjunker
21.06.1942 SS-Untersturmführer
20.04.1944 SS-Obersturmführer
30.01.1945 SS-Hauptsturmführer

Karriere (Karir):
01.12.1937 - 00.00.1938 Anggota 3.Sturm / I.Sturmbann / SS-Standarte "Germania"
00.00.1938 - 00.12.1940 Anggota SS Standarte "Der Führer"
00.00.1939 - 00.09.1939 Mengikuti pelatihan di SS-Junkerschule Braunschweig
00.12.1940 - 00.05.1942 Anggota 1.Kompanie / SS-Regiment "Nordland" / SS-Division (motorisiert) "Wiking"
01.11.1941 - 20.04.1942 Mengikuti pelatihan di SS-Junkerschule Braunschweig
00.05.1942 - 11.07.1943 Ordonnanzoffizier III.(finnische) Bataillon / SS-Infanterie-Regiment "Nordland" / SS-Division (motorisiert) "Wiking"
11.07.1943 - 00.03.1944 Zugführer di SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.03.1944 - 00.08.1944 Führer 7.Kompanie / II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.08.1944 - 21.09.1944 Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
21.09.1944 00.02.1945 Adjutant SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 48 "General Seyffard" / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.02.1945 - 00.05.1945 Kommandeur II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 23.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nederland" (niederlandische Nr. 1)

Auszeichnungen (Medali/Penghargaan):
00.00.194_ Infanterie-Sturmabzeichen in Silber
14.10.1942 Eisernes Kreuz II.Klasse
17.02.1943 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Schwarz
00.00.194_ Panzervernichtungsabzeichen in Silber
04.06.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (sebagai Führer 7.Kompanie / II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" / III.[Germanische] SS-Panzerkorps / Armee-Abteilung Narwa / Heeresgruppe Nord, atas perannya dalam mempertahankan jembatan Narva dari serangan Soviet)
21.09.1944 Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #591 (sebagai Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" / III.[Germanische] SS-Panzerkorps / Armee-Abteilung Narwa / Heeresgruppe Nord, atas perannya dalam pertempuran di barat-daya Peipussees)
00.00.1945 Nahkampfspange in Gold

Aufzeichnungen (Catatan):
* Ayahnya berprofesi sebagai tukang bangunan
* Scholz mempunyai seorang putri yang bernama De Waal.
* Cucu dari Scholz adalah mantan prajurit Australia yang pernah dikirimkan ke Irak dan Afghanistan.
* Salah satu dari hanya 98 orang yang dianugerahi Ritterkreuz dan Nahkampfspange in Gold!


 Helmut Scholz (Führer 7.Kompanie / II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland") dalam foto yang dibuat oleh SS-Kriegsberichter Heinemann (PK SS Nederland) tak lama setelah dipromosikan menjadi SS-Obersturmführer (20 April 1944) di front Narva. Secara resmi dia tercatat meraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Juni 1944 saat masih berpangkat SS-Untersturmführer, tapi mengapa pula dalam foto ini Scholz sudah berpangkat SS-Obersturmführer tapi masih tak mengenakan Ritterkreuz di lehernya? Ini karena urkunde (dokumen) medalinya mencatat pangkat dan jabatan si peraih pada saat aksi heroik yang membuatnya mendapat medali tersebut, dan bukan di tanggal penganugerahannya. Scholz sendiri mendapatkan Ritterkreuz atas aksinya mempertahankan jembatan Narva dari serangan Tentara Merah di bulan Maret 1944 saat masih berpangkat SS-Unteresturmführer, dan rekomendasi pemberian medali tersebut yang diajukan oleh Brigadekommandeur Jürgen Wagner baru dikabulkan hampir tiga bulan kemudian saat Scholz sudah naik pangkat dan menempati jabatan baru!


 SS-Obersturmführer Helmut Scholz dengan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang diperolehnya tanggal 4 Juni 1944 sebagai Führer 7.Kompanie / II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" / III.[Germanische] SS-Panzerkorps / Armee-Abteilung Narwa / Heeresgruppe Nord, atas perannya dalam mempertahankan jembatan Narva dari serangan Soviet. Foto ini kemungkinan besar diambil di sekitar tanggal tersebut


 SS-Obersturmführer Helmut Scholz (Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland") dalam sebuah foto studio yang dibuatnya setelah dia dianugerahi Ritterkreuz (4 Juni 1944) dan sebelum mendapatkan Eichenlaub (21 September 1944). Foto repro berukuran 15x10cm dengan tandatangan asli ini dijual di situs Andre Huesken dengan harga 85 Pounds. Berhubung di Jerman saat ini segala sesuatu yang berhubungan dengan Nazi ditabukan, maka insignia SS di kerah pun sengaja dilabur hitam!


 Lukisan yang memperlihatkan SS-Obersturmführer Helmut Scholz dengan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #591 yang diraihnya tanggal 21 September 1944 sebagai Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" / III.[Germanische] SS-Panzerkorps / Armee-Abteilung Narwa / Heeresgruppe Nord, atas perannya dalam pertempuran di barat-daya Peipussees. Tanda tangan asli Scholz yang tertera dalam lukisan ini berasal dari pasca Perang Dunia II


Kamis, 09 Oktober 2014

SS-Obersturmbannführer der Reserve Carl-Heinz Frühauf (1914-1976), Pahlawan Pertempuran Jembatan Narva



 Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Carl-Heinz Frühauf (kadang ditulis Karl-Heinz Frühauf)
Lahir: 14 Februari 1914 di Hamburg (Jerman)
Meninggal: 18 April 1976 di Buchholz/Hamburg (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: Tidak diketahui
Nomor keanggotaan SS: 61349
Gelar akademis: Tidak ada
Anggota keluarga: Tidak diketahui

Beförderungen (Promosi):
00.05.1935 SS-Mann
00.07.1941 SS-Untersturmführer
09.11.1942 SS-Hauptsturmführer der Reserve
09.11.1944 SS-Sturmbannführer der Reserve
00.00.1945 SS-Obersturmbannführer der Reserve

Karriere (Karir):
00.04.1934 - 00.05.1935 Bergabung dengan SS-Verfügungstruppe
00.05.1935 - 00.00.193_ Anggota SS-Standarte "Germania"
00.07.1941 - 00.11.1942 Ordonnanz-Offizier SS-Infanterie-Regiment "Germania" / SS-Division (motorisiert) "Wiking"
00.11.1942 - 00.01.1943 Chef 15.Kompanie / III.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 9 "Germania" / SS-Panzergrenadier-Division "Wiking"
00.00.1943 - 00.01.1944 Kommandeur SS-Pionier-Bataillon 54 / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.01.1944 - 00.03.1944 Chef 5.Kompanie / II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.03.1944 - 00.07.1944 Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.07.1944 - 00.02.1945 Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"
00.02.1945 - 00.05.1945 Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Ausbildungs- und Ersatz-Abteilung I / SS-Panzer-Aufklärer-Regiment "Meyer" / SS-Panzer-Brigade "Westfalen"

Auszeichnungen (Medali/Penghargaan):
00.00.193_ Medaille zur Erinnerung an den 1 Oktober 1938
10.11.1939 Eisernes Kreuz II.Klasse
26.09.1941 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.1942 Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)
00.00.194_ Verwundetenabzeichen in Silber
00.00.194_ Nahkampfspange in Bronze
04.06.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai SS-Hauptsturmführer der Reserve dan Führer II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" / III.(Germanische) SS-Panzerkorps / Armee-Abteilung Narwa / Heeresgruppe Nord

Aufzeichnungen (Catatan):
* Ayahnya berprofesi sebagai tukang bangunan
* Dia sempat menjadi insinyur mekanik sebelum bergabung dengan NSDAP dan SS
* Dalam pertempuran di garis pertahanan Tannenberg akhir Juli dan awal Agustus 1944 Bataillonskommandeur Frühauf terluka di bunker komandonya sementara sebuah tank Soviet berhasil menembus masuk sampai kesana. Di saat kritis ini tampillah SS-Rottenführer Stefan Strapatin, seorang Volksdeutsche mantan tentara Rumania yang bergabung dengan Waffen-SS, yang kemudian menghalau serangan tank Soviet tersebut menggunakan Panzerfaust sehingga menghindarkan batalyon Frühauf dari bencana! Strapatin nantinya mendapatkan Ritterkreuz dan juga empat buah Panzervernichtungsabzeichen.


 Carl-Heinz Frühauf muda sebagai seorang SS-Scharführer di SS-Standarte Germania. Melihat dari seragam abu-abu yang dikenakannya, setidaknya kita bisa tahu bahwa foto ini diambil paling awal tahun 1937 saat pertama kemunculannya. SS-Standarte sendiri adalah unit SS yang berkekuatan setara resimen yang terdiri dari beberapa Sturmbann (batalyon), yang terbagi lagi menjadi beberapa Sturm (kompi). Sistem penamaan unit khas SS ini diganti dengan sistem penamaan konvensional bulan Agustus 1940 saat unit-unit Waffen-SS yang ada direorganisasi ulang sekaligus diupgrade


SS-Oberscharführer Carl-Heinz Frühauf berpose di depan sebuah ranpur Sd.Kfz.221 (Leichter Panzerspahwagen). Kendaraan lapis baja ringan ini biasa dipakai oleh pasukan pelopor (Aufklärung) untuk mengintai posisi musuh dan kondisi medan sebelum pasukan utama datang. Dalam operasi penyerbuan ke Polandia (1939) dan Prancis (1940) Frühauf memang menjadi anggota pasukan pelopor dari SS-Infanterie-Regiment "Germania" yang kemudian dimasukkan menjadi bagian dari SS-Division Verfügungstruppe (cikal bakal Divisi SS "Das Reich")


 Carl-Heinz Frühauf naik pangkat dari SS-Oberscharführer menjadi SS-Untersturmführer bulan Juli 1941 saat Unternehmen Barbarossa sedang berlangsung. Waktu itu dia masih bertugas sebagai Ordonnanz-Offizier di SS-Infanterie-Regiment "Germania" / SS-Division (motorisiert) "Wiking". Tidak diketahui tanggal promosinya menjadi SS-Obersturmführer, yang jelas dia menjadi SS-Hauptsturmführer der Reserve tanggal 9 November 1942. Foto di atas sendiri memperlihatkan saat Frühauf masih berpangkat SS-Untersturmführer (setingkat Letnan Dua) yang merupakan pangkat pertama di jenjang perwira menengah


SS-Hauptsturmführer der Reserve Carl-Heinz Frühauf (Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland") dalam sebuah foto yang diambil oleh SS-Kriegsberichter Heinemann (PK SS Nederland) di Front Narva, musim semi 1944. Foto ini diambil pada saat perayaan promosi kenaikan pangkat komandan 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" Jürgen Wagner dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944, yang bertepatan dengan ulang tahun Adolf Hitler ke-55


 
Para kader 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" berfoto bersama di depan kamera untuk merayakan promosi kenaikan pangkat Brigadekommandeur dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Heinemann di front Narva. Karena mereka semuanya adalah bangsa Jerman, maka disini kita tidak melihat panji bendera Belanda yang biasanya dikenakan oleh anggota sukarelawan unit ini. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Lothar Hofer (Kommandeur II. Artillerie-Abteilung); SS-Hauptsturmführer Carl-Heinz Frühauf (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Sturmbannführer Dietrich Ziemssen (Ia Erster Generalstabsoffizier 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Jürgen Wagner (Kommandeur 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Hauptsturmführer Christian Steenholdt-Schütt (IIa Personalverwaltung 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Hauptsturmführer Hans Meyer (Kommandeur I.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Obersturmbannführer Hans Collani (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Hauptsturmführer Wilhelm Schlüter (Kommandeur I. Artillerie-Abteilung); dan SS-Hauptsturmführer Günter Wanhöfer (Kommandeur SS-Pionier-Bataillon 23 "Nederland")



 Para kader 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" berfoto bersama di depan kamera untuk merayakan promosi kenaikan pangkat Brigadekommandeur dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Heinemann di front Narva. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Lothar Hofer (Kommandeur II. Artillerie-Abteilung); SS-Hauptsturmführer Carl-Heinz Frühauf (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Hauptsturmführer Christian Steenholdt-Schütt (IIa Personalverwaltung 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Jürgen Wagner (Kommandeur 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Hauptsturmführer Hans Meyer (Kommandeur I.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Obersturmbannführer Hans Collani (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); dan SS-Hauptsturmführer Wilhelm Schlüter (Kommandeur I. Artillerie-Abteilung)


 SS-Hauptsturmführer der Reserve Carl-Heinz Frühauf (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "De Ruyter" / 4.SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland") mengenakan ledermantel (jaket kulit) super keren dalam sebuah foto studio yang dibuat tak lama setelah dia menerima medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Juni 1944. Ritterkreuz yang dikenakannya dalam foto ini sendiri adalah buatan S&L - yang merupakan produsen terbanyak medali tersebut selain dari Juncker


 SS-Sturmbannführer der Reserve Carl-Heinz Frühauf (Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Ausbildungs- und Ersatz-Abteilung I / SS-Panzer-Aufklärer-Regiment "Meyer" / SS-Panzer-Brigade "Westfalen") berdiri di kanan sambil  mengawasi pelatihan pasukan yang berada di bawah komandonya dalam hal penggunaan senapan Kar98k. Berhubung unit pelatihan yang dipimpinnya mempunyai embel-embel nama "panzer" maka kita bisa lihat bahwa beberapa anggotanya pun (latar belakang) memakai seragam hitam Panzertruppen. Frühauf memimpin unit ini dari bulan Februari 1945 s/d Mei 1945 dan merupakan penempatan terakhirnya sebelum perang usai