Tampilkan postingan dengan label Foto Upacara Penyerahan Medali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto Upacara Penyerahan Medali. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Februari 2015

Foto Upacara Penyambutan atas Penganugerahan Medali


Foto koleksi Rick Admiraal ini tampaknya memperlihatkan upacara penyambutan Oberleutnant Viktor Bauer (Staffelkapitän 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 3 "Udet") yang baru pulang dari upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Adolf Hitler di Führerhauptquartier Wehrwolf di Vinnitsa (Ukraina), akhir bulan Juli 1942. Bauer turun dari Messerschmitt Bf 108 "Taifun" (yang jendelanya dirias oleh dekorasi cantik!) dan langsung disambut oleh karangan bunga serta oleh seorang anggota unit yang memakai pakaian ala ksatria abad pertengahan. Sang ksatria abal-abal membacakan selembar kertas bergaya vintage yang kemungkinan berisi daftar belanjaan ke warung sebelah. Ritterkreuzträger yang berdiri kedua dari kanan di foto bawah adalah Oberfeldwebel Eberhard von Boremski ( Flugzeugführer di 9.Staffel / Jagdgeschwader 3 "Udet"). Di foto kedua dari bawah kita 


Sumber :
www.wehrmacht-awards.com

Senin, 26 Januari 2015

Foto Heinrich Himmler dalam Acara Penganugerahan Medali

 Upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #535 oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Oberrhein) untuk Oberleutnant der Reserve Otto Carius yang diselenggarakan pada tanggal 2 Januari 1945 di pinggiran Salzburg (Austria). Upacara ini terbilang LUAR BIASA karena Carius telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal 27 Juli 1944, tapi seremoninya secara resmi baru dilakukan lima bulan kemudian! Ini karena sang pahlawan panzer keburu terluka parah terkena tembakan di tujuh bagian tubuhnya (termasuk leher!) beberapa hari sebelum dia menerima Eichenlaub sehingga harus dirawat intensif selama berbulan-bulan di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan). Carius menerima berita penganugerahannya melalui surat kabar saat tergolek lemah di ranjang dan baru bisa berjalan dengan kakinya di bulan September. Pada saat foto ini diambil, dia tidak lagi bertugas di schwere Panzer-Abteilung 502 melainkan sudah ditransfer ke Panzer-Ersatz- und Ausbildungs-Abteilung 500. Hal menarik lainnya adalah upacara penganugerahannya yang dilakukan oleh Himmler, padahal upacara medali ukuran Eichenlaub ke atas biasanya dihadiri oleh Hitler langsung. Ini karena dari sejak akhir tahun 1944 sang Führer mulai membatasi kegiatan publiknya seiring dengan memburuknya situasi peperangan sehingga kegiatan semacam ini lalu diwakilkan kepada orang kepercayaannya seperti Himmler dan Göring


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Rabu, 21 Januari 2015

Foto Upacara Penganugerahan Ritterkreuz Kriegsmarine

-1940-
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Kapitänleutnant Otto Kretschmer (Kommandant U-99) yang diselenggarakan di Lorient pada tanggal 5 Agustus 1940 setelah Kretschmer kembali ke pangkalannya dari patroli yang berlangsung sukses (dia sendiri telah menerima berita tentang penganugerahannya sehari sebelumnya, tanggal 4 Agustus 1940, saat masih berada di lautan). Yang menyerahkan medali adalah Panglima Kriegsmarine Großadmiral Erich Raeder. Foto oleh Kriegsberichter Mannewitz


Kapitänleutnant Wilhelm Rollmann (komandan U-34, pangkat terakhir Fregattenkapitän) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes setelah kembali dari sebuah patroli yang sukses pada tanggal 28 September 1940 (dia sudah menerima berita penganugerahannya melalui radio dari tanggal 31 Juli 1940 saat masih berpatroli di lautan). Dalam dua patroli terakhirnya, dia telah menenggelamkan 13 kapal. Di antara korbannya adalah kapal perusak HMS Whirlwind dan kapal selam HMS Spearfish dari Inggris. Rollmann kelak menemui ajal di tengah samudera Atlantik, barat daya Ascension, tanggal 6 November 1943 setelah kapal selam yang dikomandaninya, U-848, tenggelam bersama seluruh awaknya akibat di-bom pesawat udara Amerika. Selama karir militernya, Rollmann sukses mengaramkan 25 kapal dengan total tonase 103.884 GRT

---------------------------------------------------------------------

-1941-

Ekspresi bahagia campur bangga kentara sekali dari wajah Oberleutnant sur See Erich Topp (komandan U-552) di hari penganugerahan Ritterkreuz yang diterimanya tanggal 20 Juni 1941 setelah dia menenggelamkan 14 kapal dan merusak 2 kapal


Hans Rehm menerima Ritterkreuz sebagai Korvettenkapitän dan kepala Flotilla Penyapu Ranjau 2 tanggal 31 Desember 1941

---------------------------------------------------------------------

 -1942-

 Kapitänleutnant Reinhard "Paukenschläger" Hardegen (kelahiran 18 Maret 1913) mendapat pemberitahuan bahwa dia telah dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 23 Januari 1942 sewaktu dia sedang berpatroli di lautan bersama U-123. Upacara pengalungan medali dilangsungkan saat kapal selam yang dikomandaninya merapat di pelabuhan Lorient (Prancis) tanggal 9 Februari 1942. Jagoan U-boat yang total menenggelamkan 22 kapal (115.656 GRT) ini nantinya mendapat pula Eichenlaub #89 tanggal 23 April 1942. Pangkat terakhirnya adalah Korvettenkapitän. BTW, Sampai tulisan ini dibuat (4 Oktober 2013), orang ini tercatat masih hidup dan berusia 100 tahun! Dia tercatat dalam buku Enny Errow sebagai kapten kapal selam terakhir Jerman yang masih bernafas!


Pada tanggal 13 Maret 1942, Kapitänleutnant Asmus Nicolai Clausen menerima kabar bahwa dia dianugerahi Ritterkreuz saat masih berada di tengah perairan Karibia, melakukan patroli bersama U-129. Para besatzung (awak) yang juga anakbuahnya lalu berinisiatif membuat sebuah Ritterkreuz imitasi untuk dipakai sementara waktu, dan jadilah foto unik ini! Clausen sendiri kemudian tewas tanggal 16 Mei 1943 bersama seluruh anakbuahnya setelah U-182 yang dikapteninya ditenggelamkan oleh kapal-kapal perusak Amerika saat berada dalam perjalanan pulang dari samudera Indonesia. Saat itu dia tercatat sebagai jagoan kapal selam yang telah menenggelamkan 24 kapal dengan total tonase 74.807 ton

 
Fregattenkapitän Jost Brökelmann difoto bersama dengan anjingnya saat upacara penganugerahan Ritterkreuz tanggal 14 Juni 1942. Saat itu pangkatnya masih Korvettenkapitän dan menjabat sebagai Chef 2.Räumbootflottille. Usai perang dia masih berkarir di Bundeswehr dan pensiun dengan pangkat Kapitän zur See

---------------------------------------------------------------------  

-1943-

 Kapitänleutnant Günter Jahn (Kommandant U-596) mendapatkan kalungan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes setelah pulang ke pangkalannya di Pola (Italia) tanggal 30 April 1943 dari patroli lautan yang berlangsung selama lima hari. Dia adalah salah satu kapten kapal selam Jerman yang paling sukses di perairan Mediterania yang dangkal dengan prestasi utamanya adalah menyeberangi Selat Gibraltar yang sempit dan dipertahankan dengan kuat oleh Inggris tanpa terdeteksi! Selama karir militernya, Jahn tercatat menenggelamkan lima buah kapal (27.572 GRT) dan merusakkan dua sisanya (14.180 GRT)


Kapitänleutnant Karl Müller menerima Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 8 Juli 1943 sebagai komandan S 52 di 5.Schnellbootflottille. Dia mendapatkan medali bergengsi tersebut setelah berhasil menenggelamkan kapal perusak Inggris "Eskdale" tanggal 14 April 1943 bersama dengan S 65. Seusai Perang Dunia II Müller melanjutkan karir di Bundesmarine (16 Oktober 1956 - 30 November 1957) dan pensiun dengan pangkat Kapitän zur See

---------------------------------------------------------------------

-1944-

Upacara penganugerahan Ritterkreuz untuk Kapitänleutnant (Ing.) Karl-Heinz Wiebe, Kepala Insinyur (Leitender Ingenieur) dari U-178 yang dikalungkan langsung oleh Kapten U-178, Kapitänleutnant Wilhelm Spahr (kiri), tanggal 25 Mei 1944 di Bordeaux, Prancis. Wiebe sendiri telah menerima berita penganugerahannya tiga hari sebelumnya, tanggal 22 Mei 1944. Saat itu U-178 baru pulang dari patroli yang berlangsung selama 181 hari dan bermula dari Penang, Malaysia!


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Korvettenkapitän der Reserve Dr.-Ing. Viktor Rall, Chef 15.Vorpostenflottille yang berpangkalan di Le Havre, yang diadakan pada tanggal 10 Juni 1944 (empat hari setelah penyerbuan Sekutu di Normandia dimulai!)



Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Karl-Heinz Marbach (Kommandant U-953) oleh Befehlshaber der Unterseeboote (BdU) yang berlangsung di Berlin pada bulan Agustus 1944 (Marbach sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal tanggal 22 Juli 1944). Disini Marbach (kanan) menerima medali bergengsi tersebut dari tangan Kapitän zur See Hans Rudolf Rösing yang merupakan Führer der Unterseeboote (FdU) West



Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Karl-Heinz Marbach (Kommandant U-953) oleh Befehlshaber der Unterseeboote (BdU) yang berlangsung di Berlin pada bulan Agustus 1944 (Marbach sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal tanggal 22 Juli 1944). Ketika sang kapten U-boat berangkat ke Berlin untuk menghadiri upacara penganugerahannya, pelabuhan laut Brest (Prancis) dimana U-953 bersandar dikepung oleh pasukan Sekutu sehingga Marbach tidak bisa kembali! Sebagai pengganti kapten kapal selam dari tipe VIIC tersebut ditunjuklah Oberleutnant zur See Herbert A. Werner sementara Marbach sendiri ditugasi menjadi kapten U-3014 pada tanggal 17 Desember 1944 meskipun tidak sempat melakukan patroli perang


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant zur See Karl-Heinz Marbach (Kommandant U-953) oleh Befehlshaber der Unterseeboote (BdU) yang berlangsung di Berlin pada bulan Agustus 1944 (Marbach sendiri telah menerima berita penganugerahannya dari tanggal tanggal 22 Juli 1944). Disini Marbach (kiri) yang berkalungkan bunga berfoto bersama dengan sesama Ritterkreuzträger, Oberleutnant zur See Heinz Sieder, yang merupakan Kommandant U-984 dan telah menerima Ritterkreuz sejak satu bulan sebelumnya (8 Juli 1944)


Sumber :
Buku "Die Kriegsfarht des Hilfskreuzers Atlantis" karya Ulrich Mohr
Buku "Uniforms of the Third Reich - A Study in Photography" karya A. Hayes dan J. Maguire
Foto koleksi pribadi Haruki Shindo
Foto koleksi pribadi Jerry W.
Foto koleksi pribadi Joe Slavik

Foto koleksi pribadi Sepp45
www.audiovis.nac.gov.pl
www.forum.axishistory.com

www.fourthreich.info 
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.norgeslexi.no
www.rommel-lebt.com

www.uboat.net
www.wehrmacht-awards.com

Senin, 01 Desember 2014

Foto Hermann Göring dan Upacara Penganugerahan Medali

 Acara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 24 Mei 1940 yang diserahkan oleh Panglima Luftwaffe Generalfeldmarschall Hermann Göring terhadap para ksatria Jerman yang berprestasi dalam penyerbuan ke Negara-Negara Bawah. Dari kiri ke kanan: Oberst Bruno Bräuer (Kommandeur Fallschirmjäger-Regiment 1); Hauptmann Fritz Prager (Kommandeur II.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 1); Oberleutnant Horst Kerfin (Chef 11.Kompanie / Fallschirmjäger-Regiment 1); dan Oberst Hans Kreysing (Kommandeur Infanterie-Regiment 16). Yang pake baju putih kalau nggak salah tukang colenak!

 
Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para perwira Fallschirmjäger yang diselenggarakan pada tanggal 21 Agustus 1941 dan diserahkan langsung oleh Panglima Luftwaffe Hermann Göring. Dari kiri ke kanan: General der Flieger Gustav Kastner-Kirdorf (Chef des Luftwaffen-Personalamts/RLM); Reichsmarschall Hermann Göring (Reichsminister der Luftfahrt und Oberbefehlshaber der Luftwaffe); General der Flieger bzw. später der Fallschirmtruppe Kurt Student (Kommandierender General des XI. Flieger-Korps); Generalmajor Hermann-Bernhard Ramcke (Kommandeur Fallschirmjäger-Sturm-Regiment); Oberstabsarzt Dr.med. Heinrich Neumann (Truppenarzt Fallschirmjäger-Sturm-Regiment); dan Major Hans Kroh (Kommandeur I.Bataillon/Fallschirmjäger-Regiment 2). Disini Student hanya menemani saja karena dia sudah mendapatkan medali bergengsi tersebut dari tanggal 12 Mei 1940 sebagai Kommandeur 7. Flieger-Division


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk para perwira Fallschirmjäger yang diselenggarakan pada tanggal 21 Agustus 1941 dan diserahkan langsung oleh Reichsmarschall Hermann Göring (Reichsminister der Luftfahrt und Oberbefehlshaber der Luftwaffe), bertempat di dekat kereta api pribadinya (Sonderzug) yang dinamai "ASIEN". Di belakang Göring berdiri memperkenalkan General der Flieger bzw. später der Fallschirmtruppe Kurt Student (Kommandierender General XI. Fliegerkorps), sementara yang memunggungi kamera adalah dua dari tiga penerima Ritterkreuz di hari itu, dan mereka adalah (dari kiri ke kanan): Major Hans Kroh (Kommandeur I.Bataillon/Fallschirmjäger-Regiment 2) dan Oberstabsarzt Dr.med. Heinrich Neumann (Truppenarzt Fallschirmjäger-Sturm-Regiment)


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang diselenggarakan tanggal 21 Agustus 1941 untuk tiga orang perwira Fallschirmjäger yang berprestasi. Dari kiri ke kanan: Major Hans Kroh (Kommandeur I.Bataillon / Fallschirmjäger-Regiment 2); Feldwebel Wilhelm Kempke (Gruppenführer 1.Kompanie / Fallschirmjäger-Sturm-Regiment / 7.Flieger-Division); dan Feldwebel Erich Schuster (Gruppenführer 3.Kompanie / Fallschirmjäger-Sturm-Regiment / 7.Flieger-Division)


Upacara penganugerahan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang pilot pemburu Luftwaffe yang diselenggarakan di Führerhauptquartier Wehrwolf di Vinnitsa (Ukraina), akhir bulan Juli 1942. Sebelum acara dimulai, kedua orang pahlawan Jerman yang mendapat medali bertemu dengan Reichsmarschall Hermann Göring (Oberbefehlshaber der Luftwaffe). Dari kiri ke kanan: Göring, Oberleutnant Erwin Clausen (Staffelkapitän 6.Staffel / II.Gruppe / Jagdgeschwader 77. Eichenlaub #106 tanggal 23 Juli 1942) dan OberleutnantViktor Bauer (Staffelkapitän 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 3 "Udet". Eichenlaub #107 tanggal 26 Juli 1942)




Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.wehrmacht-awards.com

Rabu, 08 Oktober 2014

Foto Upacara Penyerahan Medali di Rumah Sakit


 SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Herbert Otto Gille (Kommandeur 5. SS-Panzer-Division "Wiking") menjenguk SS-Obersturmführer Hans Drexel (stellvertreter Führer II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment "Westland" / 5.SS-Panzer-Division "Wiking") yang terluka di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) sekaligus menganugerahkannya dengan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, 14 Oktober 1943. Dia mendapatkannya setelah, sebagai komandan batalyon sementara, berhasil menggagalkan serangan Rusia di Boiki tanggal 28 September 1943


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant Herbert Bartels (Führer 3.Batterie / Reserve-Flak-Abteilung 293 / Flak-Regiment 42 (motorisiert) / 9.Flak-Division / I.Flakkorps / Luftflotte 4) yang diselenggarakan pada tanggal 22 November 1943. Upacara tersebut dilangsungkan di rumah sakit karena waktu itu Bartels masih menjalani perawatan atas luka-luka yang diterimanya dalam pertempuran (karena itulah kita bisa melihat suster-suster DRK ikut numpang-nampang dalam foto ini!). Yang menyerahkannya adalah Generalleutnant Richard Reimann (Kommandierender General I. Flakkorps), disini dia berdiri di sebelah kiri Bartels dengan diselingi oleh seorang suster yang - saya berani sumpah - adalah orang bule!

Hauptmann Walter-Christian Müller (Kommandeur Panzerjäger-Abteilung 389) terlihat happy tak lama setelah pengalungan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes dan karangan bunga tanggal 27 Juli 1944 walaupun saat itu notabene sedang dirawat di rumah sakit setelah menderita luka-luka dalam pertempuran. Seusai perang dia bergabung dengan Bundeswehr tahun 1959 dan pensiun pada tanggal 31 Maret 1971 dengan pangkat terakhir Oberstleutnant (pangkat terakhirnya di Wehrmacht adalah Major)

 Obergefreiter Kurt Nöbel (Gruppenführer 1.Kompanie(reit.) / Aufklärungs-Abteilung 7 / 7.Infanterie-Division) mendapat anugerah Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 30 November 1943 di Feldlazarett (rumah sakit lapangan) Wehrmacht. Rupanya setelah pertempuran yang melambungkan namanya (tapi sekaligus membuatnya terluka sehingga harus dirawat di rumah sakit), Nöbel direkomendasikan oleh komandannya untuk mendapatkan Ritterkreuz, dan diterima. Jadilah upacara pemberian medali yang sederhana tapi tetap membanggakan!


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Waffen-Unterscharführer der SS Harald Nugiseks (Zugführer di 1.Kompanie / I.Bataillon / SS-Freiwiligen-Grenadier-Regiment 46 / 20.Waffen-Grenadier-Division der SS) yang dilaksanakan di rumah sakit militer Türi (Estonia) pada hari kamis tanggal 20 April 1944 saat Nugiseks menjalani perawatan atas sakitnya. Upacara penganugerahan yang dihadiri oleh SS-Oberführer Franz Augsberger (memakai einheitsfeldmütze, Kommandeur 20. Estnische SS-Freiwilligen-Division) dan SA-Obergruppenführer Karl-Siegmund Litzmann (botakers, Generalkommissar für Estland im Reichskommissariat Ostland) ini mendapat liputan luas dan diberitakan dalam Wehrmachtbericht (siaran radio propaganda harian Wehrmacht) serta majalah SIGNAL. Nugiseks sendiri secara resmi mendapatkan Ritterkreuz-nya dari tanggal 9 April 1944. Uniknya, Nugiseks masuk rumah sakit bukan akibat dari luka-lukanya di medan pertempuran melainkan karena sakit misterius (komplikasi tipus, pneumonia dan sakit telinga) saat dia sedang cuti di kampung halamannya di Türi! Sakit ini sempat membuatnya kehilangan kesadaran selama delapan hari dan berat badannya sampai merosot drastis, turun menjadi hanya 49kg saja. Dokter pun sudah menyerah atas kondisinya. Ternyata nun jauh di Berlin sana tersiar berita tentang sekaratnya sang pahlawan pemberani Estonia. Dokter terbaik Jerman bergelar profesor medis langsung didatangkan menggunakan pesawat untuk merawat Nugiseks (yang tidak dapat mengingat namanya). Sejak saat itu kesehatannya makin membaik, yang terlihat dari foto verleihung (upacara penganugerahan) disini. BTW, ketika SS-Kriegsberichter yang mewawancarainya menanyakan apa yang telah terjadi di jembatan Vaasa-Siivertsi-Vepsküla (yang membuatnya dianugerahi Ritterkreuz), Nugiseks seperti biasanya menjawab singkat: "Kami bertempur seperti di setiap pertempuran lainnya." Dia adalah persis seperti yang disebut oleh sebuah headline suratkabar yang terbit keesokan harinya: "Silent Hero" (Pahlawan Sunyi)!

 
Unteroffizier Otto Rodewald (Gruppenführer di Nachrichtenzug / Grenadier-Regiment 948 / 359.Infanterie-Division) mempertunjukkan keberanian yang mengagumkan dalam pertempuran di Tarnopol ketika dia menghancurkan lima tank T-34 Soviet dengan senjata tangan hanya dalam waktu 45 menit, padahal dia hanyalah seorang petugas sandi! Ketika hendak menghancurkan tank keenam, Rodewald terluka oleh pecahan bom. Atas prestasinya ini, dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 24 Maret 1944 yang dikalungkan oleh General der Panzertruppe Erhard Raus (kiri). Lokasinya? Ya di tempat dimana Rodewald menjalani perawatan atas luka-lukanya, yaitu di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan)!


 Pemberian medali Eisernes Kreuz II.Klasse dan Infanterie-Sturmabzeichen oleh seorang Hauptmann (kemungkinan Kompaniechef, komandan kompi) kepada prajurit bawahannya yang terluka yang diselenggarakan di Feldlazarett (Rumah Sakit Lapangan) di Nowo Alexandrowskoje, Rusia, tahun 1942



Sumber :

Minggu, 14 September 2014

Upacara Promosi Kenaikan Pangkat Wehrmacht

 1 Agustus 1941 : upacara kenaikan pangkat dari Leutnant menjadi Oberleutnant untuk Heinz Bär (Flugzeugführer di 1.Staffel / Jagdgeschwader 51). Dia adalah jagoan udara Luftwaffe yang telah mencetak puluhan kemenangan udara dan telah mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes atas prestasinya tersebut satu bulan sebelumnya (2 Juli 1941)

 
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi ini memperlihatkan Hauptmann Theodor Schulz (Kommandeur II.Bataillon / Jäger-Regiment 75 / 5.Jäger-Division) dipromosikan menjadi Major oleh Generalleutnant Friedrich Sixt (Kommandeur 5. Jäger-Division) tanggal 17 September 1944. Dari kiri ke kanan: Sixt, Major Dieter Keller (IIa Personalverwaltung 5. Jäger-Division) dan Hauptmann Schulz. Dalam foto ini kita bisa dengan jelas melihat Ehrenblattspange des Heeres (lingkaran merah) yang didapatkan Schulz tanggal 17 Februari 1944, sementara Deutsches Kreuz in Gold di dada kanan yang didapatkannya tanggal 3 Oktober 1942 tidak terlihat dalam foto ini


 
Para kader 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" berfoto bersama di depan kamera untuk merayakan promosi kenaikan pangkat Brigadekommandeur dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Heinemann di front Narva. Karena mereka semuanya adalah bangsa Jerman, maka disini kita tidak melihat panji bendera Belanda yang biasanya dikenakan oleh anggota sukarelawan unit ini. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Lothar Hofer (Kommandeur II. Artillerie-Abteilung); SS-Hauptsturmführer Carl-Heinz Frühauf (Kommandeur II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Sturmbannführer Dietrich Ziemssen (Ia Erster Generalstabsoffizier 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Jürgen Wagner (Kommandeur 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Hauptsturmführer Christian Steenholdt-Schütt (IIa Personalverwaltung 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Hauptsturmführer Hans Meyer (Kommandeur I.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Obersturmbannführer Hans Collani (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Hauptsturmführer Wilhelm Schlüter (Kommandeur I. Artillerie-Abteilung); dan SS-Hauptsturmführer Günter Wanhöfer (Kommandeur SS-Pionier-Bataillon 23 "Nederland")



 Para kader 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" berfoto bersama di depan kamera untuk merayakan promosi kenaikan pangkat Brigadekommandeur dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Foto ini diambil oleh SS-Kriegsberichter Heinemann di front Narva. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Lothar Hofer (Kommandeur II. Artillerie-Abteilung); SS-Hauptsturmführer Carl-Heinz Frühauf (Kommandeur II.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Hauptsturmführer Christian Steenholdt-Schütt (IIa Personalverwaltung 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Jürgen Wagner (Kommandeur 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Hauptsturmführer Hans Meyer (Kommandeur I.Bataillon/SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); SS-Obersturmbannführer Hans Collani (Kommandeur SS-Panzergrenadier-Regiment 49 "de Ruyter"); dan SS-Hauptsturmführer Wilhelm Schlüter (Kommandeur I. Artillerie-Abteilung)


 Para kader 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" berfoto bersama di depan kamera untuk merayakan promosi kenaikan pangkat Brigadekommandeur dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Hauptsturmführer Christian Steenholdt-Schütt (IIa Personalverwaltung 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Jürgen Wagner (Kommandeur 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland"); dan SS-Sturmbannführer Dietrich Ziemssen (Ia Erster Generalstabsoffizier 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland")


 Para kader 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" berfoto bersama di depan kamera untuk merayakan promosi kenaikan pangkat Brigadekommandeur dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Dari kiri ke kanan: SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Jürgen Wagner (Kommandeur 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland") dan SS-Sturmbannführer Dietrich Ziemssen (Ia Erster Generalstabsoffizier 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland")


 Sebuah kue ucapan selamat disiapkan untuk komandan 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade "Nederland" Jürgen Wagner yang baru saja mendapat promosi kenaikan pangkat dari SS-Oberführer menjadi SS-Brigadeführer tanggal 20 April 1944. Terdapat tulisan di atasnya yang berbunyi" "Herzlichen glückwunsch unserem General!" (Selamat untuk Jenderal kami!)


Foto ini diambil pada tanggal 10 Agustus 1944 di  luar bunker perlindungan di Führerhauptquartier Wolfsschanze Rastenburg pada saat upacara kenaikan pangkat secara resmi Sepp Dietrich dari SS-Obergruppenführer menjadi SS-Oberstgruppenführer (pengumumannya sendiri telah diterima oleh Dietrich dari tanggal 1 Agustus 1944) - yang ditandai dengan penyematan pips tambahan di schulterklappen (tanda pangkat bahu) dan kragenspiegel (tanda pangkat kerah) - sekaligus penganugerahan Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern #16 (pengumumannya diterima dari tanggal 6 Agustus 1944) oleh Adolf Hitler. Foto diambil sebelum upacara tersebut dan memperlihatkan, dari kiri ke kanan: SS-Oberstgruppenführer und Panzer-Generaloberst der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS-Panzerkorps), SS-Hauptsturmführer Otto Günsche (Persönlicher Adjutant Adolf Hitler), SS-Sturmbannführer Erich Kempka (Hitlers Fahrer), SS-Hauptsturmführer Hermann "Bibl" Weiser (Adjutant I. SS-Panzerkorps), dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Hermann Fegelein (Verbindungsoffizier der Waffen-SS zum Führerhauptquartier)


 Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. Panzerkorps) di hari penganugerahan Brillanten zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwertern tanggal 10 Agustus 1944 yang diberikan langsung oleh Adolf Hitler di Führerhauptquartier Wolfsschanze Rastenburg. Di hari yang sama dia juga naik pangkat dari SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS menjadi SS-Oberstgruppenführer und Panzer-Generaloberst der Waffen-SS. Perhatikan foto ini dan foto sebelumnya: di kragenspiegel dan schulterklappen Dietrich telah muncul satu pips tambahan, sementara Schwerter di Ritterkreuz-nya sekarang telah bertabur berlian! BTW, hanya ada tiga orang lain dari Schutzstaffel yang mendapat pangkat setinggi itu: Paul Hausser (Generaloberst der Waffen-SS), Kurt Daluege (Generaloberst der Polizei) dan Franz-Xaver Schwarz (Generaloberst honoris causa). Reichsführer-SS Heinrich Himmler sebenarnya menawarkan pangkat SS-Oberstgruppenführer honoris causa (kehormatan) kepada Albert Speer dan Hermann Göring, namun mereka berdua menolaknya

Sumber :