Tampilkan postingan dengan label Foto Unit dan Organisasi Nazi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto Unit dan Organisasi Nazi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juli 2015

Foto 26. Panzer-Division

PERAIH RITTERKREUZ

Hauptmann Franz Bayer (3 Februari 1920 - ? ) dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 9 Mei 1945 sebagai Hauptmann dan Kommandeur I.Abteilung / Panzer-Regiment 26 / 26.Panzer-Division / 10.Armee / Heeresgruppe C. Beberapa ketidakjelasan timbul di sekitar proposalnya. Pertama: tidak jelas mana yang menjadi unit Bayer saat itu: apakah 26. Panzer-Division ataukah Panzergrenadier-Division Großdeutschland (saya mengambil versi pertama dari Walther-Peer Fellgiebel), kedua: pada saat hampir bersamaan (Januari 1945) dua pihak mengajukan proposal penganugerahan Ritterkreuz bagi Bayer (I./26.Pz.Div. dan III.Panzerkorps), tidak diketahui manakah yang akhirnya diterima. Parahnya lagi, selama beberapa waktu proposalnya tidak tersentuh dan baru diproses beberapa hari menjelang berakhirnya perang, sehingga ketika pada akhirnya disetujui (9 Mei 1945), dia sudah masuk ke kategori "Dönitz-Erlaß" yang dianggap tidak sah oleh Deutsche Dienststelle (WASt). Bayer sendiri mendapatkan medali bergengsi tersebut setelah dalam pertempuran di Komarom periode 22-24 Desember 1944, detasemennya (yang berkekuatan hanya 17 panzer) berhasil menghancurkan 73 tank, 26 senjata anti-tank, dan 17 kendaraan Soviet lainnya, sementara hanya menderita 1 panzer yang menjadi korban! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (1 Oktober 1941) und I.Klasse (20 Oktober 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (10 Januari 1942); Panzervernichtungsabzeichen in Silber (18 Agustus 1942); Deutsches Kreuz in Gold (7 Oktober 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (12 Agustus 1942); Verwundetenabzeichen in Gold (1943); serta Panzerkampfabzeichen III.Stufe "50" (27 April 1944)


Sumber :
Foto koleksi pribadi Paul D.
www.warrelics.eu

Selasa, 28 Juli 2015

Foto 5. Fallschirmjäger-Division

PERAIH RITTERKREUZ

Leutnant Friedrich Bausch (6 Agustus 1915 - 21 April 1971) lahir di Schluckenau/Bohemia ketika wikayahnya masih menjadi bagian dari Kekaisaran Austro-Hungaria. Beberapa tahun kemudian tempat kelahirannya menjadi bagian dari Cekoslowakia dan Bausch menjadi seorang Volksdeutsche (Jerman Perantauan). Ketika Nazi Jerman menganeksasi negaranya pada tahun 1938, Bausch otomatis menjadi warga negara Jerman yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota Wehrmacht, dan dia memilih Luftwaffe. Dalam Perang Dunia II dia terlibat dalam banyak aksi pertempuran, diantaranya yang paling menonjol adalah Pertempuran Kreta, Unternehmen Barbarossa, Pengepungan Leningrad, Pertempuran Sisilia, Pertempuran Monte Cassino, Pertempuran Normandia, Operation Cobra, Pertempuran Ardennes, dan Kantong Ruhr. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 12 Maret 1945 sebagai Leutnant dan Führer 3.Kompanie / Fallschirm-Pionier-Bataillon 5 / 5.Fallschirmjäger-Division / LXVI.Armeekorps / 5.Panzerarmee. Setelah perang usai dia menjadi ayah dari tiga orang anak dan bekerja di tempat penyewaan mobil. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (Januari 1942) und I.Klasse (Maret 1942); Fallschirmschützenabzeichen; Erdkampfabzeichen der Luftwaffe; Nahkampfspange in Silber; serta Deutsches Kreuz in Gold (1 Januari 1945)


Sumber :
www.das-ritterkreuz.de

Foto Sturmgeschütz-Abteilung 286 / Sturmgeschütz-Brigade 286

KOMMANDEUR


 Major der Reserve Dr.jur. Albert Bausch (2 Juli 1904 - 29 Agustus 1944) bergabung dengan 4.Batterie / Artillerie-Regiment 75 pada tanggal 21 Desember 1937. Pada bulan Desember 1940 dia berstatus sebagai Führerreserve (cadangan aktif) untuk belajar cara pengoperasian StuG (Sturmgeschütz). Pada awal kampanye Jerman di Rusia, dia merupakan anggota Sturmgeschütz-Abteilung 275. Setelah sempat dipindahkan ke Sturmgeschütz-Abteilung 226, Bausch lulus dari pendidikan komandan Sturmartillerie pada tanggal 1 Oktober 1943 dan langsung dipercaya sebagai Komandan Sturmgeschütz-Abteilung 286. Pada bulan Desember 1943 Bausch dengan sukses memimpin unitnya menghancurkan lebih dari 70 tank Rusia, ditambah dengan 21 senjata anti-tank serta beberapa bunker pertahanan musuh. Sampai saat itu Bausch pribadi tercatat telah menghancurkan 29 tank. Atas prestasinya tersebut dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 10 Februari 1944 sebagai Hauptmann der Reserve dan Kommandeur Sturmgeschütz-Abteilung 286 / LII.Armeekorps / 8.Armee / Heeresgruppe Süd. Sebagai tambahan, dia juga naik pangkat menjadi Major d.R. Beberapa bulan kemudian, sang komandan pemberani gugur dalam pertempuran di Piatra Neamt (Rumania). Bausch dinominasikan untuk mendapatkan Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes. Heerespersonalamt menerima proposal penganugerahannya pada tanggal 11 Oktober 1944. Sayangnya, proses lebih lanjut kasus ini tidak terdokumentasikan, meskipun bisa dipastikan bahwa dia telah tertolak. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (13 Juni 1940) und I.Klasse (6 Oktober 1942); Verwundetenabzeichen in Silber; Allgemeine-Sturmabzeichen; serta Deutsches Kreuz in Gold (4 Juli 1943)


Sumber :
www.das-ritterkreuz.de
www.die-sturmartillerie.com
www.lexikon-der-wehrmacht.de

Minggu, 26 Juli 2015

Foto Panzer-Brigade

PANZER-BRIGADE 112

 
 
Seorang Zugführer (Komandan Peleton) berpangkat Leutnant (memakai kacamata) mengumpulkan empat orang komandan tank anakbuahnya di depan sebuah Panzer-Befehlswagen IV (7,5 cm Kw.K. L/48) Ausf. H (Sd.Kfz.161/2) Nr.508 dari 5.Kompanie / Panzer-Brigade 112 / XXXXVII.Panzerkorps / 5.Panzerarmee dan berpose untuk kepentingan propaganda sebelum berangkat bertempur. Pada saat itu XXXXVII. Panzerkorps (General der Panzertruppe Heinrich Freiherr von Lüttwitz) terdiri dari 21. Panzer-Division, Panzer-Brigade 111, Panzer-Brigade 112, dan Panzer-Brigade 113. Foto diambil di desa Abreschviller, Moselle, di sektor Sarrebourg (Prancis) di tengah kecamuk Pertempuran Arracourt/Lorraine tanggal 20 September 1944


 Seorang Zugführer (Komandan Peleton) berpangkat Leutnant dari 5.Kompanie / Panzer-Brigade 112 / XXXXVII.Panzerkorps / 5.Panzerarmee berpose untuk kepentingan propaganda di atas Panzerbefehlswagen IV (7,5 cm Kw.K. L/48) Ausf. H (Sd.Kfz.161/2) Nr.508 saat unitnya beristirahat di desa Abreschviller, Moselle, di sektor Sarrebourg (Prancis) di tengah kecamuk Pertempuran Arracourt/Lorraine tanggal 20 September 1944. Panzerbefehlswagen IV (secara harfiah berarti Panzer IV tunggangan komandan unit) dalam foto ini dilengkapi dengan dua antena radio (FuG5 and FuG8) untuk memfasilitasi komunikasi. Bagian lapisan baja terluarnya juga dilapisi tambahan zimmerit anti peledak magnetik. Warna dasarnya adalah kuning tua yang dikombinasikan dengan hijau zaitun dan merah kecoklat-coklatan. Si Leutnant sendiri adalah seorang veteran dari berbagai pertempuran, yang terlihat dari segambreng medali dan penghargaan yang tertempel di seragam hitamnya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse, Panzerkampfabzeichen in Silber, Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille), dan Krimschild. Sebagai pelengkap komunikasi dia mengenakan kopfhörer (headphone) serta Kehlkopfmikrofon (mikrofon tenggorokan)


Sumber :
www.fuehrer3345.tumblr.com

Jumat, 19 Juni 2015

Foto 110. Infanterie-Division

 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Obergefreiter Adolf Waßmann (MG-Schütze di 6.Kompanie / II.Bataillon / Grenadier-Regiment 255 / 110.Infanterie-Division) yang diselenggarakan di tengah padang bersalju pada tanggal 16 Maret 1944. Yang memberikan medali adalah Komandan 110. Infanterie-Division, Generalleutnant Eberhard von Kurowski


Sumber :
www.historicalwarmilitariaforum.com

Foto 121. Infanterie-Division

 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberfeldwebel Alfred Sprengel (Zugführer di 5.Kompanie / I.Bataillon / Grenadier-Regiment 405 / 121.Infanterie-Division) yang diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 1944. Sebagai orang yang menyerahkan medali adalah Komandan 121. Infanterie-Division, Generalleutnant Hellmuth Prieß


Sumber :
www.historicalwarmilitariaforum.com

Foto 296. Infanterie-Division

 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes yang diselenggarakan pada akhir bulan April 1943 oleh Grenadier-Regiment 519 / 296. Infanterie-Division untuk dua orang anggotanya yang paling berprestasi: Theodor Prost dan Gottfried Donat. Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant Alfred Druffner (Kommandeur Grenadier-Regiment 519), Oberfeldwebel Theodor Prost (Zugführer di 12.Kompanie [MG] / III.Bataillon / Grenadier-Regiment 519), Generalleutnant Erich Jaschke (Mit der Führung LV. Armeekorps), dan Oberleutnant der Reserve Gottfried Donat (Chef 5.Kompanie / I.Bataillon / Grenadier-Regiment 519)


Sumber :
www.historicalwarmilitariaforum.com

Selasa, 26 Mei 2015

Foto 113. Infanterie-Division

Akhir bulan Oktober 1942: Para prajurit dari 113. Infanterie-Division berlarian keluar dari lubang perlindungan mereka untuk menyerbu musuh dengan senjata ringan mereka. Menggali parit pertahanan dengan bermodalkan sekop lipat pendek yang mereka miliki adalah sebuah hal yang teramat sulit di sekitar kota Stalingrad yang dipenuhi oleh bangunan, puing-puing dan tanah keras. Pertempuran yang konstan, kekurangan pasokan amunisi dan kelelahan luar biasa menjadi makanan sehari-hari para Landser malang ini


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad

Senin, 25 Mei 2015

Foto Infanterie-Division RAD Nr.3 "Theodor Körner"

KOMMANDEUR

 Generalleutnant Bruno Frankewitz (8 Desember 1897 - 11 Agustus 1982) adalah veteran Perang Dunia Pertama yang kemudian terlibat dalam banyak kampanye militer Jerman di Perang Dunia II, diantaranya adalah: aneksasi Sudetenland, penyerbuan Polandia, pertempuran Prancis, Unternehmen Barbarossa, pengepungan Leningrad, ofensif Baltik, ofensif Riga, dan kampanye Kurland. Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #2725 pada tanggal 29 Februari 1944 sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 215.Infanterie-Division / L.Armeekorps / 18.Armee / Heeresgruppe Nord, serta Eichenlaub zum Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #790 tanggal 16 Maret 1945 sebagai Generalleutnant dan Kommandeur 215.Infanterie-Division / XVIII.Armeekorps / 2.Armee / Heeresgruppe Weichsel. Selain sebagai komandan 215. Infanterie-Division (12 November 1942 - 6 April 1945), Frankewitz juga tercatat memimpin Infanterie-Division RAD Nr.3 "Theodor Körner" (6 April 1945 - 7 Mei 1945). Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (7 Agustus 1915) und I.Klasse (27 Januari 1918); Hamburgisches Hanseatenkreuz; Verwundetenabzeichen 1918 in Silber; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV. bis I. Klasse; Königlich Ungarische Kriegs-Erinnerungs-Medaille mit Schwertern; Königlich Bulgarische Kriegs-Erinnerungs-Medaille mit Schwertern; Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938 mit Spange “Prager Burg”; 1939 Spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (21 September 1939) und I.Klasse (3 Oktober 1939); Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Medaille “Winterschlacht im Osten 1941/1942” (1942); Deutsches Kreuz in Gold (1 April 1942); Finnischer Freiheitskreuz II. Klasse mit Schwertern (29 Maret 1943); serta Ärmelband “Kurland”. Namanya juga disebutkan dalam Wehrmachtbericht dua kali (6 Februari 1944 dan 29 Desember 1944)




Sumber :
www.lexikon-der-wehrmacht.de

Rabu, 15 April 2015

Foto Heer

Para anggota Heer - yang tampaknya merupakan pasukan penjaga kehormatan - berbaris rapi dalam sebuah upacara yang diadakan di Finlandia. Prajurit-prajurit ini membawa serta senapan Kar98 yang dilengkapi dengan seitengewehr (bayonet/sangkur), sementara komandannya yang berpangkat Leutnant tidak dilengkapi senjata apa-apa (meskipun kemungkinan membawa pedang upacara)


Sumber :
www.sa-kuva.fi

Minggu, 01 Maret 2015

Foto Sturmgeschütz-Abteilung 300 / Sturmgeschütz-Brigade 300 / Heeres-Sturmartillerie-Brigade 300

PERAIH RITTERKREUZ



Major Heinz Baurmann (11 November 1919 - 7 Desember 1996) adalah jagoan pembunuh tank dengan 38 korban yang dicetaknya semasa bergabung dengan Sturmgeschütz-Abteilung 667, Sturmgeschütz-Brigade 322 serta Sturmgeschütz-Brigade 300. Prestasi terbesarnya dicatatnya pada bulan April 1945 saat StuG-Brigade 300 yang dipimpinnya menghancurkan 50 tank Soviet dalam Pertempuran Bautzen. Tak lama kemudian Baurmann dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 4 Mei 1945 sebagai Hauptmann dan Kommandeur Sturmgeschütz-Brigade 300 (Feld) / VIII.Armeekorps / 17.Armee / Heeresgruppe Mitte saat masih tergolek di rumah sakit untuk menjalani perawatan atas luka ketujuh yang dideritanya di medan pertempuran dan membuat paha kanannya diamputasi! Sayangnya, tak ada bukti penganugerahan medali yang tersimpan di Bundesarchiv. Berdasarkan keterangan dari Walther-Peer Fellgiebel, presentasinya dibuat oleh Generalfeldmarschall Ferdinand Schörner berdasarkan peraturan tentang hak penganugerahan secara otonomi tertanggal 3 Mei 1945. Penulis buku Thomas dan Wegmann menyebutkan tentang adanya pesan teleprinter dari Schörner tertanggal 4 Mei 1945 yang memverifikasi klaim tersebut. Veit Scherzer menolak klaim ini, sementara Ordensgemeinschaft der Ritterkreuzträger des Eisernen Kreuzes e.V. alias OdR menerimanya. Seusai Perang Dunia II Baurmann bergabung dengan Bundeswehr (21 Maret 1956 - 31 Maret 1971) dan pensiun dengan pangkat Oberstleutnant. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (1 Juli 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (11 September 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Allgemeines-Sturmabzeichen in Silber; Verwundetenabzeichen in Gold; serta Deutsches Kreuz in Gold (16 April 1943)


Sumber :
www.das-ritterkreuz.de
www.die-sturmartillerie.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.stugiii.com

Selasa, 24 Februari 2015

Foto 257. Infanterie-Division / 257. Volks-Grenadier-Division

KOMMANDEUR

Oberst Eugen Baur (21 Juli 1894 - 10 Mei 1981) mendaftar sebagai Fahnenjunker di Infanterie-Regiment "König Wilhelm I." Nr. 124 (6. Württembergisches) tanggal 4 Agustus 1914 dan ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama (dimana dia beberapa kali terluka). Setelah sempat beberapa lama vakum di masa antar perang, pada tahun 1934 Baur kembali menjadi anggota militer dan bertugas sebagai penjaga perbatasan dengan Prancis di awal perang. Pertempuran pertama yang dicicipinya dalam Perang Dunia II adalah saat Jerman menginvasi Prancis tahun 1940. Pada tahun 1941 Baur kembali berjuang di medan laga Rusia yang lebih brutal sebagai komandan pengganti resimennya. Dalam pertempuran di Ostroshaoje tanggal 25-26 Januari 1942, Baur dan unitnya mampu menahan serangan pasukan musuh yang berkali-kali lipat kekuatannya dan berhasil mencegah terobosan yang membahayakan posisi pasukan Jerman. Dalam duel jarak dekat yang kemudian terjadi, sang komandan resimen pemberani terluka parah setelah tertembak di bagian perut. Tak lama kemudian dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 2 Februari 1942 sebagai Major dan Führer Infanterie-Regiment 470 / 260.Infanterie-Division / XIII.Armeekorps / 4.Armee / Heeresgruppe Mitte, dan Baur menerima medali tersebut saat masih menjalani perawatan di rumah sakit. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Führer 257. Volks-Grenadier-Division periode 12-15 April 1945, sebelum kemudian dia terluka untuk kesekian kalinya dan menghabiskan sisa perang dalam masa perawatan. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Württembergische Goldene Militär-Verdienst-Medaille; Hessisches Ehrenkreuz III.Klasse mit Schwertern; 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Verwundetenabzeichen 1918 in Silber; hrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (25 Februari 1935); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse (2 Oktober 1936); Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen (15 Maret 1940); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (1940) und I.Klasse (1941); 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (27 September 1941); Deutsches Kreuz in Gold (9 Desember 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (3 September 1942); serta Verwundetenabzeichen in Gold (10 Oktoberr 1942)


Sumber :
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

Foto 87. Infanterie-Division "Grünes Herz"

PERAIH RITTERKREUZ

Major Gregor Baunach (12 Januari 1911 - 1 Mei 1945) sudah bertekad untuk menjadi tentara dari sejak kecil, dan dia bergabung dengan 21. (Bayerische) Infanterie-Regiment tanggal 1 Oktober 1929 dalam usia 18 tahun. Pengalaman tempurnya berawal di Prancis tahun 1940, dan dilanjutkan dengan di Rusia setahun kemudian. Selama tiga tahun berikutnya sang perwira dari Bavaria ini memimpin unitnya dalam jumlah pertempuran yang tak terhitung melawan Tentara Merah dengan selalu berada paling depan sehingga mendapatkan respek yang besar dari anakbuahnya. Baunach dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 5 September 1944 sebagai Major dan Kommandeur I.Bataillon / Grenadier-Regiment 173 / 87.Infanterie-Division / II.Armeekorps / 16.Armee / Heeresgruppe Nord, sebagai penghargaan atas kerja kerasnya di musim panas 1944 dalam menghindarkan unitnya dari berkali-kali upaya pengepungan oleh pasukan Soviet yang melancarkan ofensif besar-besaran (Operasi Bagration). Dalam musim dingin di akhir tahun 1944 dia bertempur mati-matian di wilayah Kurland, dan ditarik dari sana setelah mendapatkan Nahkampfspange in Gold tanggal 28 Novamber 1944. Baunach - yang kemudian menjadi Lehr-Offizier di Infanterieschule Döberitz - MIA (Missing in Action) dalam Pertempuran Berlin dan kemudian secara resmi dinyatakan telah gugur. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (11 Mei 1940); Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (27 Juni 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (1 Juli 1940); Dienstauszeichnung der Wehrmacht II.Klasse 8 Jahre (1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (7 Agustus 1942); Deutsches Kreuz in Gold (7 Maret 1942); Nahkampfspange in Bronze (1 April 1943); Verwundetenabzeichen in Silber (7 Juli 1943); Nahkampfspange in Silber (1944); Nahkampfspange in Gold (28 November 1944); serta Ärmelband Kurland (1945)



Sumber :
"The Face of Courage: The 98 Men Who Received the Knight's Cross and the Close-Combat Clasp in Gold" karya Florian Berger
www.ww2awards.com

Kamis, 19 Februari 2015

Foto Kampfgeschwader 200 (KG 200)

GESCHWADERKOMMODORE

Oberst Werner Baumbach (27 Desember 1916 - 20 Oktober 1953) adalah seorang pilot pembom Luftwaffe yang menjadi spesialis penghancur kapal-kapal Sekutu di samudera. Dalam 200+ misi tempur yang pernah dijalaninya, Baumbach tercatat menenggelamkan tidak kurang dari 300.000 GRT kapal musuh! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes #14 tanggal 8 Mei 1940 sebagai Leutnant dan Flugzeugführer di 5.Staffel / II.Gruppe / Kampfgeschwader 30 (KG 30) / X.Fliegerkorps / Luftflotte 5, Eichenlaub #20 tanggal 14 Juli 1941 sebagai Oberleutnant dan Staffelkapitän 5.Staffel / II.Gruppe / Kampfgeschwader 30 (KG 30) / IX.Fliegerkorps / Luftflotte 3, dan Schwerter #16 tanggal 17 Agustus 1942 sebagai Hauptmann dan Gruppenkommandeur I.Gruppe / Kampfgeschwader 30 (KG 30) / Fliegerführer Nord (Ost) / Luftflotte 5. Di akhir perang Baumbach ditunjuk sebagai komandan unit misterius Kampfgeschwader 200 (KG 200). Saking misteriusnya unit ini, bahkan dalam memoar yang dibuatnya seusai perang tak satu pun kata yang dia ucapkan tentangnya! Baumbach kemudian berimigrasi ke Argentina untuk membantu diktator Juan Peron dalam membangun angkatan udara negaranya. Dia tewas dalam sebuah kecelakaan udara pada tahun 1953 saat menerbangkan pesawat pembom Lancaster. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (28 September 1939); Eisernes Kreuz I.Klasse (3 Mei 1940); Narvikschild; Bild des Reichsmarschalls im Silberrahmen (1940); Frontflugspange für Kampfflieger in Silber (22 Maret 1941); Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (22 April 1941); Goldenes HJ-Abzeichen; Gemeinsames Flugzeugführer- und Beobachterabzeichen mit Brillanten (14 Juli 1941); serta Frontflugspange für Kampfflieger in Gold mit Anhänger "Einsatzzahl 200". Biografi singkat tentangnya bisa dilihat DISINI



Sumber :
www.forum.axishistory.com

Rabu, 18 Februari 2015

Foto 260. Infanterie-Division

PERAIH RITTERKREUZ


Oberst Eugen Baur (21 Juli 1894 - 10 Mei 1981) mendaftar sebagai Fahnenjunker di Infanterie-Regiment "König Wilhelm I." Nr. 124 (6. Württembergisches) tanggal 4 Agustus 1914 dan ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama (dimana dia beberapa kali terluka). Setelah sempat beberapa lama vakum di masa antar perang, pada tahun 1934 Baur kembali menjadi anggota militer dan bertugas sebagai penjaga perbatasan dengan Prancis di awal perang. Pertempuran pertama yang dicicipinya dalam Perang Dunia II adalah saat Jerman menginvasi Prancis tahun 1940. Pada tahun 1941 Baur kembali berjuang di medan laga Rusia yang lebih brutal sebagai komandan pengganti resimennya. Dalam pertempuran di Ostroshaoje tanggal 25-26 Januari 1942, Baur dan unitnya mampu menahan serangan pasukan musuh yang berkali-kali lipat kekuatannya dan berhasil mencegah terobosan yang membahayakan posisi pasukan Jerman. Dalam duel jarak dekat yang kemudian terjadi, sang komandan resimen pemberani terluka parah setelah tertembak di bagian perut. Tak lama kemudian dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 2 Februari 1942 sebagai Major dan Führer Infanterie-Regiment 470 / 260.Infanterie-Division / XIII.Armeekorps / 4.Armee / Heeresgruppe Mitte, dan Baur menerima medali tersebut saat masih menjalani perawatan di rumah sakit. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Führer 257. Volks-Grenadier-Division periode 12-15 April 1945, sebelum kemudian dia terluka untuk kesekian kalinya dan menghabiskan sisa perang dalam masa perawatan. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Württembergische Goldene Militär-Verdienst-Medaille; Hessisches Ehrenkreuz III.Klasse mit Schwertern; 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse und I.Klasse; Verwundetenabzeichen 1918 in Silber; hrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (25 Februari 1935); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse (2 Oktober 1936); Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen (15 Maret 1940); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (1940) und I.Klasse (1941); 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber (27 September 1941); Deutsches Kreuz in Gold (9 Desember 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (3 September 1942); serta Verwundetenabzeichen in Gold (10 Oktoberr 1942)

------------------------------------------------------------------

PERAIH DEUTSCHES KREUZ IN GOLD

 Oberleutnant Waldemar Weber (kelahiran 4 April 1919) mendaftarkan diri secara sukarela di Wehrmacht pada tanggal 19 September 1936. Dari bulan Agustus 1939 s/d Agustus 1943 dia bergabung dengan Artillerie-Regiment 260 / 260.Infanterie-Division, dengan periode Juni 1940 - Juni 1941 ditempatkan di wilayah Prancis. Setelah itu unitnya ikut ambil bagian dalam Unternehmen Barbarossa, dan tercatat bertempur di Bobruisk, Kiev, Moskow, Yukhnov, dan Spass-Demensk. Pada bulan Oktober 1941 Weber terluka oleh pecahan granat di bagian dada, dan terluka kembali (oleh pecahan granat juga!) pada bulan Agustus 1943 di bagian kepala dan lengan kanan. Karena lukanya dianggap cukup parah, Weber diberhentikan dari tugas aktif pada tanggal 23 Agustus 1944 karena dianggap sudah tidak mampu secara medis. Medali dan penghargaan yang telah diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse; Eisernes Kreuz I.Klasse; Allgemeines-Sturmabzeichen (11 Mei 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (9 September 1942); Verwundetenabzeichen in Silber; serta Deutsches Kreuz in Gold (29 Oktober 1943). Data-data ini diambil dari Wehrpass-nya yang dijual di situs Militaria Relics dengan harga 975 Euro



Sumber :
www.militariarelics.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.ww2awards.com

Minggu, 08 Februari 2015

Foto SS Schule (Sekolah SS)

 SS-JUNKERSCHULE BAD TÖLZ











Sedikit tinjauan dari suasana sehari-hari di SS-Junkerschule Bad Tölz dimana para calon perwira Waffen-SS mendapatkan kursus dan pelatihan intensif dengan latar belakang pegunungan bersalju Alpen yang megah di Bavaria. Dalam tubuh Waffen-SS, seorang komandan wajib memimpin anakbuahnya dari depan dan bukannya berdiam diri di garis belakang, sehingga diharapkan dia dapat memberi semangat tambahan bagi anakbuahnya dan juga menguasai medan secara lebih mudah. Kewajiban berat semacam ini tentunya membuat para perwira SS selalu beroperasi dengan penuh kesadaran serta pengawasan penuh akan kondisi di lapangan. Mereka akan lebih bersemangat untuk bertempur dibandingkan dengan anakbuah yang dipimpinnya, sementara di lain pihak dia tidak akan bertindak secara ceroboh atau fanatik tanpa memperhitungkan korban yang berjatuhan di lapangan. Sebagai puncaknya, mereka dituntut untuk tidak menyerah dalam pertempuran, seburuk apapun situasi yang dihadapi!








Selayang pandang suasana di dalam SS-Junkerschule Bad Tölz dimana para calon perwira pilihan Waffen-SS mendapat pelatihan dan kursus lanjutan. Posisi sekolah calon perwira SS ini sejajar dengan Sandhurst di Inggris atau West Point di Amerika Serikat. Dia pertama kali didirikan pada tahun 1937 dan dibangun oleh Alois Degano di kota Bad Tölz yang terletak sekitar 48km di selatan Münich. Lokasi tersebut dipilih karena mempunyai jalur transportasi yang memadai serta wilayahnya sendiri yang berada di alam pegunungan diharapkan mampu memberikan isnpirasi bagi para penghuninya. Desain dan konstruksi bangunannya dibuat khusus untuk membuat terkesan para staff, pelajar, pengunjung, dan orang yang sekedar melintas. Sebuah kamp cabang dari Kamp Konsentrasi Dachau terletak pada kota yang sama sehingga menjadi penyedia bagi para buruh yang dipekerjakan di SS-Junkerschule dan Zentralbauleitung (Bangunan Administrasi Pusat). SS-Junkerschule Bad Tölz sendiri beroperasi sampai dengan akhir Perang Dunia II pada tahun 1945, dan kemudian bekas bangunannya digunakan oleh 1st Battalion / 10th Special Forces Group US Army sampai dengan tahun 1991




 Para kadet Norwegia yang mengikuti 9. Lehrgang (1 Februari 1943 - 31 Juli 1943) calon perwira Waffen-SS sekaligus 1. Lehrgang untuk perwira Jermanik/Nordik di SS-Junkerschule Bad Tölz berfoto bersama di depan kamera saat acara kunjungan dari jenderal Norwegia Carl Frølich Hanssen bersama dengan ajudannya. Foto paling atas, Baris depan dari kiri ke kanan: SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Kurt Knoblauch (Chef des Kommandostabes Reichsführer-SS), Jenderal Carl Frølich Hanssen (Kepala Arbeidstjenesten, organisasi buruh Norwegia), Ditmar Bjerkelund (perwira Arbeidstjenesten), dan SS-Brigadeführer und Generalmajor der Waffen-SS Gottfried Klingemann (Kommandant SS-Junkerschule Bad Tölz). Baris tengah: Gøsta Myhrvold (nantinya gugur tanggal 9 Maret 1944 sebagai perwira di 9.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), Ola Sesseng-Fjeseth (gugur tanggal 1 Februari 1944 sebagai perwira di KradZug II.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), Ole Selnäs (meninggal tanggal 27 November 1982 di Berlin), Oscar Lauritz Thunold (gugur tanggal 8 November 1943 sebagai perwira di 6.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), tidak diketahui, dan Finn Rustad (III.Abteilung / SS-Panzer-Artillerie-Regiment 11 "Nordland"). Baris belakang: Axel Steen (gugur tanggal 25 Juni 1944 sebagai Chef 3.Kompanie / SS-Skijäger-Bataillon "Norge"), Arne Einar Olav Hanssen (gugur tanggal 10 Februari 1944 sebagai perwira di 7.Kompanie / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), tidak diketahui, Jan Schneider (tertutup Ola Sesseng-Fjeseth, meninggal tahun 2004), Felix Thoresen (meninggal tahun 1991), Sverre Linde (meninggal tahun 1976), tidak diketahui, Torgeir Lofthus (meninggal tahun 1981), Per Kjølner, Borger Dahl Larsen (di belakang kanan Per Kjølner di depan dinding, hanya terlihat setengah mukanya), Ole Brunæs (meninggal tahun 1986), Hallvard Svelle (meninggal tahun 1990-an), Willy Amundsen (meninggal tahun 1980), Rolf Ugelstad (meninggal tahun 1980-an), dan Kaare Brynestad (meninggal tahun 1990-an). Foto kedua di baris depan kita juga bisa melihat SS-Untersturmführer Martin Skjefstad yang merupakan seorang Dolmetscher (penterjemah) dan lulusan Lehrgang ke-8

 ----------------------------------------------------------------------

SS-JUNKERSCHULE BRAUNSCHWEIG

 Para anggota kursus calon perwira SS di SS-Junkerschule Braunschweig berfoto bersama di awal tahun 1936. SS-Standartenoberjunker Otto Baum (yang nantinya berkarir di tiga divisi SS pertama: Leibstandarte, Das Reich dan Totenkopf) berdiri nomor 10 dari kanan, sementara nomor 8 dari kanan adalah SS-Standartenoberjunker August Dieckmann yang nantinya menjadi perwira di Divisi SS Wiking


Sumber :
www.5sswiking.tumblr.com
www.forum.axishistory.com
www.kai-winkler.com 
www.volapuk.no

Kamis, 05 Februari 2015

Foto 197. Infanterie-Division

 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberstleutnant Rudolf Brehmer (Kommandeur Infanterie-Regiment 347 / 197.Infanterie-Division) yang diselenggarakan tanggal 22 Februari 1942). Yang mengalungkan medali adalah Oberst Ehrenfried-Oskar Boege yang merupakan komandan sementara 197. Infanterie-Division dari tanggal 12 Februari 1942 sebelum dijadikan komandan tetap pada tanggal 1 April 1942 sekaligus kenaikan pangkat menjadi Generalmajor

 -----------------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ

 Leutnant der Reserve Adolf Baum (19 Maret 1914 - 15 September 2003) bergabung dengan Infanterie-Regiment 36 tanggal 28 Oktober 1935, dilanjutkan dengan Infanterie-Regiment 110 tanggal 30 September 1937. Saat mobilisasi tahun 1939, Baum sudah loncat lagi ke Infanterie-Regiment 181, dan bersama dengan unitnya tersebut dia bertugas menjaga Benteng Barat yang berbatasan dengan Prancis. Pada tanggal 3 Februari 1940 dia ditransfer ke Infanterie-Regiment 205, dilanjutkan dengan Infanterie-Regiment 2 beberapa hari kemudian. Baum ikut serta dalam penyerbuan ke Prancis di tahun itu dan ditugaskan untuk menjaga Paris setelahnya. Ketika Jerman menyerbu Uni Soviet setahun kemudian, sang prajurit dari Hesse juga turut berpartisipasi. Dia terluka dalam Pertempuran Moskow sehingga harus mendapatkan perawatan. Setelah pulih, Baum ditempatkan di berbagai unit yang berbeda sebelum akhirnya "menetap" di Füsilier-Bataillon 197 tanggal 16 Desember 1943. Sebagai seorang komandan peleton, dia menunjukkan prestasi yang mengesankan dalam pertempuran di jembatan Noviki (Vitebsk) awal bulan Maret 1944 ketika dia dan 12 orang anakbuahnya mempertahankan jembatan tersebut dari serbuan 400 orang Tentara Merah. Baum bahkan mampu melakukan serangan balasan dan meninggalkan 136 prajurit musuh tergeletak tak bernyawa di akhir pertempuran! Begitu heroiknya apa yang telah dilakukannya sehingga namanya disebutkan dalam Wehrmachtbericht (siaran radio propaganda Wehrmacht) edisi 8 Maret 1944 dan, tentu saja, dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 26 Maret 1944 sebagai seorang Oberfeldwebel dan Zugführer di 1.Kompanie / Füsilier-Bataillon 197 / VI.Armeekorps / 3.Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte. Pada tanggal 1 Agustus 1944 dia naik pangkat menjadi Leutnant der Reserve dan kemudian dipindahkan (lagi) ke Grenadier-Regiment 279. Ini pun bukan unit terakhirnya, karena di akhir perang Baum tercatat menjadi "Kurieroffizier im Stab des AOK 7". Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Deutsches Schutzwall-Ehrenzeichen; Eisernes Kreuz II.Klasse; Eisernes Kreuz I.Klasse; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Verwundetenabzeichen in Schwarz; serta Nahkampfspange in Bronze


Sumber :
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de
www.ww2awards.com

Jumat, 30 Januari 2015

Foto Flak-Regiment

PERAIH RITTERKREUZ DARI FLAK-REGIMENT 4

 
Oberst Oskar Bauer (13 Maret 1900 - 20 Januari 1975) menjadi kadet di Infanterie-Regiment Landgraf Friedrich I von Hessen-Kassel Nr. 81 tanggal 15 Desember 1917 dan ikut bertempur dalam Perang Dunia Pertama sebelum berhenti di akhir perang setelah Kekaisaran Jerman kalah. Pada tanggal 16 Oktober 1934 dia masuk lagi ke militer yang sedang dikembangkan dengan pesat oleh Hitler. Bauer mengambil spesialisasi senjata anti pesawat udara (Flak) dan ditempatkan di Flak-Regiment 13 (2 Januari 1935). Sempat menjadi pengajar di Flakartillerie-Schule, dia kembali ke tugas lapangan saat Jerman menginvasi Prancis pada tahun 1940 dan mengalami luka-luka disana. Atas keberaniannya dia direkomendasikan untuk mendapatkan Ritterkreuz tapi ditolak dan hanya mendapatkan Ehrenpokal sebagai gantinya (penghargaan yang biasanya diberikan untuk awak udara ini diraih oleh Bauer atas jasanya dalam perang udara sebagai komandan unit anti pesawat yang mobil. Dia merupakan salah satu orang pertama dari Flak yang dianugerahi Ehrenpokal!). Pada bulan Maret 1941 Bauer ditunjuk sebagai Bataillonskommandeur di Flak-Regiment 4. Dia memimpin unitnya secara brilian dalam pertempuran darat Bialystok (23-26 Juni 1941) ketika merubah meriam-meriam artileri udaranya untuk digunakan melawan tank-tank Soviet. Pada tanggal 1 Juli 1941 unit Bauer tercatat sudah menghancurkan 57 tank dan 5 pesawat dan berperan besar atas kehancuran dua divisi Rusia di wilayah mereka! Atas prestasinya Bauer dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 22 Oktober 1941 sebagai Major dan Kommandeur II.Abteilung / Flak-Regiment 4 (motorisiert) / Kommandeur der Luftwaffe Armee-Oberkommando 9 / Heeresgruppe Mitte. Dia kemudian meneruskan sisa karirnya sebagai perwira staff dan menyerah pada Inggris tanggal 9 Mei 1945 (di tahanan pun dia dipercaya untuk mengepalai pemprosesan para tawanan perang wanita Jerman!). Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (10 Oktober 1939); Verwundetenabzeichen in Schwarz (20 Mei 1940); 1939 Eisernes Kreuz I.Klasse (4 Juni 1940); Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (23 Oktober 1940); Allgemeines-Sturmabzeichen (30 Januari 1941); Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwertern; Flakkampfabzeichen der Luftwaffe (20 Februari 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV.Klasse 4 Jahre; Erdkampfabzeichen der Luftwaffe (16 Agustus 1942); Bulgarisches Ehrenkreuz (17 Desember 1943); serta Medalia Cruciada Impotriua Comunismului Rumania (27 Desember 1943)

-----------------------------------------------------------------------------

PERAIH RITTERKREUZ DARI FLAK-REGIMENT 37


Oberleutnant der Reserve Dr.jur. Adolf Baum (28 Oktober 1916 - 4 Desember 1942) adalah anak dari petugas jawatan kereta api Austria yang pertama kali bergabung dengan militer negaranya sebelum pindah ke Wehrmacht tahun 1938. Meskipun pada awalnya bertugas sebagai prajurit infanterie, setelah "Anschluß" (bersatunya Austria dengan Jerman) dia memilih untuk meneruskan karir di unit Flak-Artillerie (Flak-Regiment 13, Flak-Regiment 61, dan Flak-Regiment 37). Baum ikut berpartisipasi dalam penyerbuan Jerman ke Polandia (1939), Barat (1940) dan Balkan (1941). Menariknya, di sela-sela tugas militer dia masih menyempatkan diri untuk meneruskan pendidikan ke yang lebih tinggi dan lulus dari Universitas Wina dengan gelar Dr.jur. (Doctor Juris) pada bulan Maret 1942. Tak lama kemudian Baum ditempatkan di wilayah Mius (Ukraina), dan berlanjut terus sampai ke Stalingrad. Dalam Pertempuran Novo-Belenkaya di bulan September 1942 Baum membuktikan kehandalannya sebagai komandan baterai artileri udara dalam menghadapi Tentara Merah di utara Stalingrad. Dia memfungsikan meriam-meriamnya sebagai senjata anti-tank dan berhasil menghancurkan 13 buah tank T-34 (dari 17 tank) yang menyerang posisi pertahanannya! Hancurnya pasukan tank Rusia membuat sayap utara 6. Armee yang bertempur di dalam kota menjadi aman (untuk sementara waktu). Tak lama kemudian, tanggal 15 Oktober 1942, Baum terluka di bagian paha dan lengan sehingga harus ditarik dari front untuk mendapatkan perawatan di Heeres-Lazarett Krakow (Polandia). Di rumah sakit dia menderita komplikasi penyakit kuning sehingga kondisinya tambah memburuk dan meninggal tak lama kemudian di bulan Desember 1942. Untuk menghargai jasa-jasanya, Baum dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes secara anumerta tanggal 21 Desember 1942 sebagai Oberleutnant der Reserve dan Führer 5.Batterie / Flak-Regiment 37 (motorisiert) / 9.Flak-Division / I.Flakkorps / Luftflotte 4. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (18 Juli 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (19 April 1941); Flak-Kampfabzeichen der Luftwaffe (1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz (1942); serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (9 September 1942)



Sumber :
www.forum.axishistory.com
www.ritterkreuztraeger-1939-45