Tampilkan postingan dengan label Kendaraan Nazi Jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kendaraan Nazi Jerman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2015

Foto Kraftfahrzeug 21 (Kfz 21)

 Generalfeldmarschall Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B) menyapa prajurit-prajurit Wehrmacht dalam perjalanan inspeksinya menggunakan Horch 901 KfZ 21 Kommandeurscabriolet (WH 1404945) di Normandia, musim panas tahun 1944. Di sebelahnya adalah sang supir yang berasal dari Luftwaffe, Unterfeldwebel Karl Daniel. Disini kita bisa melihat bahwa prajurit yang berdiri paling depan (dekat dengan kamera) membawa serta senapan mesin MP 43 di bahunya. Pada pertengahan tahun 1944 Hitler memmerintahkan penggantian nama MP 43 (Maschinenpistole 43) menjadi StG 44 (Sturmgewehr 44)


Sumber :
www.scalemodels.ru

Selasa, 21 Juli 2015

Foto Kraftfahrzeug 15 (Kfz 15)


General der Panzertruppe Erwin Rommel (Kommandierender General Panzergruppe "Afrika") sedang meninjau posisi 15. Panzer-Division menggunakan Kraftfahrzeug 15 (Mercedes-Benz 340) bersama dengan Leutnant Alfred Ingemar Berndt dan Sonderführer Ernst Zwilling di antara Tobruk dan Sidi Omar (Libya), 24 November 1941. Di latar belakang tampak kendaraan Sd.Kfz 221/222. Wajah lelah dan penuh debu tampak kentara dari manusia-manusia di foto ini, yang kemungkinan besar merupakan ekses dari kebiasaan Rommel di medan perang manapun untuk mem-push pasukannya sampai ke daya tahan maksimal yang tubuh mereka sanggup hadapi. Sudah bukan rahasia lagi kalau pada saat pertempuran sedang dahsyat-dahsyatnya berkecamuk, Rommel hanya tidur kurang dari 2 jam seharinya! Leutnant Berndt pada awalnya merupakan anakbuah Joseph Goebbels di Kementerian Propaganda yang kemudian diperbantukan kepada Rommel. Pada akhirnya dia menjadi seorang prajurit yang jempolan, sahabat si Rubah Gurun, orang kepercayaannya, dan menjadi pengantar pesan tidak resmi antara Rommel dan Hitler


Dengan menggunakan mobil staff Horch Kfz.15, Generaloberst Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Panzerarmee "Afrika") dan Oberst im Generalstab Fritz Bayerlein (Chef des Generalstabes Deutsches Afrikakorps) mengunjungi Tobruk di Libya tak lama setelah kota pelabuhan yang menjadi salah satu pangkalan utama Inggris di Afrika Utara tersebut jatuh ke tangan pasukan Jerman pada tanggal 21 Juni 1942, setelah sebuah serangan memutar yang brilian. Sekitar 33.000 orang prajurit Inggris dan Persemakmuran yang tertawan sehingga menjadikannya kekalahan terbesar kedua Inggris dalam Perang Dunia II setelah jatuhnya Singapura (80.000 orang yang tertawan)! Foto oleh Sonderführer Fritz Moosmüller dari PK (Propaganda-Kompanie) "Afrika"


 Dengan menggunakan mobil staff Horch Kfz.15, Generaloberst Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Panzerarmee "Afrika") dan Oberst im Generalstab Fritz Bayerlein (Chef des Generalstabes Deutsches Afrikakorps) mengunjungi Tobruk di Libya tak lama setelah kota pelabuhan yang menjadi pangkalan Inggris tersebut jatuh ke tangan pasukan Jerman pada tanggal 21 Juni 1942 (Bayerlein duduk di kiri sementara Rommel di kanan). Di sebelah kiri foto tampak terparkir sebuah Panzerbefehlswagen III Ausf.C/H (SdKfz. 266/267/268). Foto oleh Sonderführer Fritz Moosmüller dari PK (Propaganda-Kompanie) "Afrika"



 Dengan menggunakan mobil staff Horch Kfz.15, Generaloberst Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Panzerarmee "Afrika") dan Oberst im Generalstab Fritz Bayerlein (Chef des Generalstabes Deutsches Afrikakorps) mengunjungi Tobruk di Libya tak lama setelah kota pelabuhan yang menjadi pangkalan Inggris tersebut jatuh ke tangan pasukan Jerman pada tanggal 21 Juni 1942). Latar belakang memperlihatkan suasana pelabuhan yang dipenuhi oleh kapal-kapal rusak tak terpakai hasil pemboman selama berbulan-bulan. Foto oleh Sonderführer Fritz Moosmüller dari PK (Propaganda-Kompanie) "Afrika"


Sumber :
Buku "Field Marshal: The Life and Death of Erwin Rommel" karya Daniel Allen Butler
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman

Minggu, 25 Januari 2015

Foto Sepeda Motor Puch

Seorang anggota Nachrichtentruppe (Pasukan Sandi) Heer berdiri di sebelah sepeda motor Puch GS 350ccm produksi Austria sementara di sisi lain para prajurit Serbia yang tertangkap oleh Wehrmacht sedang menunggu kendaraan transportasi yang akan membawa mereka ke kamp tawanan perang. Di belakang si prajurit Jerman berdiri perwira Bulgaria yang memakai mantel. Foto diambil pada musim semi 1941 saat berlangsungnya kampanye militer Jerman di wilayah Balkan


Sumber :
www.forum.axishistory.com

Jumat, 02 Januari 2015

Foto Mobil Buatan Luar (Non-Jerman) dalam Inventaris Wehrmacht

MOBIL AMERIKA SERIKAT

  Generalleutnant Hermann-Meyer Rabingen berdiri di atas sebuah mobil staff Buick Special serie 60 (1938) model 66C Convertible Coupe empat penumpang buatan Amerika yang indah dengan plat nomor WH (Wehrmacht Heer) 707165, sementara supirnya berpose di samping. Dalam Perang Dunia II Wehrmacht menggunakan semua kendaraan yang tersedia, apapun jenisnya dan berasal dari mana, demi memenuhi kebutuhan mobil-mobil penumpang/staff mereka. Bisa dibilang semua mobil atau truk asal Amerika buatan tahun 1935-1941 dapat ditemukan dalam perbendaharaan kendaraan Jerman, di wilayah manapun mereka berada. Untuk pemakaian di luar medan tempur, maka mobil-mobil tersebut biasanya tetap memakai warna cat asli mereka atau ditutup oleh warna militer yang tersedia, sementara untuk bannya sendiri kebanyakan mobil yang tergolong mewah/lux mempunyai pelk atau dop putih yang kemudian ditimpah dengan warna apapun yang bisa digunakan saat itu


 Foto ini diambil tak jauh dari Voronezh (Rusia) di musim panas 1942 dan memperlihatkan kendaraan pribadi (sebuah Jeep versi awal rampasan) dari perwira yang berdiri di kiri, Major der Reserve Hans Bonenkamp (Kommandeur III.Bataillon/Artillerie-Regiment 295 /95.Infanterie-Division). Bohnenkamp nantinya meraih Ritterkreuz tanggal 22 Januari 1943 dan di akhir perang pangkatnya adalah Oberst der Reserve. Perhatikan panji komandan "III" yang ditempelkan di jip tersebut!

 ---------------------------------------------------------------------------------

MOBIL ITALIA

Salah satu mobil komando yang dipakai oleh Erwin Rommel di Afrika Utara, Alfa Romeo 6C 2500 Coloniale, adalah sebuah contoh mengenai kendaraan "daur ulang" yang umum terjadi di medan perang Afrika: pertama dia digunakan oleh Angkatan Darat Italia (yang terlihat dari plat nomornya, RE: Regio Esercito). Setelah dia dihadiahkan oleh pihak Italia kepada Rommel, maka bodinya ditambahi dengan lambang pohon kurma dan swastika seperti halnya semua kendaraan perang Jerman di Afrika. Kendaraan yang hanya diproduksi sebanyak 150 biji ini lalu digunakan oleh staff Panzergruppe Afrika yang biasa menemani Rommel dalam inspeksinya ke front

---------------------------------------------------------------------------------

MOBIL PRANCIS

 Generalmajor Erwin Rommel (Kommandeur 7. Panzer-Division) bersama dengan staffnya di Prancis bulan Juni 1940. terlihat seorang warga sipil ikut nongol dalam foto ini, yang kemungkinan adalah pejabat lokal yang sedang membahas penyerahan kotanya. Mobil di belakang adalah Talbot dari jenis K74 (diproduksi tahun 1929-1935) atau K78 (diproduksi tahun 1931). Foto dari NARA koleksi Thomas Nutter


 Kandidat perwira Feldwebel Otto Carius mengawasi gerak maju konvoy kendaraan-kendaraan suplai divisinya agar bisa cepat sampai ke front terdepan dimana keberadaan mereka sangat dibutuhkan. Foto diambil musim semi 1942 saat Carius menjadi Führer Erkundungs-Pionierzug Stabskompanie III./Panzer-Regiment 21 / 20.Panzer-Division. Mobil truk yang berada di depannya berasal dari jenis GMC ACK 353 buatan Prancis





Sumber :
Buku "Tigers in the Mud" karya Otto Carius
Foto koleksi Akira Takiguchi
www.forum.axishistory.com
www.taringa.net
www.wehrmacht-awards.com

Kamis, 11 Desember 2014

Daftar Mobil Penumpang yang Dipakai Wehrmacht

leichter geländegängiger Personenkraftwagen (Kfz.1) mit Einheitsfahrgestell I für l. Pkw.
leichter geländegängiger Personenkraftwagen (Kfz.1) dikeluarkan oleh BMW, Hanomag dan Stoewer. Sekitar 17.800 kendaraan penumpang cross-country ringan ini diproduksi dari tahun 1936 sampai dengan 1943. Cirinya terletak pada bodi belakang yang lurus vertikal serta letak ban cadangan yang berada di luar (di bagian belakang seperti yang biasa terdapat di jip). Pintunya berjumlah empat buah, yang membedakannya dari penerusnya, Kfz.2


 Funkkraftwagen (Kfz. 2) mit Einheitsfahrgestell I für l. Pkw.
Secara umum, Kfz.2 mempunyai bagian belakang yang melengkung dan hanya mempunyai tiga pintu (dengan satu pintu berada di kiri, perspektif depan). Ban cadangannya disimpan di kotak penyimpanan khusus di belakang. Terdapat tiga varian dari Kfz.2: Nachrichtenkraftwagen Kfz.2 (kendaraan sandi), Funkkraftwagen Kfz.2 (kendaraan radio), dan kleine Instandsetzungskraftwagen Kfz.2/40 (kendaraan servis darurat/perbaikan kecil). Funkkraftwagen sendiri adalah kendaraan radio yang dilengkapi dengan sebuah Tornisterfunkgerät b 1 atau f. Radio dan baterainya jelas terlihat disini. Dia mudah dikenali dari dudukan antena yang terpasang di kiri-kanan bagian belakang mobil


 Nachrichtenkraftwagen (Kfz. 2) mit Einheitsfahrgestell I für l. Pkw.
Biasanya mobil Kfz.2 dari jenis Nachrichtenkraftwagen (kendaraan sandi) didasarkan dari l. gl. Pkw. dimana dudukan untuk zweiteilige Drahtgabel (garpu kabel dua bagian) terdapat di bagian kanan bodi mobil sementara rak untuk drum kabelnya berada pada kotak peralatan di belakang. Versi ini hanya mempunyai satu pintu di salah satu bagian dan dua pintu di bagian lainnya. Bagian belakangnya juga sedikit melengkung tidak seperti pada versi Kfz.1


 kleiner Instandsetzungskraftwagen (Kfz. 2/40) mit Einheitsfahrgestell I für l. Pkw.
Sayangnya, tidak ada foto identifikasi yang bisa memperlihatkan dengan jelas mobil Kfz.2/40 kleine Instandsetzungskraftwagen (kendaraan perbaikan kecil) yang didasarkan atas le. gl. Pkw. Kfz. 2/40 dilengkapi dengan perlengkapan yang bisa dilipat di boks peralatan bagian belakang. Ban cadangannya disimpan di bawah boks, sementara peralatan mengelas bersama dengan selangnya disimpan di boks peralatan yang berada di dalam mobil. Jerigen cadangan disimpan di boks peralatan belakang. Mobil Kfz. 2/40 sendiri secara resmi diperkenalkan pada bulan Maret 1940


 leichter Messtruppkraftwagen (Kfz.3) mit Einheitsfahrgestell I für l. Pkw.
Mobil survey ringan l. Meßtr. Kw. (Kfz. 3) dibuat berdasarkan sasis I Einheitsfahrgestell I für l. Pkw. standar untuk angkutan penumpang ringan serta sasis I Einheitsfahrgestell I für l. Pkw. Typ 40 standar untuk angkutan penumpang ringan tipe 40 (hampir tak bisa dibedakan dari yang versi Kfz.1!). Semua kelengkapan survey disimpan di dalam kendaraan sehingga tidak dibutuhkan boks atau dudukan tambahan di luarnya


 Truppenluftschutzkraftwagen (Kfz. 4) mit Einheitsfahrgestell I für l. Pkw.
Kendaraan anti pesawat udara Truppenluftschutzkraftwagen (Kfz. 4) dilengkapi dengan empat pintu dan ban cadangan di bagian belakang bodi seperti halnya Kfz.1 dan 3. Fitur paling utama dari Kfz.4 adalah ditambahkannya senjata Flak (anti pesawat) Zwillingslafette 36 untuk dua buah MG 34 yang bisa diputar sampai 360°. Kfz.4 secara resmi diperkenalkan pada akhir bulan Februari 1938, dan setiap unit Wehrmacht hanya diperbolehkan mempunyai satu kendaraan jenis ini. Sebuah tripod 34 ringan ikut disediakan di bagian belakang sehingga senapan mesinnya bisa dicopot dari mobil dan digunakan untuk keperluan anti infanteri


Sumber :
Foto koleksi pribadi Henry Hoppe
Foto koleksi pribadi Holger Erdmann
www.jedsite.info
www.kfzderwehermacht.de
www.svsm.org

Senin, 24 November 2014

Foto Sepeda Motor BMW

 BMW R11

Tidak ada keterangan tentang apa yang terjadi dalam foto ini, yang jelas sebuah sepeda motor dari jenis BMW R11 terbakar hangus sementara pengendaranya - yang memakai "Schutzmantel für Kraftradfahrer" (pakaian pelindung untuk pengendara sepeda motor) - hanya terdiam melongo memperhatikan. Kemungkinan telah terjadi kerusakan mesin atau semacam itu, tapi satu yang jelas: Si Kradmelder (pengendara motor) harus bersiap-siap menanggung konsekwensinya dalam sidang terbatas demi mempertanggungjawabkan sekaligus menjelaskan kenapa motornya bisa sampai hangus begitu!

 ---------------------------------------------------------------------

BMW R12

Seorang prajurit Leibstandarte SS Adolf Hitler sedang mengecat plat nomor motor sespan BMW R12. Logo BMW-nya tampak terlihat di pinggir tangki bahan bakar, hanya saja dia telah dicat ulang sehingga tidak terlihat gambarnya. Petunjuk lain yang mengindikasikan bahwa ini adalah R12 terlihat dari penyangga spatbornya yang tidak menyatu pada hub roda. Kemungkinan besar foto ini diambil pada masa-masa awal Perang Dunia II (1939-1940)


 "Gang motor kolosal" dari Leibstandarte SS Adolf Hitler (LSSAH) berparade di jalanan Lapangan Venceslas, Praha (Cekoslowakia), pada tanggal 4 Oktober 1939. Mereka mengendarai sepeda motor dari jenis BMW R12 yang dilengkapi dengan sespan untuk tunggangan prajurit kedua. Para anggota resimen ini mengadakan parade kemenangan tak lama setelah Polandia diduduki oleh pasukan Jerman dalam Perang Dunia II

---------------------------------------------------------------------

 BMW R35

Seorang rekrutan Kradmelder (pembawa pesan) dari SS-Totenkopf-Division sedang mendapatkan pengarahan dari komandannya yang berpangkat SS-Obersturmführer dalam sebuah pelatihan yang diadakan pada tahun 1940. Seragam yang dikenakan oleh si perwira terlihat begitu elegan sehingga besar kemungkinan dia adalah hasil pesanan ke penjahit dan bukannya seragam jatah depot perlengkapan. Perhatikan simpal yang dijahitkan di bagian samping penutup camo stahlhelm yang dikenakan oleh sang Kradmelder! Simpal ini berguna untuk membantu pemasangan "hiasan" penambah efek kamuflase seperti daun-daunan atau ranting. Motor yang nongol dalam foto ini sendiri berasal dari jenis BMW R35 350cc

---------------------------------------------------------------------


BMW R75

Dua orang Kradmelder (pengantar pesan bermotor) berjuang keras untuk mengeluarkan sepeda motor bersespan Bayerische Motoren Werke Aktiengesellschaft (BMW) R75 mereka dari jebakan lumpur Rusia yang kejam selama berlangsungnya "Rasputitsa" (Waktu Tanpa Jalan), musim gugur 1941. Kradmantel (jaket pengendara sepeda motor) berbahan karet yang mereka kenakan memberi perlindungan yang lebih maksimal terhadap lumpur dibandingkan dengan Landser (prajurit) biasa, tapi tetap saja mereka tertutupi olehnya!


Pengendara sepeda motor BMW R75 bersespan dari Leibstandarte SS Adolf Hitler yang berlumuran tanah kotor di sekujur pakaian dan kendaraannya ini seakan mendemonstrasikan kesulitan luar biasa yang harus dialami oleh pasukan Jerman saat harus bepergian melewati jalanan berlumpur di tengah musim "Rasputitsa" di Front Timur. Di kepalanya dia memakai feldmütze M42. Rasputitsa yang biasanya berlangsung dua kali dalam setahun (musim gugur dan musim semi) ini membuat semua ofensif besar terhenti karena jalan-jalan sebagian besar sudah tak dapat lagi dilalui oleh kendaraan, baik yang ditarik kuda ataupun menggunakan mesin. Foto diambil oleh SS-Kriegsberichter Max Büschel bulan Maret 1943


Sumber :
www.forum.axishistory.com
www.ingwerapfel.tumblr.com
www.multimedia.ctk.cz
www.ss-kriegsberichter-archive.com
www.ww2images.blogspot.com

Sabtu, 22 November 2014

Foto Berwarna Mobil Wehrmacht

Seorang  prajurit DAK (Deutsches Afrikakorps) bersiap-siap mengenakan sepatunya sambil duduk di feldbett (kasur lapangan), sementara rekannya masih terbungkus selimut terlelap dalam mimpi. Di dekatnya terparkir sebuah Kübelwagen dengan nomor polisi WH (Wehrmacht Heer) 936769. Feldbett-feldbett ini kemungkinan merupakan barang hasil "pembebasan" dari tangan Sekutu karena bentuknya sedikit berbeda dibandingkan dengan feldbett standar yang biasa digunakan oleh Wehrmacht - kemungkinan adalah buatan Amerika Serikat


 Sebuah kompi Panzergrenadier dalam gerak maju di Rusia. Berdasarkan zoom dari bemper truk Opel Blitz di tengah, diketahui bahwa unitnya adalah Panzergrenadier-Division Großdeutschland, sementara kendaraan-kendaraan yang berhasil teridentifikasi adalah Sd.Kfz.11, Sd.Kfz.10, Steyr 1500, serta tank-tank Panzer III dan IV di latar belakang. Panzergrenadier (disingkat PzGren atau Pzg) adalah sebutan Jerman untuk unit infanteri mekanis atau bermotor, yaitu prajurit infanteri yang rantang-runtung tidak dengan jalan kaki melainkan nebeng ke kendaraan-kendaraan khusus yang dibuat special pake telor kacingcalang untuk perannya. Nama "Panzergrenadier" masih bertahan sampai saat ini, dan digunakan di negara-negara yang berbahasa Jerman seperti Jerman (ya iya lah!), Austria dan Swiss


  Generalleutnant Hermann-Meyer Rabingen berdiri di atas sebuah mobil staff Buick Special serie 60 (1938) model 66C Convertible Coupe empat penumpang buatan Amerika yang indah dengan plat nomor WH (Wehrmacht Heer) 707165, sementara supirnya berpose di samping. Dalam Perang Dunia II Wehrmacht menggunakan semua kendaraan yang tersedia, apapun jenisnya dan berasal dari mana, demi memenuhi kebutuhan mobil-mobil penumpang/staff mereka. Bisa dibilang semua mobil atau truk asal Amerika buatan tahun 1935-1941 dapat ditemukan dalam perbendaharaan kendaraan Jerman, di wilayah manapun mereka berada. Untuk pemakaian di luar medan tempur, maka mobil-mobil tersebut biasanya tetap memakai warna cat asli mereka atau ditutup oleh warna militer yang tersedia, sementara untuk bannya sendiri kebanyakan mobil yang tergolong mewah/lux mempunyai pelk atau dop putih yang kemudian ditimpah dengan warna apapun yang bisa digunakan saat itu


Sumber :
Foto koleksi Akira Takiguchi
www.forum.axishistory.com 
www.wehrmacht-awards.com

Jumat, 14 November 2014

Foto Kendaraan Adolf Hitler

 Adolf Hitler, usia 35 tahun, berpose di sebelah mobil Marcedes-Benz 11/40 abu-abu (nomor model RIO 4346) sambil memakai jas hujan pada saat pelepasannya dari Penjara Landsberg tanggal 20 Desember 1924, setelah dipenjarakan hanya selama sembilan bulan. Dia telah didakwa atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi setelah memimpin usaha kudeta di Münich setahun sebelumnya, yang dikenal dengan nama Münich Putsch. Dalam periode inilah Hitler membuat bukunya yang terkenal, "Mein Kampf" (Perjuanganku), yang nantinya menjadi "kitab suci" orang-orang Nazi. Hitler sendiri tidak menulis secara langsung buku tersebut melainkan mendiktekannya pada wakilnya Rudolf Hess - yang sama-sama dipenjara disana atas kasus yang sama. Hitler persisnya dipenjara selama 264 hari. Seorang pegawai Penjara Landsberg mengatakan bahwa pada saat itu Hitler menginginkan agar dapat menarik untung dari penjualan bukunya, yang cukup untuk "membayar kewajiban finansialnya (baca: utang) dan untuk menutupi pengeluaran selama dia dipenjara". Delapan tahun kemudian (1933) Sang titisan Jojon naik ke tampuk kekuasaan dan dia menjadi kaya raya dari hasil penjualan bukunya - yang menjadi buku terlaris di zaman Nazi! Foto oleh Heinrich Hoffmann


Foto ini diambil tanggal 1 Agustus 1936 pada saat pembukaan Olimpiade Musim Panas ke-11 di Berlin dan pertama kali dipublikasikan dalam seri "Die olympischen Spiele 1936 in Berlin und Garmisch-Partenkirchen" dari Cigaretten-Bilderdienst Hamburg-Bahrenfeld . Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berdiri di atas mobil Mercedes-Benz 770k dengan plat nomor IIA-19356 (Stadtbezirk München) yang sedang berjalan, diiringi oleh para pejabat tinggi Nazi serta pengawalnya dari Leibstandarte. Di kursi belakang duduk ajudannya, SS-Obersturmführer Karl Wilhelm Krause. Mereka melintasi Gerbang Brandenburg (Brandenburg Tor) yang merupakan ikon kota Berlin dan dibangun tahun 1788-1791


 Diktator Italia Benito Mussolini mengadakan kunjungan ke Jerman tanggal 25-29 September 1937. Disini dia sedang asyik mengobrol dengan pemimpin Nazi Adolf Hitler di atas sebuah Mercedes Benz W 07 (dikenal juga dengan nama Typ 770 atau Großer Mercedes) yang dikemudikan oleh supir pribadi Hitler, SS-Sturmbannführer Erich Kempka

Adolf Hitler berkendara keliling kota Münich menggunakan sebuah "Großer Mercedes" bersama dengan tamunya, diktator Fasis Italia Bennito Mussolini, tanggal 18 Juni 1940. Pada hari itu Mussolini tiba di kota kelahiran Nazi tersebut bersama dengan Menteri Luar Negeri sekaligus menantunya, Conte Galeazzo Ciano, untuk mendiskusikan masa depan kedua negara dalam peperangan melawan musuh-musuhnya. Hitler sebenarnya sedikit kecewa karena Italia baru menyatakan perang terhadap Prancis dan Inggris tanggal 10 Juni 1940, saat kemenangan untuk Jerman sudah di depan mata dalam Pertempuran Prancis. Tidak hanya itu, Mussolini juga "merajuk" pada Hitler agar negaranya ikut mencicipi wilayah jarahan di Prancis selatan yang belum diduduki Wehrmacht. Hitler tentu saja ogah membiarkan sekutu barunya tersebut ikut menikmati hasil yang telah dengan susah payah diraihnya. Karenanya dalam perjanjian penyerahan diri Prancis pada tanggal 22 Juni 1940, dia mengajukan syarat yang lunak yang memperbolehkan mantan musuhnya tersebut untuk tetap menguasai wilayah selatan dengan membentuk pemerintahan boneka Vichy. Mengetahui hal ini, Mussolini marah karena merasa peranannya hanya dijadikan sebagai "kelas dua", tapi tidak bisa berbuat apa-apa untuk merubahnya!


  Acara kunjungan Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) ke Stabsquartier Heeresgruppe Mitte di Borisov (Belarusia) pada tanggal 4 Agustus 1941. Disini sang pemimpin Jerman duduk di sebelah supir pribadinya, SS-Sturmbannführer Erich Kempka, sementara di kursi belakang nongkrong Generalfeldmarschall Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe Mitte). Mobil yang tampak dalam foto ini kemungkinan besar adalah Mercedes-Benz W150 cabriolet


Sumber :
www.sites.google.com
www.ushmm.org

Sabtu, 01 November 2014

Foto Berwarna Sepeda Motor Wehrmacht

 Seorang Grenadier dari Hermann Göring Division di Tunisia tahun 1943. Dia mengendarai sebuah sepeda motor Bianchi buatan Italia (diproduksi periode 1936-1940). Tak banyak yang terlihat dari motor ini yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi modelnya, tapi kemungkinan besar adalah yang versi 500cc. Si Grenadier melipat jaket kamuflase SS-Palmenmuster serta celananya, dan juga membawa senapan Kar98k di punggungnya


Foto ini, yang tampaknya telah disetting dengan baik, kemungkinan dibuat untuk kepentingan propaganda Jerman. Seorang prajurit Luftwaffe berdiri sambil membaca surat yang datang dari tanah air di depan sepeda motor Zündapp Ks 600 bersespan, sementara di latar belakang mengudara sebuah pesawat Focke-Wulf Fw 189 "Uhu" (Burung Hantu). Pesawat bermesin ganda dan berkursi tiga ini terutama sekali dibuat untuk kepentingan pengintaian. Dibandingkan dengan pesawat yang umum diproduksi di masa itu, Fw 189 terlihat aneh karena mempunyai dua "badan". Pada awalnya kemampuannya diragukan, tapi kemudian medan udara Front Timur membuktikan kemampuan Fw 189 yang jauh melebihi harapan para pembuatnya! Pesawat ini dijuluki sebagai "matanya Luftwaffe" dan ketangguhannya terbukti dengan beberapa kali dia mampu pulang ke pangkalannya dengan sebagian ekornya copot atau rusak parah! Keberadaannya tidak diketahui oleh pihak Sekutu sampai dengan tahun 1941, walaupun prototipe pesawat ini sudah berseliweran dari masa sebelum perang. Total produksinya sampai dengan perang berakhir adalah 849 buah


Sumber :
Buku "Afrikakorps: Rommel's Tropical Army in Original Color" karya Bernd Peitz
www.militaryphotos.net

Kamis, 25 September 2014

Foto Mobil Amfibi Trippel

 SS-Infanterie-Regiment 8 (motorisiert) / 1.SS-Infanterie-Brigade (motorisiert) dalam sebuah latihan penyeberangan sungai menggunakan kendaraan amfibi Trippel SG6/41 yang merupakan versi lanjutan dari Trippel SG6/38. Kendaraan ini adalah hasil karya desainer muda Hans Trippel (1908-2001) yang juga adalah anggota Sturmabteilung. Berhubung tidak berhasil mendapatkan order resmi dari Wehrmacht maka produksinya pun terbatas hanya sampai 1000 buah saja. Kebanyakannya merupakan hasil dari pembelian pribadi dan digunakan oleh unit-unit Waffen-SS. Pamornya kalah jauh dibandingkan dengan kendaraan fungsi serupa keluaran Volkswagen (Schwimmwagen). Foto oleh SS-Kriegsberichter August Ahrens ini kemungkinan besar dibuat tahun 1943


Sumber :
Foto koleksi US National Archives and Records Administration (NARA)

Foto Sepeda Motor Zündapp

 Barisan Kradstaffel dari 6.Schwadron / Kavallerie-Regiment 18 dalam acara demonstrasi untuk memperingati perayaan Tag der Wehrmacht (Hari Angkatan Bersenjata Jerman) tanggal 12 September 1938. Motor yang digunakan adalah Zündapp K800. Paling depan adalah dua prajurit yang telah mendapatkan Schützenschnur (Tambang Ketepatan Menembak) dan tersampir di pundaknya


 


Sumber :

Sabtu, 20 September 2014

AEC Dorchester "Mammut"

Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberstleutnant Irnfried Freiherr von Wechmar (Kommandeur Aufklärungs-Abteilung 3 (motorisiert) / 5.leichte-Division / Deutsches Afrikakorps) yang diserahkan langsung oleh Generalleutnant Erwin Rommel (Kommandierender General Deutsches Afrikakorps) pada tanggal 13 April 1941. Di belakang terparkir sebuah ranpur komando AEC Dorchester yang merupakan salah satu dari tiga kendaraan sejenis hasil rampasan dari Inggris yang biasa digunakan oleh Rommel sebagai kendaraan komando utamanya saat mengunjungi berbagai front di Afrika. Pasukan Jerman menyebut kendaraan jenis ini sebagai "Mammut", sementara yang biasa dipakai Rommel dinamakan sebagai "Max"


Sumber :
www.beutepanzer.ru

Kamis, 11 September 2014

Foto Sepeda Motor DKW (Dampf-Kraft-Wagen)

DKW NZ 350 

Para anggota Panzer-Regiment 35 / 4.Panzer-Division saat gerak maju di Baranovichi (Belarusia) tahun 1941 saat berlangsungnya Unternehmen Barbarossa. Dari kiri ke kanan: Spieß Klepzig (I.Abteilung / Panzer-Regiment 35), Oberleutnant Hans-Detloff von Cossel (Führer 1.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 35), dan Leutnant der Reserve Gerhard Georgi (I.Abteilung / Panzer-Regiment 35). Cossel menunggang sebuah sepeda motor dari jenis DKW NZ 350, sementara di belakangnya adalah Panzerkampfwagen III "232"


Awak sebuah Sd.Kfz.250/5 #402 milik peleton pelopor (Aufklärungszug) dengan plat nomor SS-800647 dari 4.Kompanie / SS Panzer-Aufklärungs Abteilung 11 / 11.SS Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland" menyerahkan selembar kertas berisi informasi situasi pertempuran terkini kepada seorang pengantar pesan bermotor SS (SS-Kradschützen) yang duduk di atas sepeda motor dari jenis DKW NZ 350. Perhatikan simbol Sonnenrad (Roda Matahari) atau Ger-Rune di Sd.Kfz.250/5 yang digunakan oleh Divisi Nordland sebagai lambang unit mereka! Foto ini diambil bulan Juli 1944 saat Tentara Merah melakukan serbuan masif berulangkali terhadap garis Tannenberg di Narva. Divisi Nordland bertahan mati-matian menjaga garis pertahanan yang sangat vital ini bersama dengan 20. Waffen-Grenadier-Division der SS (Estonia), 5. SS-Freiwilligen-Sturmbrigade Wallonien (Wallonie), 6. SS-Freiwilligen-Sturmbrigade Langemarck (Flemish), 4. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Brigade Nederland (Belanda) dan Kampfgruppe Strachwitz dari Panzergrenadier-Division Großdeutschland. Mereka pantang untuk mundur walaupun kekuatan musuh jauh berada di atas mereka. Begitu sengit dan brutalnya pertempuran yang terjadi sehingga gugurlah komandan Divisi Nordland SS-Gruppenführer Fritz von Scholz, dilanjutkan oleh komandan SS-Panzergrenadier-Regiment 23 Norge serta 24 Danmark! Meskipun begitu, pengorbanan mereka membawa hasil, dan dalam pergulatan yang berlangsung tiga hari tersebut (27-29 Juli 1944), pasukan Jerman berhasil menghancurleburkan tidak kurang dari 113 tank T-34 yang menyerbu garis pertahanan mereka! Tidak hanya itu, dari 136.830 tentara Soviet yang melakukan ofensif di Narva bulan Juli 1944, hanya beberapa ribu yang selamat, dan seantero resimen tank Soviet musnah! Tertahannya ofensif Soviet di hadapan pasukan gabungan Heer dan Waffen-SS memampukan lebih dari 25.000 warga Estonia dan 3.700 orang Swedia untuk meloloskan diri ke negara Swedia yang netral


Sumber :
Foto koleksi pribadi Hans-Jürgen Zeis
www.5sswiking.tumblr.com
www.panzerregiment35.blogspot.com