Tampilkan postingan dengan label Free Download MP3 Third Reich. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Free Download MP3 Third Reich. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

Download MP3: Vorwärts nach Osten! (Von Finland bis zum Schwarzen Meer)





Wir standen fuer Deutschland auf Posten
Und hielten die grosse Wacht.
Nun hebt sich die Sonne im Osten
Und ruft die Millionen zur Schlacht.
Von Finnland bis zum Schwarzen Meer:
Vorwaerts, vorwaerts!
Vorwaerts nach Osten, du stuermend' Heer!
Freiheit das Ziel,
Sieg das Panier!
Fuehrer, befiehl!
Wir folgen dir!

Den Marsch von Horst Wessel begonnen
Im braunen Gewand der SA
Vollenden die grauen Kolonnen:
Die grosse Stunde ist da!
Von Finnland bis zum Schwarzen Meer:
Vorwaerts, vorwaerts!
Vorwaerts nach Osten, du stuermend' Heer!
Freiheit das Ziel,
Sieg das Panier!
Fuehrer, befiehl!
Wir folgen dir!

Nun brausen nach Osten die Heere
Ins russische Land hinein.
Kameraden, nun an die Gewehre!
Der Sieg wird unser sein!
Von Finnland bis zum Schwarzen Meer:
Vorwaerts, vorwaerts!
Vorwaerts nach Osten, du stuermend' Heer!
Freiheit das Ziel,
Sieg das Panier!
Fuehrer, befiehl!
Wir folgen dir!


Terjemahan:
Kami berdiri untuk Jerman di pos kami
Dan tetap menjaga misi pengintaian yang penting
Sekarang matahari bersinar di Timur
Dan memanggil jutaan manusia ke medan pertempuran
Dari Finlandia sampai sejauh Laut Hitam
Maju!
Maju!
Maju ke Timur. Pasukan, serbu!
Kemerdekaan sebagai tujuan
Kibarkan panjimu
Führer, berikan perintahmu
Kami akan mengikutimu

Barisan dimulai oleh Horst Wessel
Dengan seragam coklat SA
Lajur abu-abu kami akan menyelesaikannya
Momen besar telah tiba!
Dari Finlandia sampai sejauh Laut Hitam
Maju!
Maju!
Maju ke Timur. Pasukan, serbu!
Kemerdekaan sebagai tujuan
Kibarkan panjimu
Führer, berikan perintahmu
Kami akan mengikutimu

Sekarang pasukan kita telah bergerak ke Timur
Menuju tanah Rusia
Kamerad, panggul senjata!
Kemenangan akan menjadi milik kita
Dari Finlandia sampai sejauh Laut Hitam
Maju!
Maju!
Maju ke Timur. Pasukan, serbu!
Kemerdekaan sebagai tujuan
Kibarkan panjimu
Führer, berikan perintahmu
Kami akan mengikutimu

Lagu "Vorwärts nach Osten!" (Maju ke Timur) mempunyai judul resmi "Von Finnland bis zum Schwarzen Meer" (Dari Finlandia sampai Laut Hitam), serta judul-judul tidak resmi lain seperti "Rußlandlied" (Lagu Rusia) dan "Das Lied vom Feldzug im Osten" (Lagu Kampanye di Timur). Lagu mars ini secara cermat disiapkan oleh Menteri propaganda Joseph Goebbels sebagai penyemangat pasukan Jerman yang akan menyerbu Rusia dalam Unternehmen Barbarossa tahun 1941. Tapi kemudian penyelesaiannya tertunda sehingga baru diputar di radio untuk pertama kalinya seminggu setelah invasi, tanggal 29 Juni 1941. Lagu tersebut merupakan salah satu lagu yang dipesan langsung oleh Oberkommando der Wehrmacht untuk dinyanyikan oleh prajurit-prajurit mereka saat sedang berbaris maju di Rusia.

Lagu ini diciptakan oleh tiga orang: Heinrich Anacker, Hans Tieszler dan Hans-Wilhelm Kulenkampff dengan Anacker sebagai pencipta utamanya. Goebbels sendiri berkomentar tentangnya dalam buku harian yang selalu ditulisnya: "Das neue Rußlandlied ist fertig; eine Gemeinschaftsarbeit von Anacker, Tießler und Kolbe, die ich nun zusammenstelle und überarbeite. Sie ist dann nicht mehr wiederzuerkennen. Ein großartiges Lied" (Lagu Rusia terbaru telah selesai, yang merupakan hasil kerjasama dari Anacker, Tiessler (Tieszler) dan Kolbe (Kulenkampff). Mereka telah aku kumpulkan untuk mengerjakan lagu yang tak pernah didengar sebelumnya tersebut. Lagu yang hebat). Goebbels juga menambahkan lirik terakhir dari lagu itu: "Freiheit das Ziel, Sieg das Panier! Führer befiehl, wir folgen Dir!" (Kemerdekaan sebagai tujuan, kibarkan panjimu! Führer berikan perintahmu, kami akan mengikutimu)

Sebagai komposernya ditunjuk musisi Jerman berpengalaman Herms Niel dan Norbert Schultze untuk meramu musiknya sesuai dengan selera masing-masing. Akhirnya yang dipilih adalah hasil komposisi karya Schultze. Sebelum disiarkan, Goebbels secara pribadi merevisi beberapa bagiannya dengan menyederhanakan ritmik serta mengubah sedikit melodinya. Penampilan pertamanya digelar secara besar-besaran di Berlin pada tanggal 29 Juni 1941 dengan melibatkan gabungan koor dari Staatsoper Berlin dan Deutschen Oper Berlin. Di akhir lagu ditambahkan quote dari  Franz Liszt yang dikenal dengan nama "Rußlandfanfare".


Sumber :
www.de.wikipedia.org

Jumat, 18 Juli 2014

Download MP3: Ich Hatt Einen Kameraden



(Terjemahan lirik oleh Steve Edpin)

 Ich hatt' einen Kameraden,
Einen bessern findst du nicht.
Die Trommel schlug zum Streite,
Er ging an meiner Seite
In gleichem Schritt und Tritt.

Eine Kugel kam geflogen,
Gilt's mir oder gilt es dir?
Ihn hat es weggerissen,
Er liegt vor meinen Füßen
Als wär's ein Stück von mir.

Will mir die Hand noch reichen,
Derweil ich eben lad'.
"Kann dir die Hand nicht geben,
Bleib du im ew'gen Leben
Mein guter Kamerad!"

***

*Dahulu kala aku memiliki seorang kawan*

Dahulu kala aku memiliki seorang kawan,
Seorang kawan terbaik yang pernah kau temui.
Genderang ditabuh memanggil kami untuk bertempur,
Ia berjalan di samping diriku,
Dengan gerak dan langkah yang sama.

Sebuah peluru terbang ke arah kita,
Menuju kepada diriku atau dirimu?
Peluru itu merobek dirinya,
Kini ia berbaring di kakiku,
Seakan-akan ia merupakan bagian dari diriku.

Tangannya berusaha meraih diriku,
Sementara aku sedang mengisi kembali senapanku.
"Aku tak bisa menggenggam tanganmu,
Semoga kamu hidup abadi,
kawanku yang baik!"



Kamis, 27 Mei 2010

Free Download MP3 : Flieg Deutsche Fahne Flieg




Lagu "Flieg, Deutsche Fahne, Flieg" (Terbanglah, Bendera Jerman, Terbang) adalah lagu mars karangan Hans-Jürgen Nierentz dan diciptakan tahun 1935. Lagu ini kadang disebut juga sebagai "Soldat Kamerad", dan bila kita cermat mendengarkan lirik-liriknya, seakan-akan Jerman sudah berada pada keadaan perang! Btw, saya mendapati bahwa ada dua versi pengarang dari lagu ini, yang pertama seperti yang sudah disebutkan sebelumnya (Nierentz), dan yang kedua adalah Herms Niel, pencipta musik terkenal yang merupakan pengarang dari banyak lagu-lagu prajurit (Soldatenlieder) Jerman seperti "Erika" dan "Edelweiss".



Soldat, Kamerad, faß Tritt Kamerad,
Tritt unter die Gewehre!
So muß ein jeder mit, Kamerad,
Dem Vaterland zur Ehre!
Dem Frieden dient das graue Kleid
Und nicht dem Krieg der Schmerzen.
Wir tragen eine neue Zeit
In unsern jungen Herzen.

Soldat, Kamerad, pack zu, Kamerad,
Nimm Hacke und nimm Spaten.
Wir kenne keine Ruh, Kamerad,
Dafür sind wir Soldaten.
Von Grenze bis zur Grenze steht
Ein Heer von jungen Bauern.
Was wir geackert und gesät,
Das soll uns überdauern.
Die Fahne hoch...

Soldat, Kamerad, du weißt, Kamerad,
Wir sind dem Land verschworen.
Wir tragen seinen Geist, Kamerad,
Den wir so lang verloren.
In unseren Kolonnen zieht
Des Reiches Kraft und Wehre.
Wir sind sein Geist, wir sind sein Lied
Und seine heil'ge Ehre.
Die Fahne hoch...

Die Fahne hoch! Marschiert!
Voran der Führer führt.
Mit unsern Fahnen ist der Sieg,
Flieg, deutsche Fahne, flieg!

Jumat, 07 Mei 2010

Free Download MP3 : Unser Rommel




Buat para pencinta Erwin Rommel, maka lagu ini WAJIB anda miliki! Merupakan lagu yang didedikasikan khusus untuk Jenderal Erwin Rommel si Serigala Padang Pasir, terutama sewaktu dia malang melintang di gurun Afrika Utara. Lagu ini sering disebut-sebut juga sebagai lagu wajibnya Afrikakorps.



Ini lirik aslinya :

Wir sind das deutsche Afrikakorps
Des Führers verwegene Truppe
Wir stürmen wie die Teufel hervor
Versalzen dem Tommy die Suppe
Wir fürchten nicht Hitze und Wüstensand
Wir trotzen dem Durst und dem Sonnenbrand
Marschieren beim Takt unserer Trommel
Vorwärts, vorwärts
|: Vorwärts mit unserem Rommel! :|


Die Briten fürchten uns wie die Pest
Sie sitzen auf glühenden Kohlen
Wir rächen Deutsch-Ost und rächen Südwest
Das einst sie uns feige gestohlen
Sind Churchhill und Roosevelt auch Wut entbrannt
Wir werfen die Feinde in jedem Land
Es schlägt Generalmarsch die Trommel
Vorwärts, vorwärts
|: Vorwärts mit unserem Rommel! :|

Mit uns im Kampf und im Siege vereint
Marschieren Italiens Scharen
Bis einst die Sonne des Friedens uns scheint
Und wieder gen Deutschland wir fahren.
Doch wenn mich die feindliche Kugel fand
So lasset mich ruhen im Wüstensand
Und rühret noch einmal die Trommel
|: Vorwärts mit unserem Rommel :|


Dan ini terjemahannya (maaf kalau salah-salah kate) :

ROMMEL KITA

Kamilah Afrikakorps Jerman
Pasukan Führer yang tangguh
Kami menyerbu bagaikan Iblis
Menggarami sup-sup Tommy (sebutan untuk Prajurit Inggris)
Kami tak takut panas dan pasir gurun
Kami telah kebal akan haus dan bara sinar matahari
Berbaris dengan derap drum kami
Maju! Maju!
Maju dengan Rommel kita!

Inggris takut pada kita bagai pada wabah
Mereka duduk dalam bara yang panas
Kami mencapai Timur Jerman dan juga tenggara
Yang dulunya milik kita tapi telah dicuri secara pengecut
Bahkan ketika Churchill dan Roosevelt bangkit dalam kemarahan
Kami melempar musuh di setiap negara yang kami duduki
Kami menyerang selaras dengan baris drum
Maju! Maju!
Maju dengan Rommel kita!

Bersatulah dengan kami dalam pertempuran dan kemenangan
Italia telah berkumpul untuk berbaris
Sampai mentari kemenangan menyinari kita
Dan kita akan kembali ke Jerman
Tapi bila peluru musuh menemukanku
Biarlah aku beristirahat di gurun
Dan memainkan drum kembali
Maju dengan Rommel kita!

Senin, 01 Februari 2010

Free Download MP3 : Kampflied der Nationalsozialisten



Lagu ini dikenal juga dengan nama "Deutschland arbeiten wollen wir" atau "Herbei zum Kampf", dan merupakan lagu perang Nazi yang populer pada masanya. Penciptanya adalah Kleo Pleyer (1898-1942), seorang politisi Nazi sekaligus juga seorang sejarawan, sosiologis, dan profesor pada Universitas Königsberg Albertina dan Universitas Eberhard Karls di Tübingen.

Selain mengarang lagu "Kampflied der Nationalsozialisten", Pleyer juga menciptakan lagu lain yaitu "Volk im Feld" (1943).



Ini lirik aslinya :

Wir sind das Heer vom Hakenkreuz,
Hebt hoch die roten Fahnen!
Der deutschen Arbeit wollen wir
Den Weg zur Freiheit bahnen!

Herbei zum Kampf, ihr Knechte der Maschinen
nun Front gemacht der Sklavenkolonie.
Hört ihr denn nicht die Stimme des Gewissens,
den Sturm, der euch es in die Ohren schrie?

Ja, aufwärts der Sonne entgegen,
mit uns zeiht die neue Zeit.
Wenn alle verzagen, die Fäuste geballt,
wir sind ja zum Letzten bereit!
Und höher und höher und höher
wir steigen trotz Haß und Verbot.
Und jeder SA Mann ruft mutig: Heil Hitler!
Wir stürzen den jüdischen Thron!


Terjemahannya (Inggris) :

We are the swastikas army,
Raise the red flags!
For German work we want
to pave the way to freedom!

Out to fight, you slaves of machinery
Stand in front against the slave colony.
Don’t you hear the voice of conscience,
The storm that screamed it in your ears?

Yes, up towards the sun,
The new time moves with us.
If everybody gives up hope, their fists clenched,
We are willing to give the ultimate!
Higher and higher and higher
We raise despite hate and ban.
And every SA man courageously calls: Heil Hitler!
We bring down the jewish throne!

Minggu, 30 Agustus 2009

Free Download MP3 : Das Deutschlandlied




Das Deutschlandlied (artinya "Lagu Jerman", juga dikenal sebagai Das Lied Der Deutschen atau "Lagu Orang-Orang Jerman") telah digunakan secara sebagian atau penuh sebagai lagu kebangsaan Jerman dari sejak tahun 1922. Musiknya sendiri dikarang oleh komposer kenamaan Joseph Haydn tahun 1797 sebagai lagu resmi perayaan ulang tahun Kaisar Francis II dari Kekaisaran Romawi Suci. Pada tahun 1841, sastrawan dan ahli bahasa Jerman August Heinrich Hoffmann von Fallersleben menambahkan lirik Das Lied Der Deutschen pada musik yang sudah diciptakan oleh Haydn, lirik yang dianggap revolusioner pada waktu itu!

Lagu ini dikenal luas karena lirik pembukanya dan refrain dari stanza pertama (yang ngerti musik pasti nyaho maksud kalimat ini!), Deutschland über alles (Jerman di atas segala-galanya), dan malah banyak orang yang tidak tahu menyangka bahwa judul lagu kebangsaan Jerman sendiri adalah Deutschland über alles! Maksud sebenarnya dari lirik itu sendiri adalah bahwa tujuan utama dari kelompok revolusioner Vormärz haruslah sebuah Jerman yang bersatu, dengan menafikan pandangan kelompok anti-liberal Kleinstaaterei. Bersama dengan bendera Jerman, lagu tersebut menjadi salah satu simbol Revolusi Maret 1848. Selama zaman Third Reich, mesin propaganda Nazi mengedepankan lirik pertama yang terkenal dari Deutschlandlied (Deutschland über alles) untuk menghubungkannya dengan superioritas rasial.

Untuk lebih mendukung pemerintahan republik yang baru berdiri, pemerintah Weimar Jerman menjadikannya sebagai lagu kebangsaan pada tahun 1922. Dengan alasan yang sama pula, pemerintahan Jerman Barat mengadopsi Deutschlandlied sebagai lagu kebangsaan Jerman tahun 1952, dengan hanya stanza ketiga yang dinyanyikan dalam acara-acara kenegaraan. Setelah reunifikasi Jerman tahun 1991, hanya stanza ketigalah yang secara resmi dijadikan sebagai lagu kebangsaan Jerman bersatu.



Stanza pertama (Jerman) :

Deutschland, Deutschland über alles,
Über alles in der Welt,
Wenn es stets zu Schutz und Trutze
Brüderlich zusammenhält.
Von der Maas bis an die Memel,
Von der Etsch bis an den Belt,
Deutschland, Deutschland über alles,
Über alles in der Welt!


Stanza kedua :

Deutsche Frauen, deutsche Treue,
Deutscher Wein und deutscher Sang
Sollen in der Welt behalten
Ihren alten schönen Klang,
Uns zu edler Tat begeistern
Unser ganzes Leben lang.
Deutsche Frauen, deutsche Treue,
Deutscher Wein und deutscher Sang!


Stanza ketiga (yang dijadikan lagu kebangsaan) :

Einigkeit und Recht und Freiheit
Für das deutsche Vaterland!
Danach lasst uns alle streben
Brüderlich mit Herz und Hand!
Einigkeit und Recht und Freiheit
Sind des Glückes Unterpfand;
Blüh' im Glanze dieses Glückes,
Blühe, deutsches Vaterland.


Terjemahan (Inggris) :

Germany, Germany above all,
Above all in the world,
When, for protection and defence, it always
takes a brotherly stand together.
From the Meuse to the Memel,
From the Adige to the Belt,
Germany, Germany above everything,
Above everything in the world.

German women, German loyalty,
German wine and German song
Shall retain in the world
Their old beautiful Chime
And inspire us to noble deeds
During all of our life.
German women, German loyalty,
German wine and German song!

Unity and justice and freedom
For the German fatherland!
For these let us all strive
Brotherly with heart and hand!
Unity and justice and freedom
Are the pledge of fortune;
Flourish in this fortune's blessing,
Flourish, German fatherland.

Free Download MP3 : Horst Wessel Lied aka Die Fahne Hoch



Horst Wessel Lied (Lagu Horst Wessel), juga dikenal dengan nama Die Fahne Hoch (Kibarkan Bendera) yang diambil dari lirik pembukanya, adalah lagu kebangsaan Partai Nazi dari tahun 1930 sampai dengan 1945. Dari tahun 1933 sampai dengan 1945, lagu tersebut juga menjadi lagu kebangsaan kedua untuk negara Jerman setelah Deutschlandlied.

Lirik lagu tersebut diciptakan oleh Horst Wessel sendiri tahun 1929. Yup! Bagi yang belum mengetahui, nama Horst Wessel memang diambil dari nama orang (bukan jin!), yang merupakan aktivis Nazi dan komandan lokal Sturmabteilung (SA), milisi Nazi, di distrik kota Berlin bernama Friedrichshain. Pada bulan Januari 1930, Wessel dibunuh oleh aktivis komunis, dan segera mesin propaganda Nazi di bawah komando Dr. Joseph Goebbels menjadikan dia sebagai martir utama dari pergerakan partai yang sedang naik daun. Lagu Horst Wessel sendiri kemudian menjadi lagu resmi dari acara 'pembaptisan' (weihelied) Nazi, dan banyak digunakan di acara-acara partai sekaligus juga parade-parade yang diselenggarakan oleh SA.

Ketika Nazi naik ke tampuk kekuasaan tahun 1933, lagu ini otomatis terangkat pula 'derajatnya' dengan diresmikannya sebagai simbol nasional berdasarkan UU tanggal 19 Mei 1933. Jadinya, Nazi Jerman mempunyai dua lagu kebangsaan, yang terdiri dari verse pertama dari Deutschlandlied diikuti dengan Horst Wessel Lied. Peraturan yang disertakan pada versi print lirik Horst Wessel Lied tahun 1934 mensyaratkan bahwa ketika verse pertama dan keempat dari lagu ini sedang dibawakan, maka yang mendengar haruslah mengangkat tangan kanan mereka (salam Hitler). Dalam film monumental Triumph Of The Will (saya punya DVD-nya, ada yang berminat?) karya Leni Riefenstahl, tampak para dedengkot partai Nazi ikut bernyanyi ketika lagu ini sedang dibawakan.

Seiring dengan jatuhnya kekuasaan Nazi di Jerman, lagu ini ikut-ikutan dilarang beredar, dan sampai saat ini lirik dan iramanya menjadi hal ilegal di Jerman dan Austria (kecuali untuk kepentingan pendidikan).



Lirik berbahasa Jerman :

Die Fahne hoch! Die Reihen fest geschlossen!
SA marschiert mit mutig-festem Schritt.
Kam'raden, die Rotfront und Reaktion erschossen,
Marschier'n im Geist in uns'ren Reihen mit.

Die Straße frei den braunen Bataillonen.
Die Straße frei dem Sturmabteilungsmann!
Es schau'n aufs Hakenkreuz voll Hoffnung schon Millionen.
Der Tag für Freiheit und für Brot bricht an!

Zum letzten Mal wird nun Appell geblasen!
Zum Kampfe steh'n wir alle schon bereit!
Bald flattern Hitlerfahnen über Barrikaden.
Die Knechtschaft dauert nur noch kurze Zeit!

Die Fahne hoch! Die Reihen fest geschlossen!
SA marschiert mit ruhig-festem Schritt.
Kameraden, die Rotfront und Reaktion erschossen,
Marschieren im Geist in unseren Reihen mit.


Lirik terjemahan (Inggris) :

The flag high! The ranks tightly closed!
SA marches with a calm, firm pace.
Comrades whom Red Front and reaction shot dead
March in spirit within our ranks.

The streets free for the brown battalions,
The streets free for the stormtroop man!
Already millions look with hope to the swastika
The day of freedom and bread is dawning!

Rollcall has sounded for the last time
We are all prepared for the fight!
Soon Hitler flags will flutter over barricades
Our servitude will not last much longer now!

The flag high! The ranks tightly closed!
SA marches with a calm, firm pace.
Comrades whom Red Front and reaction shot dead
March in spirit within our ranks.

Senin, 16 Februari 2009

Free Download MP3 : Rot Scheint Die Sonne



Rot Scheint Die Sonne adalah lagu mars Fallschirmjäger (Pasukan Terjun Payung Jerman) yang berarti "Matahari Bersinar Merah". Lagu ini menjadi populer karena terdapat dalam Liederbuch der FJ-Lehrkompanie (Buku Lagu) yang dibagikan kepada setiap anggota Fallschirmjäger. Malah dalam kenyataannya, tentara Jerman tidaklah sekaku seperti digambarkan dalam film-film propaganda Hollywood. Mereka adalah tentara yang sama saja seperti tentara lainnya di muka bumi yang butuh penyegaran melalui lagu-lagu. Untuk itulah fungsi Liederbuch itu dibuat. Mereka senang menyanyi untuk menghilangkan kejenuhan, bahkan dalam beberapa kisah paling heroik yang pernah saya baca, betapa saya tertegun ketika mengetahui bahwa pertempuran kadang berhenti ketika tentara Jerman mendengar nyanyian, meskipun nyanyian itu datangnya dari arah musuh mereka. Luar biasa!

Selain itu, masalah menyanyi ini menjadi masalah yang sangat serius. Bahkan, kualitas moral sebuah unit biasa dilihat dari seberapa baiknya mereka bernyanyi! Para musikante atau musisi (baik amatiran maupun profesional) biasa ditemukan dalam setiap unit, dan tidak hanya dalam grup musik saja. alat-alat musik pun ikut dibagikan pada tentara, tidak hanya senjata dan makanan saja. Biasanya alat musik tersebut adalah alat musik standar semacam harmonika, akordeon dan gitar.

Rot Scheint Die Sonne sendiri diciptakan oleh Friedrich Schäfer, dan bagi saya, inilah lied paling enak didengar yang datang dari Third Reich! Coba saja dengarkan sendiri...



1. Rot scheint die Sonne, fertig gemacht
Wer weiß ob sie morgen für uns auch noch lacht.
Werft an die Motoren, schiebt Vollgas hinein,
Startet los, flieget ab, heute geht es zum Feind.
An die Maschinen, an die Maschinen,
Kamerad, da gibt es kein zurück.
Fern im Osten stehen dunkle Wolken
Komm' mit und zage nicht, komm' mit.

2. Donnern Motoren, Gedanken allein,
Denkt jeder noch schnell an die Lieben daheim.
Dann kommt Kameraden, zum Sprung das Signal,
Wir fliegen zum Feind, zünden dort das Fanal.
Schnell wird gelandet, schnell wird gelandet,
Kamerad, da gibt es kein Zurück.
Hoch am Himmel stehen dunkle Wolken,
Komm mit und zage nicht, komm mit.

3. Klein unser Häuflein, wild unser Blut,
Wir fürchten den Feind nicht und auch nicht den Tod,
Wir wissen nur eines, wenn Deutschland in Not,
Zu kämpfen, zu siegen, zu sterben den Tod.
An die Gewehre, an die Gewehre.
Kamerad, da gibt es kein Zurück,
Fern im Westen stehen dunkle Wolken.
Komm mit und zage nicht, komm mit!


Red shines the sun, get ready, who knows
whether it will smile for us tommorow?
The engines start, full throttle,
takeoff, on our way, today we meet the enemy.

Into the aircraft, into the aircraft!
Comrade, there is no going back.
In the distant east there are dark clouds,
come along and don’t lose heart, come along!

Thundering engines, alone with one’s thoughts,
each one gives a quick thought to his loved ones at home,
then comrades, comes the signal to jump,
and we drift towards the enemy, light the beacon fire there.

Quickly we land, quickly we land.
Comrade, there is no going back.
In the distant east there are dark clouds,
come along men, don’t lose heart, come along!

Our numbers are small, our blood is wild,
we fear neither the enemy nor death,
we know just one thing: with Germany in distress,
to fight, to win, to die the death.

To your rifles, to your rifles!
Comrade, there is no going back.
In the distant east there are dark clouds,
come along men, don’t lose heart, come along!