Tampilkan postingan dengan label Pakaian Nazi Jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakaian Nazi Jerman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2014

Armband (Pita Lengan) Nazi

NSDAP

 Armband NSDAP
Pertama kali diperkenalkan tahun 1934. armband standar anggota NSDAP ini dipakai oleh banyak cabang organisasi seperti NSKK, NSFK, RAD dan yang lainnya. Dibuat dalam banyak variasi konstruksi dan bahan


Armband SA Reserve (Cadangan SA)
Pertama kali diperkenalkan tahun 1933-1935, armband ini dibuat menggunakan konstruksi BeVo dan merupakan multi-bahan


Armband SA Wehrmannschaft
 Pertama kali diperkenalkan tanggal 6 Desember 1939, armband ini biasa dipakai oleh personel SA yang tak memakai seragam partai, dan kadangkala disalahartikan sebagai armband organisasi olahraga SA. Dibuat dengan menggunakan konstruksi BeVo dimana lingkarannya adalah bagian terpisah dari armband tapi lencana sport-nya dijahitkan ke lingkaran


 
Armband Einsatzsturm der NSDAP (Operasi Khusus NSDAP)
Diibuat dalam bentuk print


 Armband NSDAP Ordnungsdienst (Penjaga Keamanan NSDAP)
Dibuat dalam bentuk print




Sumber :
www.ww2germanarmbands.webs.com

Sabtu, 15 November 2014

Ohrwarmer (Pelindung Telinga)

 Reichsführer-SS Heinrich Himmler dan SS-Gruppenführer und Generalleutnant Theodor Eicke (Kommandeur SS-Division Totenkopf) terlibat dalam sebuah perbincangan ringan di tengah dinginnya cuaca bulan Januari 1942 (saking dinginnya sampai-sampai Eicke mengenakan ohrwarmer alias pelindung telinga!). Saat itu sang Panglima SS sedang mengadakan kunjungan kepada Divisi Totenkopf yang sedang bertempur mati-matian di Front Timur. Foto oleh SS-Kriegsberichter Gerhard Wittmar


6. Armee yang terkepung oleh Tentara Merah di Stalingrad tetap mendapat dukungan suplai dari Luftwaffe, meskipun hal ini tidak pernah mencukupi kebutuhan para prajurit Wehrmacht yang sedang bertarung mati-matian disana. Amunisi dan peralatan adalah prioritas utama, meskipun cukup banyak juga pakaian musim dingin yang berhasil masuk. Perwira di sebelah kiri ini termasuk diantara yang beruntung dalam menerima jaket musim dingin keluaran terbaru, lengkap dengan sepatu bulu yang hangat. Seragam musim dingin biasanya dibuat dalam versi bolak-balik antara putih dan abu-abu, dimana bagian luar dan dalamnya sama-sama bisa digunakan. Versi pertama bagian abu-abunya dibuat dari bahan wol sementara versi selanjutnya berbahan katun (dengan warna yang bermacam-macam dari abu-abu tikus, abu-abu lapangan, dan bahkan abu-abu biru Luftwaffe). Dalam usaha untuk menjaga bagian putihnya tetap bersih tidak tersentuh kotoran, adalah umum melihat parka abu-abu dipadukan dengan celana putih atau sebaliknya. Sebagai tambahan, para perwira juga kadang mengenakan ohrwarmer (pelindung telinga) dari berbagai tipe sehingga tinggal menyisakan satu ciri yang menunjukkan bahwa dia adalah seorang perwira: topi lapangan yang dikenakan di kepalanya. Bila cuaca bertambah dingin, terkadang dipakai pula kopfschützer (syal) yang dililitkan di leher sampai menutupi telinga dan tudung parkanya ditarik ke atas. Sementara itu, prajurit yang kebagian tugas jaga di sebelah kanan tidak cukup beruntung dalam menerima pembagian pakaian musim dingin sehingga dia dipaksa untuk mengenakan wachmantel (jaket jaga) di bagian luar übermantel-nya (jaket selutut). Bagian terluar terbuat dari bahan selimut tebal yang kadang dilengkapi dengan tudung kain di bagian belakang kerahnya yang lebar. Wachmantel mempunyai kantong saku standar, namun ditambah dengan saku bulu vertikal di atasnya untuk tempat menghangatkan tangan. Semua perlengkapan lapangan biasanya dipakai di bagian dalam jaket terluar ini, yang mengindikasikan bahwa pemakaiannya hanya pada saat kondisi dirasa cukup aman saja. Sarung tangan bulu yang dipakainya biasa digunakan untuk melapisi sarung tangan standar yang berbahan karet/kulit, sementara itu wachstiefel (sepatu jaga) berbahan kulit dan kayu yang berat juga dikenakan di bagian luar sepatu lapangan standar. Tentu saja, semua "pemberat" yang dikenakan oleh si prajurit hanya digunakan untuk keperluan tugas jaga saja, karena itu namanya diembel-embeli dengan awalan "wache" (jaga). Pakaian ini biasanya bukan milik pribadi dan biasanya diserahterimakan pada prajurit yang kebagian tugas jaga selanjutnya


Ohrwarmer (pelindung telinga) Wehrmacht bentuknya seperti headphone yang biasa kita kenal, hanya tentu saja tidak ada sambungan listrik disini (boro-boro bisa denger musik!) dan fungsinya pun untuk melindungi telinga dari terpaan cuaca dingin atau angin kencang. Bahan utama yang diletakkan di bagian telinga terbuat dari kain tebal dengan pinggir rajutan sementara gagangnya dari besi lengkung. Biasanya alat ini dikenakan di dalam topi si pemakai


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.commons.wikimedia.org
www.wehrmacht-awards.com

Minggu, 26 Oktober 2014

Winterstiefel, Sepatu Musim Dingin Wehrmacht




Seorang perwira berseragam Sonderbekleidung der deutschen Panzertruppen (pakaian khusus pasukan tank Jerman) dari Divisi 3. SS-Panzer-Division "Totenkopf" dengan gembira memegang dua ekor anak babi. Di seragamnya terpasang pita medali Eisernes Kreuz II.Klasse dan medali Eisernes Kreuz I.Klasse, sementara di lengannya terdapat satu strip Panzervernichtungsabzeichen sebagai bukti bahwa pemiliknya setidaknya pernah menghancurkan satu buah tank musuh menggunakan senjata genggam-tangan. Foto ini diambil di musim dingin, yang terlihat dari salju beku di belakangnya serta winterstiefel yang dipakai di kakinya. Sang perwira yang berpangkat SS-Obersturmführer ini diketahui bernama Paul Rösch


 Maho? Entahlah! Yang jelas prajurit di kiri mengenakan Winterhose (celana musim dingin) M42 lengkap dengan Winterjacke (jaket musim dingin), sementara rekannya di kanan mengenakan Feldhose (celana lapangan) standar dan Winterjacke. Dia juga mengenakan Winterstiefel (sepatu musim dingin) M42 model awal yang hanya sebentar saja penggunaannya (musim dingin 1942/1943). Sepatu ini diujicoba barengan dengan Winteranzug (pakaian musim dingin) M42, tapi tidak pernah masuk tahap diproduksi massal


Sumber :
www.militarymodels.co.nz
www.wehrmacht-awards.com

Senin, 01 September 2014

Denim Kerja Biru (Blau Schutzanzug) Panzertruppen




Pakaian denim kerja biru Panzertruppen digunakan sampai dengan akhir perang oleh para awak pasukan tank Jerman, baik di latihan maupun di front. Karena bentuknya sangat serupa dengan pakaian kerja yang digunakan di Jerman sekarang, maka tidak mengherankan jika pakaian jenis ini banyak yang selamat sampai akhir perang dan bahkan beberapa di antaranya masih digunakan sampai saat ini (sekali lagi, bukti keunggulan mutu produk Jerman)! Pakaian jenis ini biasanya dipakai oleh para montir panzer yang bertugas untuk memoles kendaraan andalan mereka untuk selalu siap sedia dalam setiap keadaan.

Ironisnya, tidak banyak yang mengetahui tentang pakaian jenis ini karena memang "penampakannya" yang langka. Bahkan banyak kolektor panzer yang tak mengindahkannya karena menyangkanya sebagai seragam Luftwaffe yang memang mempunyai warna sama (biru tua)! Beberapa ada yang menganggapnya hanya dikenakan di awal-awal perang, padahal terdapat bukti bahwa pemakaiannya tetap berlangsung sampai akhir, termasuk sebagai bukti tercantum dalam buku "Panzerkampfgruppe Strachwitz" karya Mike Pruett yang memperlihatkan para personil Panzertruppen memakai pakaian denim kerja mereka di Narva tahun 1944.






























Sumber :
Foto koleksi pribadi Robert "Bob" Edwards
www.battlebornbooks.com
www.wehrmacht-awards.com

Kamis, 07 Agustus 2014

Seragam Putih Musim Panas Wehrmacht



Oleh : Steve Edpin

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai seragam putih (seragam musim panas) yang dikenakan oleh ketiga cabang Angkatan Bersenjata Jerman periode 1933-1945. Beberapa ilustrasi serta penjelasannya juga diberikan di akhir artikel untuk memberikan sedikit gambaran mengenai perbedaan model seragam dan cara penggunaannya.

*JAS PUTIH UNTUK PERWIRA DAN PETUGAS DENGAN PANGKAT PERWIRA* (ANGKATAN DARAT)
Jas putih merupakan pakaian yang diijinkan untuk dikenakan. Jas ini boleh dikenakan di dalam lingkup barak dan lapangan latihan, dikenakan di luar lingkup barak untuk berkuda, dan dikenakan untuk berdinas dengan pasukan jika pasukan mengenakan seragam drill atau seragam olahraga. Jas putih model baru boleh dikenakan pada acara-acara tertentu, bahkan di jalan.

Papan pundak dan kancing yang digunakan sama seperti yang digunakan pada Waffenrock. Elang dada terbuat dari besi ringan berwarna putih (elang untuk jenderal dan petugas angkatan bersenjata dengan pangkat jenderal terbuat dari besi ringan berwarna emas). Elang dipasangkan dengan sistem pin.

*JAKET PUTIH UNTUK PERWIRA DAN PETUGAS* (ANGKATAN LAUT)
Jaket putih dikenakan sebagai pakaian tropis, pada tanggal 1 Mei hingga 30 September, sebagai pengganti jaket biru untuk tugas harian di atas dek, ketika para prajurit mengenakan celana kerja atau celana putih. Juga dikenakan sebagai pakaian jalan-jalan atas perintah dari komandan tertua dari garnisun angkatan laut atau resor pantai setempat. Jaket putih selalu dikenakan saat dinas dengan bawahan berwarna putih (kecuali di dalam ruang kerja). Saat dinas di dalam ruang kerja jaket putih boleh juga dikenakan saat musim dingin.

Papan pundak dan kancing yang digunakan sama seperti yang digunakan pada jaket biasa. Elang dada terbuat dari besi cetak, dengan sistem pin, untuk perwira berwarna emas, untuk petugas angkatan bersenjata berwarna perak. Bawahan papan pundak untuk perwira aktif berwarna putih, untuk perwira pasukan cadangan berwarna hitam, untuk petugas angkatan bersenjata dengan warna cabangnya.

Tambahan (tahun 1940):
Sekarang, pada tugas kantoran, jaket berwarna coklat khaki atau abu-abu lapangan dapat dikenakan dengan potongan yang sama seperti jaket putih, sampai pemberitahuan lebih lanjut.

*JAS MUSIM PANAS* (ANGKATAN UDARA)
Jas musim panas dikenakan oleh perwira, petugas angkatan bersenjata dengan pangkat perwira, insinyur dan navigator, pada tanggal 1 April hingga 30 September, sebagai pakaian jalan-jalan, pakaian dinas kecil, pakaian sosial siang kecil dan besar. Selain itu, hanya dikenakan di dalam ruang kerja.

Setelan putih untuk pakaian musim panas (jas musim panas dan celana musim panas), hanya untuk pakaian jalan-jalan dan pakaian dinas kecil, diijinkan dikenakan dengan kemeja biru.

Di dalam lingkup barak dan lapangan terbang, juga di ruang kerja, jas musim panas boleh dikenakan tanpa lambang kerah.

Lambang kerah, papan pundak, dan kancing yang digunakan sama seperti yang digunakan pada jas biasa. Tambang kerah tidak digunakan.

Elang dada untuk pasukan secara umum terbuat dari besi ringan, untuk jenderal dan yang setara terbuat dari besi ringan berwarna emas, dengan sistem pin.

*KETERANGAN ILUSTRASI*
(1)
Mayor dalam Staf Umum Lapangan
Pakaian dinas kecil dengan jas putih model lama

(2)
Mayor dalam Staf Umum
Pakaian dinas kecil dengan jas putih model baru

(3)
Konteradmiral M.A. (Mayor Jenderal Artileri AL)
Pakaian dinas dengan jaket putih model lama

(4)
Oberleutnant (Ing.) (Letnan Satu Insinyur Laut)
Pakaian dinas dengan jaket putih model baru

(5)
Fliegeroberingenieur (Letnan Satu Insinyur Terbang)
Pakaian musim panas

*SUMBER*
- ‘Uniformen der Deutschen Wehrmacht einschließlich Ausrüstung und Seitenwaffen’, 1939 dan suplemennya, 1940
- ‘Der Offizier des Beurlaubtenstandes’, ed. 4, 1937

Jumat, 18 Juli 2014

Sejarah Seragam SS



Oleh : Steve Edpin

- 1932-1933: pasukan SS-VT (SS-Verfügungstruppe) mengenakan seragam hitam berbahan wool. Dikenal dengan M32 (meskipun bukan istilah resmi). Tapi terbukti bahwa seragam ini tidak praktis digunakan di lapangan. Seragam ini masih digunakan umumnya untuk acara formal saja, dan mayoritas penggunanya anggota A-SS (Allgemeine-SS).
- 1933: seragam drill (latihan) berwarna abu-abu muda dikeluarkan.
- 1935: seragam warna abu-abu tanah dikeluarkan untuk pasukan SS-LAH (Leibstandarte Adolf Hitler) dan SS-VT, dengan model sama seperti M32.
- 1936: seragam coklat tanah dikeluarkan untuk pasukan SS-TV (SS-Totenkopfverbände) penjaga kamp konsentrasi.
- 1937: seragam berwarna abu-abu lapangan dikeluarkan, dengan model awal dikenal sebagai M36.
- 1938: seragam berwarna abu-abu pucat dikeluarkan untuk anggota A-SS.
- 1939: seragam putih musim panas dikeluarkan.
- 1940: model M36 dipersimpel, warna kerah disamakan dengan warna keseluruhan tunik. Dikenal dengan M40.
- 1942: model M40 dipersimpel, lipatan di kantong ditiadakan. Dikenal dengan M42
- 1943: model M42 dipersimpel, model tutup kantong dibuat rata. Dikenal dengan M43.
- 1944: model M43 dipersimpel, kantong bawah ditiadakan sehingga tunik menjadi pendek. Proporsi wool-fiber 10-90. Dikenal dengan M44.


Sumber:



Sabtu, 15 Februari 2014

Holster (Sarung Pistol) Third Reich

 
 SS-Obersturmbannführer Paul Kümmel (13 April 1911 - 27 Desember 1982) adalah Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 5 "Wiking" yang tidak mendapat satupun medali perang bergengsi Wehrmacht, meskipun dia notabene menjadi komandan salah satu unit yang paling sering terjun ke dalam kancah pertempuran! Dia bukanlah peraih Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, Deutsches Kreuz in Gold/Silber, bahkan Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS!



 Foto ini memperlihatkan salah satu pilot Luftwaffe yang menjadi “bayang-bayang” pilot lain yang lebih terkenal. Dia adalah Unteroffizier Gerhard Proske dari 1.Staffel / Jagdgeschwader 54 (JG 54) yang berpose di dekat ekor pesawatnya, sebuah Messerschmitt Bf 109 G-2 “Weiße 7”, Werknummer 10411 (perhatikan lambang Geschwader dan Gruppe-nya di bawah kokpit, juga celana tebal bergaris bulu yang dikenakannya!). Foto ini diambil tanggal 1 Oktober 1942 di lapangan udara Krasnowardeisk. Sampai saat itu Unteroffizier Proske, yang bergabung dengan  I.Gruppe/JG 54 di musim semi 1941, telah mengemas 20 fliegerabschüsse (kemenangan udara). Beberapa di antaranya dibukukan saat dia menjadi Katschmarek (wingman) bagi Gruppenkommandeur Hauptmann Erich von Selle (2 Juli 1941 – 14 Desember 1941) dan Hauptmann Franz Eckerle (14 Desember 1941 – 14 Februari 1942. KIA). Gerhard Proske dianugerahi Eisernes Kreuz I.Klasse dan Frontflugspange in Bronze. Pada tanggal 30 Januari 1944 Feldwebel Gerhard Proske (take-off jam 08:30 pagi dengan Focke-Wulf Fw 190 A-6 “Gelbe 1”, Werknummer 550899) ditembak jatuh oleh pesawat pemburu Rusia bersama dengan pendatang baru Obergefreiter Helmut Wilhelm (Fw 190 A-5 “Gelbe 2”, Werknummer 304719) saat sedang melakukan terbang pengenalan kondisi di wilayah udara Vitebsk-Boburisk. Dia lalu menjadi tawanan perang dan baru kembali ke Jerman setelah perang usai. Jumlah kemenangan totalnya adalah 29 buah


 Para perwira tinggi Gebirgsjäger di Skandinavia sedang berunding mengelilingi sebuah peta (1942). Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Franz Böhme (Kommandierender General XVIII. Gebirgskorps), Generalmajor August Krakau (Kommandeur 7. Gebirgs-Division), Generaloberst Eduard Dietl (Oberbefehlshaber Armee Lappland), dan Generalmajor Ferdinand Jodl (Chef des Generalstabes Armee Lappland). Perwira yang membelakangi kamera di kanan mengenakan holster (sarung pistol) Femaru Model 1937 7.65mm Hungaria di pinggangnya. Bentuknya mirip banget dengan holster Browning "High Power" M1935 Belgia, tapi yang terakhir hanya dibagikan ke Waffen-SS, sementara Gebirgsjäger di Norwegia serta Finlandia (dengan kebanyakan anggotanya orang Austria) lebih besar kemungkinannya untuk memakai senjata peninggalan Austro-Hungaria



General der Panzertruppe Hasso von Manteuffel (Oberbefehlshaber 5. Panzerarmee) menginspeksi para perwiranya di desa Abreschviller, Moselle, di sektor Sarrebourg (Prancis) di tengah kecamuk Pertempuran Lorraine tanggal 20 September 1944. Hanya berselang 11 hari sebelumnya saat Manteuffel diangkat sebagai panglima 5. Panzerarmee setelah sebelumnya menjadi komandan Panzergrenadier-Division "Grossdeutschland"


 Gerhard Holzweiß (lahir 23 Agustus 1920 di Bad Freienwalde/Oder, Königsberg) adalah prajurit Panzertruppen anggota Aufklärungs-Abteilung 1 (motorisiert) / Kradschützen-Bataillon 3 / Panzer-Aufklärungs-Abteilung 3 yang merupakan unit pendahulu dari 3. Panzer-Division, dan karenanya berhak untuk mengenakan Schwedter Adler di topinya. Di antara medali-medali yang terlihat dikenakannya adalah DRL Sportabzeichen; Panzerkampfabzeichen in Bronze; serta Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (Ostmedaille)


Sumber :
Majalah "Luftwaffe im Focus" edisi no.1 tahun 2002
Foto koleksi pribadi Morio Ishimura
www.battlebornbooks.com
www.forum.germandaggers.com
www.souvenir.xooit.be
www.wehrmacht-awards.com

Jumat, 14 Februari 2014

Stahlhelm (Helm Baja) Third Reich



Oleh : Ostuf Permadi

Ada 3 TIPE Helm Baja yang diterbitkan Wehrmacht, dan digunakan selama PDII oleh seluruh satuan militer (kecuali Fallschirmjager) :

‪#‎MODELL‬ 1935 (M35)
------------------------
diterbitkan pada tahun 1935, merupakan model paling pertama helm Wehrmacht. CIRI KHAS: "Vent "(lubang angin) menggunakan RING terpisah yg ditempelkan ke "Shell" (tempurung) helm

#MODELL 1940 (M40)
------------------------
diterbitkan pada tahun 1940, merupakan model kedua dari helm Wehrmacht. CIRI KHAS: Vent (lubang angin) tidak lagi menggunakan RING, melainkan "DIEMBOSS" dari dalam

#MODELL 1942 (M42)
------------------------
diterbitkan pada tahun 1942, merupakan model terakhir dari helm Wehrmacht. CIRI KHAS: "Skirt" (rok) bagian bawah helm tidak dilipat kedalam seperti tipe M35 dan M40.. tapi dibiarkan terbuka melebar seperti "talang air" (istilahnya FLARED RIM)

PABRIK HELM
---------------
Ada 5 Pabrik yang memproduksi Helm Baja untuk militer Nazi. Masing2 pabrik memberikan tanda (MARKING) di bagian dalam Skirt (Rok) Helm sbb:

ET = Eisenhüttenwerke Thale (dikenal juga dengan "ckl")
SE = Sächsische Emaillier (dikenal juga dengan "hkp"
NS = Nikelwerke Schwerte
EF = Emaillierwerke Fulda
Q = Quist

EMJI - Entusias Militer Jerman-reich Indonesia


Sumber :
www.facebook.com

Senin, 13 Januari 2014

Seragam Wehrmacht

 \


Oleh : Ostuf Permadi

FELDANZUG (Field Uniform), atau FELDBLUSE (Field Tunic), adalah sebutan untuk Seragam militer Jerman. Seiring dengan transformasi REICHSHEER menjadi WEHRMACHT HEER, terbitlah model pertama yang dinamakan "Modell 1936" atau M36.

MODELL 1936 (M36)
------------------------
masih mempertahankan ciri khas REICHSWEHR, yakni: tutup kantong berlekuk dan variasi jahitan pada bagian tengah kantong. Namun memperkenalkan penggunaan 5-6 kancing dari sebelumnya 8 kancing. Juga memperkenalkan variasi warna kerah "Bottle Green" (hijau tua).

NOTE: Pada saat penerbitan M36, warna celana diproduksi tidak sama dengan warna Tunic, yakni masih menggunakan warna STEIN GRAU (Stone Grey / abu-abu tua).

MODELL 1940 (M40)
------------------------
Tidak banyak perubahan dalam desain M40, kecuali perubahan warna kerah dari "Bottle Green", menjadi disamakan dengan warna Tunic (Feldgrau). Celana STEIN GRAU juga dihentikan produksinya, dan diganti oleh celana dengan warna yang juga disamakan dengan Tunic.

MODELL 1942 (M42)
------------------------
Desain M42 adalah simplifikasi dari M40, dengan menghilangkan variasi jahitan di tengah kantong, kemungkinan besar tujuan-nya untuk mempercepat proses produksi seiring dengan peningkatan kebutuhan SDM semenjak Operasi Barbarossa ke Soviet.

MODELL 1943 (M43)
------------------------
Desain M43 adalah simplifikasi "pamungkas" dari seluruh model yang pernah diterbitkan, yakni menghilangkan seluruh lekukan pada kantong dan menggantinya dengan model garis lurus (bujursangkar), yang tujuannya jelas untuk lebih mempercepat lagi proses produksi, seiring dengan kebutuhan SDM di lapangan yang kian mendesak mendekati "Later War" (43-45)

NOTE: Sebenarnya masih ada lagi model M44, yang memotong panjang Tunic menjadi sepinggang persis seperti Jaket Panzer (Panzerwrap), dan hanya menyisakan 2 kantong. M44 mulai didistribusikan pada akhir 1944 / awal 1945 sehingga tidak sempat digunakan secara massal dengan berakhirnya Perang Dunia II.
Beberapa seragam didapati memasang marking inisial "SS-BW". SS-BW = SS-Bekleidungswerke. Artinya: Tunic yg diproduksi di Kamp Konsentrasi, dibuat oleh tahanan Yahudi, yang sebenarnya merupakan bukti pemusnahan massal Yahudi di Kamp Konsentrasi = HOAX. Untuk apa jerman musnahkan tenaga kerja gratisan? Absurd!

(Panduan Dasar untuk Pecinta impresi Wehrmacht)

-----------------------------------------------------------------------------------------------


FELDGRAU (Field Grey) adalah warna yang dipilih menjadi standar Militer Jerman dari tahun 1907 sampai 1945, dari era REICHSWEHR (militer Second Reich), sampai era WEHRMACHT (militer Third Reich).

Meskipun FELGRAU memiliki arti "ABU-ABU lapangan", namun warna Feldgrau tidak lepas dari warna HIJAU, dengan varian: abu-abu kehijauan, sampai hijau ke-abu-abuan, sampai hijau, bahkan sampai hijau kecoklatan.

VARIAN WARNA FELDGRAU:
1. Abu-abu kehijauan
2. Hijau keabu-abuan
3. Hijau
4. Hijau kecoklatan

NOTE: Oleh karena adanya VARIAN-varian tersebut diatas, hal ini menyebabkan TIDAK ADANYA 1 warna Feldgrau yang sifatnya Definitif. Kedua foto Seragam Wool Feldgrau di atas ini adalah Contoh Spesimen RELIC (antik)!


Sumber :


Minggu, 11 Juli 2010

Lelang Seragam Putih Musim Panas Milik Jenderal SS!












Seragam asli zaman Nazi ini dijual oleh pemiliknya dengan harga $26.750. Mari kita baca seperti apa penawarannya:

Rasa-rasanya ini akan menarik perhatian anda... Seragam putih musim panas ini merupakan kepunyaan dari Allgemeine-SS Brigadeführer Walter Ortlepp, dan telah dilengkapi dengan semua dokumen yang menjamin keasliannya (dipersiapkan oleh Ross Kelbaugh). Walter Ortlepp dilahirkan pada tanggal 9 Juli 1900 di Gotha/Thüringen dan meninggal dunia tanggal 23 Oktober 1971. Setelah masa tugasnya sebagai kanonier (unit artileri) dalam Perang Dunia I, dia bergabung dengan NSDAP bulan September 1923. Tak lama kemudian dia keluar dari partai tersebut, dan masuk lagi bulan September 1927. Dia menjadi anggota SS tahun 1931 dan mendapat nomor anggota 11 319, disusul dengan promosi pertamanya menjadi Untersturmführer yang berlangsung tanggal 4 September di tahun yang sama. Pangkatnya semakin menanjak, dan ketika Perang Dunia II usai, dia telah menjadi seorang Brigadeführer (Mayor Jenderal, diangkat tanggal 20 April 1937). Selama masa ini dia menempati berbagai posisi, dari mulai Polizeidirektor di Weimar, Staatssekretär dari Thüringen, Landesführer IX dari DRK (Palang Merah Jerman), dan 10 tahun masa tugas di SD-Hauptamt. Penghargaan yang telah diraihnya pun bervariasi, dan termasuk Honor Cross for Combatants (Perang Dunia I), SA Sports Badge, War Merit Cross First Class with Swords (dan 2nd Class without Swords), German Red Cross Honor Badge, dan Totenkopf Ring untuk pengabdiannya di SS. Dia juga merupakan pemegang Golden Party Badge dan sebuah Pedang Kehormatan yang diberikan langsung oleh Reichsführer-SS Heinrich Himmler.

Seragam ini sendiri merupakan milik pribadi dari sang jenderal, dan tak pernah berada di tangan kolektor lain sebelumnya. Untuk pembeli yang terpilih, kami akan menyediakan data dari nama dan informasi unit veteran tentara AD Amerika yang telah membawa barang ini pulang (bersama dengan benda-benda berharga lainnya). Selain itu, sebenarnya terdapat kisah unik (dan lucu!) di balik seragam ini. Sang veteran telah memasukkan koleksinya ke dalam ajang York (Pennsylvania) State Fair tahun 1950 ke dalam golongan benda-benda dari seberang. Hasilnya, dia mendapat juara dua dan hanya kalah dari seekor sapi bernama Bessie!

Kami telah melengkapi item ini dengan foto dari pita dan tag yang berasal dari State Fair tersebut; dan dapat anda lihat bahwa nomor yang tertera sebagai 1214 adalah sama dengan nomor yang terdapat di dalam sebuah stiker merah dan putih kecil yang menempel di bagian leher bagian dalam seragam tersebut. Foto itu sendiri dimasukkan untuk tujuan informasi tambahan, karena dia ikut juga ditempelkan ke seragam lainnya di grup yang sama yang merupakan koleksi kami.

Seragam putih di atas dibuat dari bahan putih kasar, dan kondisinya saat ini masih begitu bagusnya sehingga mendekati sempurna. Memang sih ada beberapa bekas noda dan warna yang memudar di beberapa bagian, tapi hal ini hanya akan terlihat apabila anda benar-benar memicingkan mata untuk menelitinya. Bagian depan dilengkapi oleh empat kancing besar yang terbuat dari perak berlapis alumunium, dan semuanya mempunyai bentuk yang serasi dengan empat kancing lain yang terletak di bagian saku. Berbicara tentang saku, saku di bagian dada mempunyai bentuk dengan tipe tempelan lipat dengan penutup bergigi, sementara di bagian pinggang menyatu dengan seragam meskipun mempunyai penutup bermodel sama. Saku dada bagian kiri dicanteli dua medali, sementara sedikit di atasnya adalah tempat untuk meletakkan baris pita medali. Lengan bawah dilengkapi dengan manset ala Prancis. Bagian kerahnya ditempeli tanda pangkat yang dapat dilepas (untuk memudahkan saat pencucian), yang direkatkan di tempatnya dengan menggunakan empat "capit" di masing-masingnya. Tanda pangkat yang cantik ini terbuat dari bahan wol berwarna hitam di bagian depannya, dengan garis silver bentuk meliuk-liuk di sekelilingnya. Gambar utama yang tertera di pangkat tersebut adalah dua helai daun ek dan satu titik segi-empat, dan dijahit dari bahan flatwire perak dengan memakai tangan. Benar-benar fenomenal!

Tanda pangkatnya sendiri merujuk kepada posisinya saat itu sebagai Brigadeführer, dan merupakan tanda pangkat SS tipe awal. Juga terlihat dari foto di atas adalah tanda pangkat bahu yang dapat dilepas dengan bagian depan merupakan hasil tenunan berbahan kawat flat matte abu-abu di atas bahan dasar putih. Terlihat bahwa tanda pangkat ini begitu sering dipakai sehingga warnanya sedikit kusam. Lapisan bawahnya terbuat dari wol hitam. Bila kita perhatikan, tanda pangkat bahu tersebut hanya ada satu sementara satunya lagi memang sudah tidak ada ketika saya membelinya. Lengan kiri telah dilengkapi dengan sebuah armband Allgemeine-SS cantik yang terbuat dari bahan wol merah dan ditambahi disc putih dan logo swastika. Bagian batas atas dan bawahnya ditutup oleh garis kain hitam yang mempunyai lebar 8mm. Brassard yang merupakan bagian integral dari seragam tersebut telah ditambahkan di bagian lengannya, sehingga memungkinkan untuk melihat tag kertas bertulisan SS RZM di bagian dalam seragam. Seragam ini sendiri berukuran cukup besar (40). Interiornya polos dan tidak ada tempelan apa-apa, sedangkan warnanya sendiri sama cerahnya dengan bagian luar. Seragam di atas sebenarnya mempunyai Berlian SD (dan bekas tempatnya pun bisa anda lihat), hanya saja kini benda tersebut telah hilang. Terdapat pula ring metal "D" sebagai tempat untuk meletakkan belati.

Apa lagi yang dapat saya katakan? Memorabilia dengan penampilan istimewa ini dalam kondisi 90% bagus dan kini dapat menjadi kesayangan dari benda-benda koleksi anda! Berminat? Anda bisa memesannya DISINI.