Rabu, 24 Desember 2014

Foto Sturmgeschütz-Abteilung 393 / Heeres-Sturmartillerie-Brigade 393

PERAIH RITTERKREUZ

 

Major Karl-Ludwig Barths (13 Mei 1920 - ? ) bergabung dengan Artillerie-Regiment 2 tanggal 27 Desember 1937. Dia ikut serta dalam pertempuran di Polandia, Prancis, Yunani dan Barbarossa, dan menjelma menjadi seorang perwira Sturmartillerie yang berpengalaman. Pada tanggal 9 Oktober 1940 dia dipindahkan ke Sturmgeschütz-Abteilung 191, dilanjutkan dengan komandan Baterie (setingkat kompi) di Sturmgeschütz-Brigade 393 tanggal 3 Juli 1944. Pada tanggal 12 Oktober 1944 unitnya menjadi unit Jerman terakhir yang meninggalkan Riga (Latvia) melalui jembatan Düna sebelum jembatan tersebut dihancurkan oleh pasukan Jerman yang mundur. Setelahnya, brigade Barths terlibat pertempuran sengit di Frauenburg, dan tokoh kita berperan penting dalam menangkal terobosan pasukan Rusia di Džūkste (Ventspils) sehingga dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Januari 1945 sebagai Hauptmann dan Führer Heeres-Sturmartillerie-Brigade 393 / II.Armeekorps / 18.Armee / Heeresgruppe Nord. Seusai perang dia pindah ke Kanada (1963) dan menjadi Presiden Volkswagen Canada Ltd. Tahun 1972 Barths pulang kembali ke Jerman dan menjadi ketua Deutsch-Kanadische Gesellschaft (Perkumpulan Jerman-Kanada). Dia menuliskan memoarnya yang berjudul "Jungmann. Erlebte und erzählte Episoden 1939-1949". Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Eisernes Kreuz II.Klasse (20 September 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (26 Juni 1941); Panzerkampfabzeichen in Bronze; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1942); serta Ehrenblattspange des Heeres und Waffen-SS (29 September 1941)



Sumber :
www.balsi.de
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

Foto 7,5 cm leichtes Infanteriegeschütz 18 (7,5 cm le.IG 18)

Pasukan infanteri Jerman bersiap untuk menggerakkan sebuah senjata pendukung ringan leichtes Infanteriegeschütz 18 75mm (7,5 cm le.IG 18) maju ke arah depan selama berlangsungnya kontak senjata berat melawan pasukan Rusia di Stalingrad bulan Oktober 1942. Kompi senjata sebuah resimen infanteri biasanya dilengkapi dengan empat buah senjata 75mm dan satu 150mm. Perhatikan pinggiran perisainya yang bergelombang yang membantu pendistorsian bentuknya apabila dilihat dari kejauhan sehingga lebih sulit untuk dideteksi! Awak leichtes Infanteriegeschütz 18 dalam foto ini memakai pembungkus stahlhelm bercorak kamuflase dari bahan Zeltbahn sisa. Awak yang sudah berpengalaman biasanya mampu menembakkan 8 sampai 12 peluru per menit


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad

Foto Heinrich Himmler dan Staff


SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Karl Wolff (Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS/Verbindungsoffizier zischen dem Reichsführer SS und dem Führerhauptquartier) bercanda dengan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei) di depan tangga kayu sebelum memasuki kereta api pribadi Himmler yang dikenal dengan nama Sonderzug "Heinrich", hari Senin tanggal 1 Juni 1942. Di sebelah kiri kemungkinan besar adalah SS-Hauptsturmführer Ludwig "Lucki" Pemsel (Persönlicher Stab Reichsführer-SS) yang diserahi tanggungjawab oleh Himmler untuk menjadi pengurus Sonderzug "Heinrich". Foto diambil oleh Friedrich Franz Bauer. Wolff sendiri dipilih secara pribadi oleh Himmler untuk menjadi ajudannya (dan kemudian sebagai Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS). Pada tahun 1937 Wolff telah berpangkat SS-Gruppenführer dan dipandang sebagai orang ketiga dalam hierarki SS setelah Himmler dan Reinhard Heydrich


Sumber :
www.ushmm.org

Foto 337. Infanterie-Division / 337. Volks-Grenadier-Division

PERAIH RITTERKREUZ

 Major der Reserve Otto Barth (12 Juli 1897 - 20 Februari 1945) bergabung dengan Infanterie-Regiment 475 bulan Agustus 1939 pada saat mobilisasi umum. Tanggal 1 Januari 1940 dia telah menjadi Hauptmann dan ikut berpartisipasi dalam kampanye militer Jerman di Belanda dan Rusia. Pada tanggal 28 September 1943 Barth naik pangkat menjadi Major d.R. sekaligus Bataillonskommandeur (pertama Batalyon ke-1 terus pindah ke Batalyon ke-2). Di bulan Januari 1945, 337. Volks-Grenadier-Division (dimana Barth bernaung di dalamnya) bertempur di wilayah sungai Vistula di selatan Warsawa dan berusaha keras untuk mencegah terobosan pasukan raksasa Soviet di Sochaczew -Wyszogród agar tidak mencapai Vistula. Disinilah Barth menunjukkan kepemimpinannya yang brilian sehingga dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 9 Februari 1945 sebagai Major der Reserve dan Kommandeur II.Bataillon / Grenadier-Regiment 688 / 337.Volks-Grenadier-Division / XXIII.Armeekorps / 2.Armee / Heeresgruppe Weichsel. Pada tanggal 24 Januari 1945 dia mengambil alih tampuk komando resimennya setelah komandan sebelumnya, Oberstleutnant Horst Pittelkow, gugur dalam pertempuran. Pada tanggal 17 Februari 1945 tanggungjawab Barth bertambah lagi dengan menjadi Stadtkommandant wilayah Neuenburg/Westpreußen. Saat itu tekanan musuh di Neuenburg begitu kuat, dan pasukan Barth yang sudah berkurang banyak harus mendapatkan bantuan dari sisa-sisa 83. Infanterie-Division serta Ausbildungsregiment "Herman Göring". Disinilah Barth menemui ajalnya dalam pertempuran jalanan di dekat Bahnhof Schmentau tanggal 20 Februari 1945. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse; Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918 (1934); 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (25 Juni 1940); Eisernes Kreuz I.Klasse (3 Oktober 1941); Verwundetenabzeichen in Schwarz; Infanterie-Sturmabzeichen in Silber; Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 91942); serta Deutsches Kreuz in Gold (25 Agustus 1943)



Sumber :
www.ritterkreuztraeger-1939-45.de

Selasa, 23 Desember 2014

Foto Topi dan Helm di Luar Regulasi (Langka dan Tidak Biasa)


Jagoan udara Luftwaffe Hauptmann Ernst-Wilhelm Reinert mengenakan ledermantel. Perhatikan schirmmütze di kepalanya yang tidak dilengkapi lambang Adler Luftwaffe! Selama karir perangnya dia telah terlibat dalam 715 feindflug dan menembak jatuh 174 pesawat di udara serta menghancurkan 16 lainnya di darat. 103 klaimnya dibukukan di Front Timur, 20 di Front Barat, dan 51 di Front Mediterania. Dia juga tercatat menghancurkan 16 kendaraan lapis baja serta 6 kereta api!


Foto ini diambil di Italia, akhir tahun 1943. Tampaknya perwira berpakaian tropis ini sedang melatih Fallschirmjäger anak buahnya berbaris. Si perwira sendiri kelihatannya tidak mempunyai pengalaman terjun dengan parasut (terlihat dari tidak adanya medali Fallschirmschützen-abzeichen), tapi dia setidaknya adalah seorang pilot (perhatikan medali Flugzeugführerabzeichen). Tapi bukan itu yang membuat saya terheran-heran. Saya mendapati bahwa di topinya ada lambang yang setelah di-zoom langsung bikin kening berkerut: Tengkorak! WTF? Kenapa ada lambang Totenkopf nongrong di perwira Luftwaffe? Apakah dia mantan prajurit SS? Ternyata setelah ditelusuri, ada sebuah skuadron pembom Luftwaffe (Kampfgeschwader 54) yang bersimbolkan tengkorak dan mempunyai julukan "Totenkopf". Mungkin itulah jawaban yang masuk akal, bahwa si perwira di atas merupakan mantan bomber dari unit tersebut!

Topi yang dikenakan oleh prajurit di atas adalah feldmütze M42 yang dikembangkan karena mampu memberikan perlindungan lebih maksimal dalam menghadapi musim dingin Rusia yang terkenal ami-amit panas (WTF?). Dia bisa dilipat dan dikancingkan ke bawah kepala pemakai untuk melindungi sekaligus bagian mulut, dagu, dan leher. Pada dasarnya feldmütze M42 sama saja dengan bergmütze (topi gunung), hanya saja tanpa dilengkapi visor di bagian depan


Alfred Regeniter, Ritterkreuzträger dan Leutnant di 3.Batterie / Sturmgeschütz-Brigade 276, meminta helm Fallschirmjäger untuk dipakai saat bertugas di Dt. Eylau (Prusia Timur). Ini bukannya tanpa alasan: Beberapa masalah timbul saat stahlhelm standar yang mereka pakai membuat headphone-nya tidak muat. Karena itu, Sang Geschützführer terpaksa bertempur tanpa memakai helm baja, dan ini sangat berbahaya buat keselamatannya. Regeniter lalu mengirimkan permintaan kepada komandannya agar dikirimkan helm Fallschirmjäger sebagai pengganti, dan berangkat bersama lima orang lainnya ke Berlin. Setelah membuat permohonan resmi, mereka pindah ke Brandenburg dan akhirnya mendapat 100 buah helm FJ sesuai dengan permintaan (ukuran 52-62)!



Perwira Luftwaffe ini memasangkan tali Schirmmütze di Feldmütze M43 yang dia kenakan. Dia teridentifikasi sebagai Oberst Hans-Jochen von Arnim (pangkat terakhir Generalmajor), komandan 5.Luftwaffe-Feld-Division




Contoh kasus yang sama. Kali ini "menimpa" General der Fallschirmtruppe Eugen Meindl. Cord ganda di einheitsfeldmütze M43 adalah hasil inovasi Meindl dan segelintir perwira tinggi Luftwaffe karena "benda" ini tidak pernah dikeluarkan secara resmi (atau tidak resmi) oleh OKW (Oberkomando der Wehrmacht). BTW, foto Meindl dengan senapan mesin MG 34 diambil pada saat pelatihan Aufklärungsabteilung XIII. Fliegerkorps di Bergen (Celle), musim gugur 1942; sementara foto bawahnya adalah saat dia berinteraksi bersama staff Sturmregiment di Rusia bulan Mei 1942


Perwira panzer dengan feldmütze M43 yang tidak biasa


Panzermann satu ini mengenakan Hoheitszeichen langka berbentuk tidak biasa (apakah Hoheitszeichen SS?) yang terbuat dari metal di topinya, dan juga arah menghadap Totenkopf (tengkorak) di kerahnya pun salah!




SS-Sturmbannführer Christian Tychsen (peraih Eichenlaub) dengan seragam panzer SS dan topi hitam panzer Heer yang dimodifikasi. Perhatikan lambang elang di topinya yang masih berbentuk elang Heer, juga logo tengkorak (Totenkopf) yang dilintasi soutache (lining). Medali Eichenlaubnya juga sepertinya diphotoshop!Oberleutnant Richard Anders (3 Januari 1915 - 9 September 1993) telah ikut berpartisipasi dalam penyerbuan ke Polandia tahun 1939 bersama Aufklärungsgruppe 21 ketika pesawat pengintainya ditembak jatuh oleh pesawat pemburu musuh sehingga membuat dia dan Hauptmann Walter Months terluka. Anders kemudian berganti unit menjadi Ergänzungs-Aufklärungsgruppe (6 Agustus 1942) dan Aufklärungsgruppe 12 (1 September 1942). Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 27 Juli 1944 sebagai Oberleutnant dan Flugzeugführer di 11.Staffel (H) / Nahaufklärungsgruppe 12 / Fliegerführer Kroatien / Luftwaffenkommando Südost setelah menyelesaikan banyak misi pengintaian serta pengarahan tembakan artileri. Di akhir perang Anders tergabung dengan Staff 8.  Flak-Division. Secara total dia telah menyelesaikan 370 feindflug (misi tempur) yang kebanyakannya berlangsung di Front Timur. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Flugzeugführerabzeichen; Verwundetenabzeichen in Schwarz (26 November 1939) dan in Silber (21 Januari 1944); Dienstauszeichnung der Wehrmacht IV. Klasse (1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (13 Desember 1939) dan I.Klasse (25 Juli 1940); Frontflugspange für Auklärer in Bronze (21 April 1941), in Silber (22 Februari 1942), in Gold (30 November 1942) dan mit Anhänger (19 Juli 1943); Luftwaffe Ehrenpokale für Besondere Leistungen im Luftkrieg (10 Agustus 1942); Medaille Winterschlacht im Osten 1942/42 (31 Desember 1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (12 April 1943). Dia juga mendapat satu medali asing yaitu Ehrenzeichen der Slowakisches Schnellen Division XLII (Slovakien Honor award for service against the Soviet Union) yang didapatnya tanggal 23 Mei 1942. Yang rada tidak biasa dari foto Oberleutnant Richard Anders ini adalah absennya logo elang Luftwaffe di topinya! Foto yang diambil pasca-perang?




Baru kali ini nemu tentara Jerman yang nikah dengan tetap memakai helm perangnya! Kayaknya dia sayang banget sama tuh helm. Sayang, saya tidak berhasil mendapatkan identitas si pemegang Deutsches Kreuz in Gold ini




Super langka : SS memakai helm Luftwaffe! 




Kalau anda perhatikan dalam video ini bahwa para pelaut Kriegsmarine ini memakai helm Fallschirmjäger! Mereka adalah para awak kapal torpedo kecil yang bertugas menghantam kapal-kapal Sekutu di sungai dan pantai



Sumber :
Buku "German Army Uniforms and Insignia 1933-1945" karya Brian L. Davis
Buku
"Rommel's Tropical Army in Original Color" karya Bernd Peitz
Foto koleksi pribadi Gordon Williamson
Foto koleksi pribadi Hundestaffel
Foto koleksi pribadi Joe Slavick
Foto koleksi pribadi Onkel Kurt
Foto koleksi pribadi William "Bill" Petz
 

Foto Pita Lengan di Luar Regulasi (Langka dan Tidak Biasa)

SS-Sturmmann muda anggota 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang memakai ärmelband tidak biasa: "HJ.Div" dan bukannya "Hitlerjugend" seperti umumnya! Ini tampaknya merupakan seragam buatan sendiri atau hasil modifikasi, yang terlihat dari schulterklappen (tanda pangkat bahu) yang dijahit menyatu dengan seragam dan bukannya diselipkan. Dia memperlihatkan pita Kriegsverdienstkreuz II. Klasse mit Schwertern di kancing serta Verwundetenabzeichen in Schwarz di seragamnya


Anggota SS yang memakai pita lengan "AFRIKA"! Ini bisa dibilang luar biasa karena secara teori tidak ada unit Waffen-SS yang diterjunkan di medan perang Afrika Utara. Kemungkinan mereka adalah mantan anggota Heer yang kemudian dipindahkan ke SS, atau anggota unit intelijen SD (Sicherheitsdienst) yang masih bernaung di bawah ruang lingkup SS




Foto dari dua orang pasukan panzer veteran Afrikakorps. Yang menarik adalah pita lengan yang mereka kenakan, satu memakai pita lengan standar AFRIKAKORPS (kiri), dan satunya lagi non-standar (kemungkinan buatan sendiri)!




Sumber :
Buku "German Army Uniforms and Insignia 1933-1945" karya Brian L. Davis
Buku
"Rommel's Tropical Army in Original Color" karya Bernd Peitz
Foto koleksi pribadi Gordon Williamson
Foto koleksi pribadi Hundestaffel
Foto koleksi pribadi Joe Slavick
Foto koleksi pribadi Onkel Kurt
Foto koleksi pribadi William "Bill" Petz
 

Foto Medali di Luar Regulasi (Langka dan Tidak Biasa)


 Major der Reserve Friedrich Alpers (25 Maret 1901 – 3 September 1944) bergabung dengan NSDAP bulan Juni 1929, SA Mei 1930, dan SS Maret 1931. Uniknya, di masa perang dia mempunyai jabatan yang beragam: selain sebagai perwira Luftwaffe berprestasi, Alpers juga merupakan politisi aktif, Gaujägermeister di Gau Südhannover-Braunschweig, Staatssekretär, Menteri Kehutanan, Chef der Stadtwacht, komandan Fallschirmjäger, dan jenderal Allgemeine-SS dengan pangkat terakhir SS-Obergruppenführer (21 Juni 1943)! Dia dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes tanggal 14 Oktober 1942 sebagai Major dan Kommandeur Fernaufklärungsgruppe 4 / Luftflotte 4. Setelah sempat meneruskan karir di SS, dia kembali ke Luftwaffe sebagai Führer Fallschirmjäger-Regiment 9 / 3.Fallschirmjäger-Division (21 Agustus 1944 - 3 September 1944). Alpers bunuh diri dalam tahanan Amerika di Quevy le Grand dekat Mons (Belgia) dua hari setelah tertangkap tanggal 1 September 1944. Ajudannya, SS-Obersturmbannführer Franz Wurm, secara resmi mengumumkan kehilangannya di daerah sekitar Lille, dan Alpers baru secara resmi dinyatakan meninggal tanggal 9 November 1944 (sumber lain menyebutkan bahwa dia gugur di medan pertempuran). Itulah alasannya kenapa namanya masih nongol di SS-Dienstalterliste edisi 9 November 1944! Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Abzeichen des SA-Treffens in Braunschweig 1931; Julleuchter der SS (16 Desember 1935); Ehrendolch der SS; SS-Zivilabzeichen #1255; Ehrenwinkel für alte Kämpfer; Flugzeugbeobachterabzeichen (1 Januari 1938); Medaille zur Erinnerung an den 1. Oktober 1938; Deutsches Reiterabzeichen in Silber; Ehrendegen des Reichsführers-SS (1 Desember 1937); Totenkopfring der SS ( 1 Desember 1937); Dienstauszeichnung der NSDAP in Silber (15 Jahre); Eisernes Kreuz II.Klasse (1939) dan I.Klasse (2 Juni 1940); Frontflugspange für Aufklärer in Gold; Deutsches Kreuz in Gold (9 April 1942); Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP (30 Januari 1943); Krimschild (20 Maret 1943); serta Fallschirmschützenabzeichen der Luftwaffe (1944)


Kapitänleutnant Jürgen Ebert (25 September 1916 - 24 Februari 1945). Pada awalnya bertugas di Luftwaffe (September 1939 - Juni 1943), tapi kemudian dipindahkan ke Kriegsmarine dan menjadi kapten kapal selam! Dalam foto di atas dia terlihat mengenakan Deutsches Kreuz in Gold, Flugzeugbeobachterabzeichen Luftwaffe dan Frontflug-Spange für Kampfflieger Luftwaffe


SS-Unterscharführer Ewald Ehm (disini sebagai SS-Unterführeranwärter). Ehm menerima Verwundetenabzeichen in Schwarz tanggal 18 Oktober 1943, dan yang in Gold-nya tanggal 30 Oktober 1944. Dia juga menerima Panzerkampfabzeichen in Bronze tanggal 10 April 1943, Nahkampfspange in Gold tanggal 30 Oktober 1944, Eisernes Kreuz I klasse tanggal 24 Februari 1943, Kraftfahrerbewährungsabzeichen, Infanterie-Sturmabzeichen, serta tiga Panzervernichtungsabzeichen yang dia dapatkan tanggal 10 Juni 1942, 1 April 1943 dan 30 Oktober 1944. Yang kedua dia dapatkan atas aksinya menghancurkan tank musuh tanggal 22 Februari 1943. Perhatikan bahwa dalam foto ini dia mengenakan Panzervernichtungsabzeichen dengan cara yang tidak biasa, yaitu di bagian bawah lengan kiri (di atas ärmelstreifen "Deutschland") dan bukannya di bagian atas lengan kanan seperti yang lain!

Kapitänleutnant Hans-Joachim Ernst (17 Agustus 1918 - 2002) pertama bertugas sebagai perwira torpedo di kapal perusak Z22 Anton Schmitt. Pada bulan April 1940 dia menjalani pelatihan udara Angkatan Laut dan bertugas sebagai pilot sampai dengan bulan Juni 1943. Di bulan tersebut dia ditransfer ke unit U-boat dan menjadi kapten U-1022 sampai dengan akhir perang. Dalam foto di atas dia mengenakan dua medali Luftwaffe: Flugzeugbeobachterabzeichen dan Frontflug-Spange für Aufklärer mit anhanger 


Ini sesuatu yang tidak anda lihat setiap hari: Oberst Wolf Hagemann (20 Juli 1898 - 12 September 1983) sama-sama memakai Narvikschild (atas) dan Krimschild di lengan kirinya! Hagemann adalah perwira Gebirgsjäger yang dianugerahi Ritterkreuz tanggal 4 September 1940 sebagai Oberstleutnant dan Kommandeur III.Bataillon/Gebirgsjäger-Regiment 139, serta Eichenlaub #484 tanggal 4 Juni 1944 sebagai Generalmajor dan Kommandeur 336. Infanterie-Division


 Obermaschinenmaat Karl Kaiser dari U-181 dianugerahi Deutsches Kreuz in Gold tanggal 29 Maret 1945 oleh Fregattenkapitän Wilhelm Dommes di Singapura (Komandan Pangkalan U-boat Jerman di Singapura). Foto di atas mungkin rada butek, tapi dia memperlihatkan medali DKiG terbuat dari bahan metal versi lokal, suatu hal yang wajar terjadi mengingat jauhnya jarak tanah air Jerman dengan Singapura!


 Banyak yang menduga bahwa foto yang memperlihatkan seorang bintara Luftwaffe dengan medalinya yang "bling bling" ini adalah palsu dan hanya seorang reenactor belaka, padahal sebenarnya dia adalah asli. Foto ini, sesuai dengan captionnya, merupakan milik Eric Queen (anggota Wehrmacht Awards Forum), dan orang yang ada dalam foto tersebut adalah Unteroffizier Frederich (bukan Friedrich!) Lange. Medali yang terpampang dalam foto ini: Eisernes Kreuzes II & I. Klasse, Fallschirmschützenabzeichen, Allgemeines-Sturmabzeichen, Infanterie-Sturmabzeichen, Panzervernichtungsabzeichen (3 buah), Nahkampfspange, Erdkampfabzeichen der Luftwaffe, Verwundetenabzeichen, dan Kreissieger


Oberfeldwebel Johann Schwerdfeger. Sama seperti Ewald Ehm di foto sebelumnya, di foto ini Schwerdfeger mengenakan Panzervernichtungsabzeichennya dengan cara tidak biasa: di lengan kiri dan bukannya di lengan kanan!


 Generaladmiral Oskar Kummetz bercakap-cakap singkat dengan para pelaut dan awak artileri laut Kriegsmarine yang dipaksa oleh keadaan untuk bertempur di darat sebagai infanteri dalam pertempuran di Kantong Kurland. Orang di kanan memakai medali Kriegsabzeichen für Minensuch-, U-Boot-Jagd- und Sicherungsverbände dan Infanterie-Sturmabzeichen, sementara ketiga dari kanan mengenakan 1939 Eisernes Kreuz I. Klasse dan Kriegsabzeichen für Hilfskreuzer


Unteroffizier Johannes Flath (kelahiran 4 Januari 1920), yang berasal dari Luftwaffe, mengenakan Flotten-Kriegsabzeichen (High Seas Fleet Badge) - yang merupakan medalinya Kriegsmarine - dalam sebuah foto studio saat dia masih berpangkat Obergefreiter. Flath merupakan bordflieger (pilot pesawat pengintai yang biasa diperbantukan dalam kapal-kapal penjelajah ringan Jerman alias leichte Kreuzer) yang tercatat pernah bertugas di  Kreuzer Königsberg (16 Maret 1940 - 26 April 1940), Kreuzer Prinz Eugen (15 Oktober 1940 - 9 Juli 1941; 3 Februari 1942 - 31 Mei 1942), serta Kreuzer Admiral Scheer (15 Mei 1943 - 20 Juni 1943; 16 Juni 1944 - 12 Oktober 1944; 6 Januari 1945 - 16 April 1945). Medali dan penghargaan yang telah diraihnya: Reichsjugend Sportabzeichen #156722 (15 Oktober 1937); Reichssportabzeichen in Bronze (13 Oktober 1938); Kriegsverdienstkreuz II.Klasse mit Schwerten (11 November 1940); Flotten-Kreigsabzeichen (27 Maret 1942); Eisernes Kreuz II.Klasse (5 Juni 1942); serta Golden kordel zum Armelbätigkeitsabzeichen (10 Februari 1944)


Prajurit Heer dengan lencana Oberschütze (foto atas) dan medali Abzeichen Für Blockadebrecher (Blockade Runner/Breaker Badge) Kriegsmarine di seragamnya! Ini kemungkinan bahwa mereka merupakan mantan awak kapal dagang Kriegsmarine yang kemudian dipindahkan ke Heer karena kurangnya sumber daya manusia yang akut



Seorang tawanan Jerman yang ditangkap di dekat Aachen. Dia berasal dari Heer tapi mempunyai medali Schnelboot-Kriegsabzeichen (E-Boat War Badge) Kriegsmarine di seragamnya!


Kalau yang ini anggota Sturmgeschütz tapi mempunyai medali Kriegsabzeichen Für Minesuch, U-Bootsjagd und Sicherungsverbände (Minesweeper Badge) Kriegsmarine di seragamnya. Di akhir perang, memang banyak anggota Kriegsmarine atau Luftwaffe yang dipindahkan ke Heer demi mengisi kekurangan pengganti prajurit yang akut


Penempatan medali Deutsches Kreuz yang tidak biasa: di bawah saku! Sebagai contoh adalah foto Hauptmann Kurt Breuckmann dari Artillerie-Regiment 7 (atas) dan Hauptmann Georg Mensing dari Grenadier-Regiment 284 (bawah)


Kalau anda perhatikan lebih kanjut eh lanjut, perwira Kriegsmarine berpangkat Leutnant zur See yang memakai topi putih mengenakan Panzerkampfabzeichen di dadanya! Kemungkinan besar unit dia sebelumnya adalah Panzertruppen sebelum dipindahkan ke Kriegsmarine. Desain medali PAB-nya sendiri kelihatannya merupakan "desain tipe II" yang dibuat oleh Hymmen atau Deumer, sementara Eisernes Kreuz I klasse adalah tipe Schinkelform. Sekedar informasi, PAB Hymmen adalah salah satu versi PAB yang paling langka ditemui di kalangan Panzermänner, sehingga bertambahlah pula keunikan foto ini! Foto ini sendiri tidak ditambahi keterangan apa-apa, tapi dari Urkunde yang dipegang si Leutnant serta boks yang dipegang orang di kiri, tahulah kita kalau ini adalah upacara penganugerahan medali Eisernes Kreuz I klasse. Benar-benar unik kalau dia memperoleh II klasse-nya sebagai Panzermann, dan I klasse sebagai pelaut! Kemungkinan lain dari didapatnya PAB adalah, medali tersebut dia terima saat menjadi FO (Forward Observer) di sebuah unit panzer, di tempat-tempat semacam Baltik atau Laut Hitam di awal-awal perang


Masih sama: seorang Ritterkreuzträger sekaligus panzerknacker dengan panzervernichtungsabzeichen berada di posisi yang salah!



Prajurit Heer dengan medali Flak Luftwaffe 



Foto langka yang memperlihatkan anggota Hitlerjugend mengenakan pakaian sipil. Dengan bangga dia mengenakan dua buah medali HJ, yaitu 'Goldenes Führer-Sportabzeichen der Hitlerjugend' (kiri) dan 'Golden Hitlerjugend Honor Badge'




Panzertruppen dengan Flak Badge Luftwaffe




Kesan pertama saat melihat foto ini adalah: WTF? Nggak ada tuh ceritanya seorang perwira rendah seperti prajurit Luftwaffe di atas yang mempunyai medali dan penghargaan sebegitu bejibunnya, apalagi ditambah dengan armband swastika segala! Kemungkinan besar ini hanyalah foto pasca-perang dari kolektor Third Reich militaria dan semacam itu yang ingin showing-off koleksi yang sudah dia punyai. Apakah dia orang Yugoslavia? Soalnya medali yang tergantung di lehernya adalah Serbian order of St. Sava






Leutnant dari Divisi Panzer ke-26 di Front Italia ini memakai U-boat Badge di seragamnya! Mantan awak U-boat?


Kalau yang ini kebalikannya: pelaut Kriegsmarine yang juga peraih Panzer Assault Badge!



Sumber :
Buku "German Army Uniforms and Insignia 1933-1945" karya Brian L. Davis
Buku
"Rommel's Tropical Army in Original Color" karya Bernd Peitz
Foto koleksi pribadi Gordon Williamson
Foto koleksi pribadi Hundestaffel
Foto koleksi pribadi Joe Slavick
Foto koleksi pribadi Onkel Kurt
Foto koleksi pribadi William "Bill" Petz