Selasa, 17 November 2009

Hauptmann Egon Albrecht (1918-1944), Pilot Jagoan Luftwaffe Dari Brazil!

Egon Albrecht (kanan) sedang berbincang-bincang dengan jagoan tempur malam Luftwaffe Helmut Lent



Egon Albrecht sebagai Oberleutnant setelah menerima Ritterkreuz


Satu-satunya foto Egon Albrecht dengan tanda-tangannya!


Egon Albrecht (duduk pertama dari kiri di baris belakang) dalam pertemuan para perwira dari I Jagdkorps


Dari kiri ke kanan: Oberst Johannes "Hannes" Trautloft (Inspizient Ost beim General der Jagdflieger), Generalmajor Adolf Galland (General der Jagdflieger); Major Hans-Günter von Kornatzki (Geschwaderkommodore JG 4); Oberleutnant Walter Krupinski (Staffelkapitän 7./JG 52); dan Hauptmann Egon Albrecht (Gruppenkommandeur III./JG 76)


Egon Albrecht sebagai Hauptmann


Batu nisan Egon Albrecht. Perhatikan bahwa disini namanya adalah Egon Albrecht-Lemke!


-->
Oleh : Alif Rafik Khan

Egon Albrecht dilahirkan pada tanggal 19 Mei 1918 di Curitiba, Brazil. Mengenai hal ini ada sesuatu yang menarik untuk dicatat : Dr. Ruy Olympio melakukan penelitian mengenai tempat lahir Albrecht, yang saat itu diyakini berada di distrik Paraná, Curitiba. Dengan terkejut, dia mendapati bahwa pada tanggal 10 Mei 1918 telah lahir dua bayi bernama Egon! Yang pertama bernama Egon Alberto Kummrow, anak dari Guillermo Kummrow dan Cecília Kummrow. Sedangkan satunya lagi bernama Egon Friedrich Kurt, anak dari Frederico Albrecht dan Hedwig Elditt Albrecht. Pertanyaannya kemudian, yang manakah yang nantinya menjadi Egon sang pilot jagoan Luftwaffe? Pada mulanya Olympio berkeyakinan bahwa si pilot adalah Egon Alberto Kummrow, yang kemudian mengganti namanya menjadi lebih berbau Jerman (Egon Albrecht) ketika pindah ke negaranya Adolf Hitler. ternyata penelitian lanjutan membuktikan bahwa sebenarnyalah Egon Albrecht lahir di distrik Portão dan bukan di Paraná, sehingga satu nama yang masuk kriteria ini adalah Egon Friedrich Kurt, yang kemungkinan besar mengubah namanya ketika dewasa menjadi Egon Albrecht sesuai dengan nama keluarganya. Lah, terus kenapa pula waktu dia diregistrasi lahir memakai nama Egon Friedrich Kurt? Apakah Egon sendiri adalah anak adopsi dari keluarga Albrecht?

Tahun 1940 Albrecht bertugas di 6./ZG 1 yang mengoperasikan pesawat pemburu bermesin ganda Messerschmitt Bf 110. Tanggal 26 Juni 1940 6./ZG 1 dirubah menjadi 9./ZG 76, dan kemudian menjadi 6./SKG 210 tanggal 24 April 1941. bersama dengan 6./SKG 210 Albrecht bertempur di medan perang Rusia. Tanggal 4 Januari 1942, 6./SKG 210 dirubah kembali menjadi 6./ZG 1. Albrecht ditunjuk sebagai Staffelkapitän dari 1./ZG 1 tanggal 12 Juni 1942. oberleutnant Egon Albrecht dianugerahi Ritterkreuz tanggal 25 Mei 1943 setelah mencatat 15 kemenangan udara, menghancurkan 11 pesawat musuh di darat, 162 kendaraan bermotor, 254 kendaraan yang ditarik kuda, 3 lokomotif, 8 posisi flak, 12 posisi anti-tank, 10 posisi artileri dan 8 posisi infanteri (bunker) yang kesemuanya dia hancurkan dari udara!

Tanggal 9 Oktober 1943 Hauptmann Albrecht menggantikan Hauptmann Karl-Heinrich Matern (12 kemenangan udara, peraih Ritterkreuz yang terbunuh dalam tugas tanggal 8 Oktober 1943) sebagai Gruppenkomandeur dari II./ZG 1. bulan itu pula II./ZG 1 dipindahkan ke Front Barat dan berpangkalan di pantai Atlantik Prancis, dengan tugas melakukan patroli rutin di sepanjang pantai Biscay. Tapi tak lama kemudian, masih di bulan Oktober 1943, Gruppe pimpinan Albrecht ditransfer ke Wels di Austria untuk menghadang penyusupan yang biasa dilakukan oleh pesawat-pesawat Sekutu yang datang dari Selatan, tepatnya USAAF 15th Air Force yang berpangkalan di Italia. Pada bulan Juli 1944, II./ZG 1 kembali ke Jerman untuk pengkonversian pesawat-pesawatnya menjadi Messerschmitt Bf 109 yang bermesin tunggal dan perubahan nama menjadi III./JG 76. Albrecht kemudian memimpin Gruppe-nya ke tempat invasi Sekutu. Tanggal 25 Agustus 1944 Albrecht terpaksa break-off dari misinya karena masalah mesin pada pesawatnya. Dalam perjalanan pulang dia berpapasan dengan sebuah pesawat pemburu P-51 dari USAAF. Dalam aksi dog-fight yang terjadi kemudian, pesawat Albrecht (Bf 109 G-14 W.Nr. 460 593 “Schwarze 21”) ditembak jatuh di atas St. Claude dekat Creil. Albrecht berhasil keluar dari pesawatnya yang menukik jatuh, tapi telah menjadi mayat ketika kemudian ditemukan di darat.

Egon Albrecht berhasil mencatat 25 kemenangan udara (15 kemenangan di Front Timur dan 10 kemenangan di Front Barat) dalam 250 misi tempur. Termasuk di antara kemenangannya adalah enam buah pesawat pembom bermesin empat. Sebagai tambahan, dia berhasil menghancurkan 11 pesawat musuh di darat.

Selain Egon Albrecht, pilot Luftwaffe lain yang berasal dari Brazil di antaranya adalah Wolfgang Ortmann. Sedangkan setelah perang, pilot Luftwaffe yang bermigrasi ke Brazil adalah Martin Drewes pada tahun 1949.

Unit yang pernah dimasuki Egon Albrecht :
Zerstörergeschwader 76
Stukageschwader 210
Zerstörergeschwader 1
Jagdgeschwader 76

Medali yang diterima oleh Egon Albrecht :
22 Mei 1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai Oberleutnant dan Staffelkapitän dari 6./Zerstörergeschwader 1
3 Desember 1942 Deutsches Kreuz in Gold
21 September 1942 Ehrenpokal
Eisernes Kreuz I. Klasse
Eisernes Kreuz II. Klasse
Frontflug-Spange in Gold
Frontflug-Spange in Silber
Frontflug-Spange in Bronze
Flugzeugführerabzeichen
Verwundetenabzeichen, 1939 in Silber (atau Gold)
Medaille "Winterschlacht im Osten 1941/42"
Goldenes Hitlerjugend Abzeichen

Sumber :


Tanggal
Jam
Tipe
Unit
Lokasi
4.7.1942
16:18
Yak-1
1./ZG 1
8126
4.7.1942
16:27
Yak-1
1./ZG 1
8123
5.11.1942
8:25
I-16
II./ZG 1
44 853
22.2.1944
12:50
B-24
Stab II./ZG 1
S Pilsen
23.2.1944
12:02
B-24
Stab II./ZG 1
S Wels
25.2.1944
13:11
B-24
Stab II./ZG 1
40km NNW Brück
12.4.1944
12:13
B-24
Stab II./ZG 1

E Wiener Neustadt

26.6.1944
9:32
B-24
Stab II./ZG 1
NW Pressburg
26.6.1944
9:52
B-24
Stab II./ZG 1
Stockerau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar