Selasa, 14 Oktober 2014

Foto Relic (Peninggalan Bersejarah)

Stahlhelm M40 milik SS-Obersturmbannführer Christian Tychsen. Helm buatan firma Quist dengan decal dari C.A. Pocher ini berukuran 59, dan terdapat label kertas berisi keterangan pemiliknya di dalamnya (suatu hal yang biasa bagi para perwira Wehrmacht dan waffen-SS). Label kertas ini kemungkinan besar adalah ASLI buatan Jerman dan bukan ditambahkan kemudian. Perlu diketahui bahwa bahkan di akhir-akhir perang, hanya sedikit prajurit Amerika yang tahu mengenai organisasi Waffen-SS serta seragam yang dikenakannya (mereka sering terbalik mengidentifikasi dengan seragam hitam Panzertruppen Heer yang memang rada-rada mirip karena ada "tengkorak"nya). termasuk disini adalah singkatan O.Stubaf dan huruf rune SS yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalah orang Jerman serta menggunakan mesin ketik Jerman. Kemungkinan besar ini adalah helm yang sama yang dikenakannya saat menerima Ritterkreuz tahun 1943


 Seragam hitam SS M32 dengan pangkat SS-Obersturmführer milik Christian Tychsen yang masih utuh sampai kini. Seragam ini didapatkan oleh seorang perwira batalyon zeni Amerika Serikat yang menjarah rumah Tychsen di Dachau tahun 1945 (saat itu istri dan dua anaknya telah melarikan diri ke Flensburg). Melihat dari tanda pangkatnya, seragam ini dipakai Tychsen periode 1 Juni 1938 - 9 November 1939, sementara Ehrenwinkel für Alte Kämpfer (Honor Chevron for Old Campaigners) di lengan menunjukkan bahwa Tychsen sudah bergabung menjadi anggota NSDAP dari sejak sebelum 30 Januari 1933 (naiknya Hitler ke tampuk kekuasaan)


 Parasut milik jagoan udara Luftwaffe Oberfeldwebel Heinrich "Heinz" Bartels yang tersimpan di Deutsches Technikmuseum Berlin. Pada tanggal 23 Desember 1944 Bartels (15.Staffel / IV.Gruppe / Jagdgeschwader 27 "Afrika") tinggal landas untuk terakhir kalinya dalam misinya yang berujung fatal. Pesawat Messerschmitt Bf 109 G-10 "Gelbe 13" (Werknummer 130359) yang dipilotinya ditembak jatuh oleh sebuah pesawat pemburu P-47 Thunderbolt dari 56th Fighter Group USAAF. Baru 24 tahun kemudian - tepatnya tanggal 26 Januari 1968 - pesawat tersebut, bersama dengan sisa-sisa jenazah Bartels yang terkubur di tanah gembur, ditemukan di Vilip di dekat Bad Godesberg. Parasutnya yang masih utuh kemudian disimpan di Deutsches Technikmuseum Berlin. Sepanjang karir militernya, Heinrich Bartels tercatat menembak jatuh 99 pesawat musuh dari 500 misi tempur. Termasuk diantara korbannya adalah sembilan Spitfire, sembilan P-47, sebelas P-51, dan 14 P-38

Sumber :
www.en.wikipedia.org
www.wehrmacht-awards.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar