Minggu, 16 Maret 2014

Nationalkomitee Freies Deutschland, Organisasi Anti-Nazi Para Anggota Wehrmacht Bentukan Soviet


General der Artillerie Walter von Seydlitz-Kurzbach (22 Agustus 1888 – 28 April 1976) bertempur di dua front (Barat dan Timur) dalam Perang Dunia Pertama. Dia tetap menjadi perwira profesional selama masa Reichswehr. Dari tahun 1940-1942 Seydlitz-Kurzbach menjadi komandan 12. Infanterie-Division dan berperan besar dalam terobosan keluar Wehrmacht dari pengepungan Soviet di Demjansk. Dalam Pertempuran Stalingrad dia menjadi Kommandierender General LI. Armeekorps. Dia merupakan salah satu perwira tinggi Jerman yang ngotot untuk menerobos kepungan musuh meskipun secara terang-terangan melanggar perintah Hitler. Ketika Oberbefehlshaber 6. Armee Generalfeldmarschall Friedrich Paulus memecatnya, Seydlitz-Kurzbach melarikan diri bersama dengan beberapa orang perwira Jerman di tengah berondongan peluru dari pihaknya sendiri! Dia ditangkap Rusia, dan tak lama kemudian telah menjadi kolaboratornya yang paling setia dengan menjadi anggota Nationalkomitee Freies Deutschland, organisasi anti-Nazi yang anggota-anggotanya diambil dari tawanan Jerman di kamp Soviet. Akibatnya, Seydlitz-Kurzbach seakan menjadi Vlasov-nya Nazi, dan keberadaannya dimanfaatkan oleh propaganda Rusia semaksimal mungkin. Ironisnya, sesuai perang dia didakwa oleh tuan barunya Soviet atas tuduhan kejahatan perang terhadap tawanan Rusia sewaktu menjadi jenderal Wehrmacht! Medali dan penghargaan yang diraihnya: 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (19 September 1914) dan I.Klasse (21 Oktober 1915); 1914 Verwundetenabzeichen in Silber; Ritterkreuz mit Schwertern des Königlichen Hausordens von Hohenzollern (16 Oktober 1918); Hamburgisches Hanseatenkreuz; Ehrenkreuz für Frontkämpfer; Wehrmacht-Dienstauszeichnung I.Klasse 25-jährige; 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse (17 Mei 1940) dan I.Klasse (22 Mei 1940); serta Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes (15 Agustus 1940) mit Eichenlaub #54 (31 Desember 1941). Foto di atas diambil tak lama setelah Seydlitz-Kurzbach menyerahkan diri, dimana dia mengenakan topi bulu ushanka tebal khas Rusia, dan tak ada satu pun medali era Perang Dunia II yang dia kenakan!


Jenderal-jenderal Jerman dalam tahanan Soviet. Mereka tertangkap dalam Operasi Bagration yang digelar Tentara Merah bulan Juli 1944 dan kemudian tercatat sebagai pentolan Nationalkomitee Freies Deutschland (NKFD), organisasi anti-Nazi yang dibentuk oleh Soviet untuk para tawanan Jerman berpangkat tinggi
 
Berdiri Dari kiri ke kanan:
1. Generalleutnant Vincenz Müller (Kommandierender General XII. Armeekorps)
2. Generalleutnant Eberhard von Kurowski (Kommandeur 110. Infanterie-Division)
3. Generalmajor Alexander Conrady (Kommandeur 36. Infanterie-Division)
4. Generalmajor Gerhard Lindemann (Kommandeur 361. Infanterie-Division, badan tertutup)
5. Generalmajor Herbert Michaelis (Kommandeur 95. Infanterie-Division)
6. Generalmajor Friedrich-Carl von Steinkeller (Kommandeur Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle")
7. Generalmajor Gottfried von Erdmannsdorff (Kommandeur "Festung Mogilev")
8. General der Infanterie Friedrich Gollwitzer (Kommandierender General LIII. Armeekorps)
9. Generalmajor Claus Mueller-Bülow (Kommandeur 246. Infanterie-Division)
10. Generalmajor Adolf Trowitz (Kommandeur 57. Infanterie-Division)
11. Generalmajor Aurel Schmidt (Höherer Pionierführer 10/9. Armee)
Duduk dari kiri ke kanan:
12. Generalleutnant Hans Traut (Kommandeur 78. Sturm-Division)
13. Generalmajor Günther Klammt (Kommandeur 260. Infanterie-Division)
14. Generalleutnant Kurt-Jürgen Freiherr von Lützow (Kommandierender General XXXV. Armeekorps, cuman kelihatan punggungnya doang)
15. Generalleutnant Rudolf Bamler (Kommandeur 12. Infanterie-Division)
16. General der Infanterie Paul Völckers (Kommandierender General XXVII.Armeekorps)


Sumber :
www.flickr.com 
www.forum.axishistory.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar